Bandar Lampung (Lampost.co): SMKN 1 Bumi Agung terus mendorong kemandirian siswa melalui program Bengkel Muda Berkarya yang menjadi bagian dari bantuan pemerintah bagi sekolah vokasi. Program ini berfokus pada kompetensi Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM).
Kepala SMKN 1 Bumi Agung, Sunarmi Andriani, menjelaskan bahwa sekolah memiliki empat jurusan dan TBSM mendapat porsi besar dalam pelaksanaan program kewirausahaan.
Program kewirausahaan tersebut menjalankan arahan Pengembangan Projek Kreatif Kewirausahaan 2025 dari Kemendikdasmen.
“Untuk bantuan pemerintah ini, kami menjalankan Bengkel Muda Berkarya. Kompetensinya berasal dari TBSM, sehingga siswa berlatih langsung di bidang sepeda motor,” ujar Sunarmi saat mengikuti kegiatan Ujuk Karya di SMKN 9 Bandar Lampung, Selasa, 9 Desember 2025.
Sunarmi menuturkan bahwa siswa yang tergabung dalam bengkel menawarkan berbagai layanan, terutama servis sepeda motor. Mereka menjalankan kegiatan ini di lingkungan sekolah dan di sejumlah lokasi strategis di wilayah Bumi Agung.
“Kami membuka layanan untuk masyarakat di luar sekolah pada momen tertentu. Biasanya kami memilih titik-titik strategis agar lebih mudah dijangkau,” kata Sunarmi.
Pendampingan bisnis dari pemerintah turut memperkuat program tersebut. Sunarmi menegaskan bahwa dukungan Kemendikdasmen sangat membantu sekolah dalam mengembangkan kewirausahaan siswa. Selain itu, pembinaan dari industri menambah kualitas program.
“Alhamdulillah kami mendapat binaan dari Yamaha. Ini sangat penting bagi kami. Ketika kami memadukan pembinaan industri dan bantuan pemerintah, anak-anak menjadi lebih terarah dalam menjalankan usaha bengkel,” ujarnya.
Dengan kolaborasi pemerintah dan industri, SMKN 1 Bumi Agung menargetkan lulusan TBSM yang kompeten secara teknis sekaligus siap membuka usaha mandiri di bidang otomotif.








