Jutaan Petani Lampung Bergantung pada Komoditas Jagung, Padi, Singkong

Editor Asrul Septian Malik, Penulis Delima Natalia
Selasa, 26 Mei 2026 22.42 WIB
Jutaan Petani Lampung Bergantung pada Komoditas Jagung, Padi, Singkong

Bandar Lampung (lampost.co) — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, membuka Rapat Koordinasi Peningkatan Produksi Pangan 2026 sebagai langkah strategis mendorong kesejahteraan petani. Rakor digadang-gadang akan bermuara pada penguatan kualitas sumber daya manusia, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Rakor berlangsung di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Selasa, 26 Mei 2026. Hadir jajaran Kementerian Pertanian RI, Kementerian Pekerjaan Umum RI, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, organisasi petani, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian.

Dalam arahannya, Gubernur memaparkan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan nasional. Namun, produktivitas sejumlah komoditas utama seperti padi, jagung, dan singkong masih berada di bawah capaian negara-negara lain.

“Kalau kita bisa meningkatkan produktivitas, bukan hanya hasil panennya yang naik, tetapi juga kesejahteraan petani, daya beli masyarakat, hingga pertumbuhan ekonomi daerah akan ikut terdorong,” ujar Gubernur.

Gubernur menjelaskan, saat ini sekitar 1,3 juta petani di Lampung menggantungkan hidup pada tiga komoditas utama tersebut. Oleh karena itu, peningkatan produktivitas pertanian menjadi agenda prioritas yang harus diwujudkan dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI