Lampung Selatan (Lampost.co) — Banjir menggenangi ratusan rumah di Perumahan Pane Residence 99 dan pemukiman di Dusun IV, Marga Agung, Jati Agung, Lampung Selatan, Jumat sore, 6 Maret 2026.
Berdasarkan pantauan Lampost.co, air menggenangi semua rumah di perumahan tersebut setinggi lutut otang dewasa. Beberapa warga sempat terjebak karena tingginya genangan.
Selain lingkungan perumahan, banjir juga menggenangi jalan utama desa dan rumah-rumah dekat jalan. Kondisi itu membuat arus kendaraan terputus tak bisa dilalui. Sejumlah pengendara yang nekat melintas, harus mendorong kendaraan karena mati mesin.
Banjir Pertama Kali
Warga setempat Anti, mengatakan, banjir tersebut merupakan yang pertama kali selama dia tinggal. Biasanya meski hujan deras, air hanya meluap dari drainase ke jalan bukan dari sungai.
“Biasanya meluap dari saluran air di jalan saja enggak sampai masuk rumah, itu pun kalau hujannya deras banget dan lama,” ujarnya.
Warga menduga banjir itu akibat penyempitan sungai karena pembangunan perumahan. Dampaknya ketika hujan deras dan debit air tinggi, air menjadi meluap dan menggenangi pemukiman warga.
Alif menyampaikan, sebelum ada perumahan tersebut sungai cukup lebar. Sehingga tidak pernah terjadi banjir meskipun curah hujan sedang tinggi dengan durasi lama.
“Kemungkinan karena penyempitan sungai itu semenjak ada perumahan, kalau dulu sebelum ada perumahan enggak pernah banjir,” katanya.
Diketahui, hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah Jati Agung dan sekitarnya mulai pukul 14.00 WIB. Hujan deras serta angin kencang itu berlangsung sekitar dua jam.








