• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 16/02/2026 23:06
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung

Warga Sambut Positif Delapan Desa di Jati Agung Bergabung ke Bandar Lampung

Kedekatan geografis dengan pusat kota dinilai menjadi alasan kuat mengapa kawasan tersebut sudah selayaknya masuk dalam wilayah perkotaan.

Ricky MarlyAtikabyRicky MarlyandAtika
26/01/26 - 19:03
in Lampung, Pemerintahan
A A
Warga Sambut Positif Delapan Desa di Jati Agung Bergabung ke Bandar Lampung

Daerah Jati Agung, Lampung Selatan. (Dok. Google)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Rencana bergabungnya delapan desa di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan ke wilayah administratif Kota Bandar Lampung mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.

Kedekatan geografis dengan pusat kota dinilai menjadi alasan kuat mengapa kawasan tersebut sudah selayaknya masuk dalam wilayah perkotaan.

Sejumlah warga menilai, secara aktivitas sosial dan ekonomi, Jati Agung selama ini memang lebih terhubung dengan Bandar Lampung dari pada dengan pusat pemerintahan Lampung Selatan.

Akses jalan yang relatif dekat dan mobilitas harian warga ke kota untuk bekerja maupun bersekolah. Hingga aktivitas perdagangan yang menggantungkan pasar di Bandar Lampung menjadi pertimbangan utama.

“Kalau dilihat dari jarak dan aktivitas warga, kami ini sudah seperti bagian dari kota. Banyak yang kerja, sekolah, dan belanja ke Bandar Lampung. Jadi menurut kami wajar kalau masuk wilayah kota,” ujar Suyanto, warga Desa Margorejo.

Baca Juga:

Delapan Desa di Kecamatan Jati Agung Masuk Kota Bandar Lampung

 

Hal senada disampaikan Nurhayati, warga Desa Sinar Rejeki. Ia berharap perpindahan wilayah tersebut dapat membawa dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kami berharap setelah resmi masuk Bandar Lampung, pelayanan administrasi lebih cepat, infrastruktur jalan diperbaiki. Dan fasilitas umum seperti penerangan jalan, drainase, serta angkutan umum bisa lebih baik,” katanya.

Masyarakat juga menaruh harapan besar agar status baru sebagai bagian dari Kota Bandar Lampung dapat mempercepat pemerataan pembangunan.

Selama ini, sebagian wilayah Jati Agung masih menghadapi persoalan jalan rusak, minimnya sarana kesehatan, serta keterbatasan fasilitas pendidikan.

“Kami tidak muluk-muluk. Yang penting akses jalan diperbaiki, banjir berkurang, dan fasilitas umum ditambah. Kalau sudah jadi wilayah kota, tentu harapannya kualitas hidup warga ikut meningkat,” ujar warga Desa Gedung Harapan, Rudi Hartono.

Kekhawatiran Masyarakat 

Meski demikian, di tengah antusiasme tersebut, muncul pula suara kontra dan kekhawatiran dari sebagian masyarakat.

Mereka mempertanyakan apakah kawasan Jati Agung nantinya akan benar-benar mendapat perlakuan setara dengan wilayah Kota Bandar Lampung yang lebih dulu berkembang.

“Jangan sampai hanya pindah administrasi, tapi pembangunan tetap tertinggal. Kami khawatir daerah kami tidak langsung disamakan dengan wilayah kota yang infrastrukturnya sudah jauh lebih maju,” ujar Wati, warga Desa Banjar Agung.

Kekhawatiran lain juga terkait dengan potensi kenaikan pajak dan retribusi setelah menjadi bagian dari wilayah kota. Sementara kualitas infrastruktur dan fasilitas publik belum sepenuhnya memadai.

“Kalau pajak naik, tapi jalan masih rusak dan fasilitas belum ada, tentu memberatkan masyarakat. Kami ingin ada jaminan pembangunan dulu sebelum kebijakan lain diberlakukan,” kata Arif, warga Desa Purwotani.

Warga berharap pemerintah daerah, baik Kota Bandar Lampung maupun Pemprov Lampung, benar-benar menyiapkan peta jalan pembangunan yang jelas bagi delapan desa tersebut.

Mereka meminta agar proses transisi tidak hanya bersifat administratif. Tetapi juga diikuti dengan percepatan pembangunan infrastruktur dan fasilitas kota.

Seperti kita ketahui, delapan desa di Kecamatan Jati Agung yang telah menyatakan persetujuan untuk bergabung ke Kota Bandar Lampung yakni Desa Purwotani, Margorejo, Sinar Rejeki, Margo Mulyo, Margodadi, Gedung Agung, Gedung Harapan, dan Banjar Agung.

Integrasi wilayah ini harapannya menjadi babak baru bagi percepatan pembangunan kawasan penyangga Bandar Lampung.

Tags: BANDARLAMPUNGDESAINFRASTRUKTURKecamatan Jati AgungLampung SelatanmasyarakatPelayanan PublikPEMBANGUNANPemerintah Daerah
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Festival Barongsai

Catat Lokasinya! 5 Destinasi Nonton Barongsai di Bandar Lampung Imlek 2026

byDelima Napitupuluand1 others
16/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Perayaan Imlek selalu membawa nuansa merah yang meriah, dentuman musik khas Tionghoa, serta atraksi barongsai yang penuh makna....

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini cuaca. Dok BMKG

Waspada Dampak Hidrometeorologi di Wilayah Kabupaten Tanggamus

byTriyadi Isworo
16/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Waspada dampak hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten...

Perkuat Ekosistem Hilirisasi Sektor Kreatif di Lampung

Perkuat Ekosistem Hilirisasi Sektor Kreatif di Lampung

byRicky Marlyand1 others
16/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif merangkul pelaku ekonomi kreatif di Provinsi Lampung. Diskusi membahas penguatan ekosistem...

Berita Terbaru

Gelandang RB Leipzig Brajan Gruda
Bola

Brajan Gruda Selamatkan RB Leipzig dari Kekalahan

byIsnovan Djamaludin
16/02/2026

Leipzig (Lampost.co)–RB Leipzig nyaris menelan pil pahit di depan pendukung sendiri saat menjamu VfL Wolfsburg dalam lanjutan pekan ke-22 Bundesliga...

Read moreDetails
logo Serie A

Parma Jauhi Zona Merah Usai Tundukkan Verona 2-1

16/02/2026
para pemain bologna

Bologna Curi Poin Penuh di Kandang Torino

16/02/2026
logo Piala FA

Wolves Depak Grimsby Town dari Piala FA lewat Gol Tunggal Santiago Bueno

16/02/2026
Logo La Liga Spanyol

Valencia Bungkam Tuan Rumah Levante 2-0 dalam Derbi Valenciano 2026

16/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.