• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 23/02/2026 07:33
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Humaniora

Way Kambas Disiapkan Tanggul Permanen dan Kesejahteraan MMP Turut Didorong

Salah satu agenda yang tengah pemerintah siapkan adalah pengembangan jasa lingkungan karbon di kawasan tersebut.

Ricky MarlyAtikabyRicky MarlyandAtika
25/01/26 - 22:12
in Humaniora, Lampung
A A
Way Kambas Disiapkan Tanggul Permanen dan Kesejahteraan MMP Turut Didorong

Kepala TNWK, MHD Zaidi. (dok.)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemerintah pusat dan daerah terus mematangkan penataan kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Langkah ini sebagai bagian dari upaya konservasi berkelanjutan sekaligus penguatan perlindungan desa penyangga dari konflik satwa liar.

Salah satu agenda yang tengah pemerintah siapkan adalah pengembangan jasa lingkungan karbon di kawasan tersebut. Konsep ini disebut merupakan arahan langsung dari Presiden RI, meski saat ini masih berada pada tahap awal penyiapan ruang.

“Konsepnya dari Pak Presiden. Kita belum masuk ke detail teknis, baru menyiapkan ruangnya. Artinya ada zona khusus yang disiapkan agar proses jasa lingkungan karbon bisa dilaksanakan,” ujar Kepala TNWK, MHD Zaidi.

Baca Juga:

Pemkab Lampung Timur Apresiasi Perhatian Presiden Terhadap Konflik Manusia dan Gajah

 

Zona jasa karbon tersebut akan mereka tempatkan di kawasan zona pemanfaatan TNWK, yang secara khusus untuk pengembangan jasa lingkungan karbon.

Di sisi lain, perhatian juga pemerintah arahkan pada peningkatan kesejahteraan Masyarakat Mitra Polhut (MMP) yang selama ini terlibat langsung dalam pengamanan kawasan. Pemerintah mengupayakan kenaikan honor MMP yang telah mendapat persetujuan awal.

“Yang sudah disetujui itu peningkatan honor MMP. Itu cukup membantu teman-teman di lapangan. Selain itu, kami juga mengusulkan pembangunan gubuk-gubuk jaga,” katanya.

Pemerintah juga tengah memproses persiapan pembangunan tanggul permanen sebagai pembatas antara kawasan TNWK dan desa-desa penyangga. Upaya ini guna menekan konflik gajah dan manusia yang kerap terjadi.

Sementara itu, rencana penambahan jumlah petugas pengamanan belum mendapatkan persetujuan. Meski demikian, usulan tersebut tetap akan pemerintah ajukan bersamaan dengan peningkatan honor MMP.

Pemetaan

Untuk mendukung pembangunan infrastruktur pembatas kawasan, tim survei dari bidang teknik sipil saat ini masih melakukan pemetaan di sepanjang sekitar 122 kilometer batas kawasan TNWK dengan desa penyangga.

“Tim civil engineering masih melakukan survei dan pemetaan. Nanti akan ada pertemuan lanjutan untuk menetapkan model pembatas yang sesuai dengan kondisi di lapangan,” jelas Zaidi.

Ia menyebutkan, kondisi tapak di sepanjang batas kawasan sangat beragam, mulai dari rawa, tanah keras, hingga alur sungai.

Untuk itu, model tanggul atau pembatas yang pemerintah bangun kemungkinan tidak seragam dan akan disesuaikan dengan karakter masing-masing wilayah.

“Masih dalam proses. Karena kondisi eksisting-nya berbeda-beda, tentu pendekatannya juga akan berbeda,” katanya.

Tags: DESAGajahkarbonMasyarakat Mitra Polhutpemerintah pusatsatwa liarTaman Nasional Way Kambas
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Polda Lampung Sebar Personel Cegah Perang Sarung dan Balap Liar Selama Ramadan

Polda Lampung Sebar Personel Cegah Perang Sarung dan Balap Liar Selama Ramadan

byWandi Barboyand1 others
22/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Polda Lampung memperketat pengawasan di sejumlah titik rawan selama Ramadan 1447 H. Jajaran kepolisian menggelar patroli skala...

Delapan Tahanan Polres Way Kanan Kabur Lewat Plafon Sel

Delapan Tahanan Polres Way Kanan Kabur Lewat Plafon Sel

byWandi Barboyand1 others
22/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Delapan tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Polres Way Kanan melarikan diri pada Minggu dini hari, 22 Februari 2026....

Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Fluktuasi Harga Bahan Pokok

Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Fluktuasi Harga Bahan Pokok

byRicky Marlyand1 others
22/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir menekankan agar seluruh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan...

Berita Terbaru

Mahindra Scorpio Pikap
Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah Impor 105 Ribu Pikap India Saat Penjualan Pickup Lokal Anjlok dan Pabrik Menganggur

byEffran
23/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- PT Agrinas Pangan Nusantara melanjutkan rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga (pikap) dari India untuk mendukung operasional...

Read moreDetails
Pekerja melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta. Dok/Antara

Purbaya Serukan Bersih-Bersih Saham Gorengan, Belajar dari Skandal South Sea yang Bikin Bangkrut Massal

23/02/2026
Innova Reborn Diesel. (OLX)

Harga Toyota Innova Reborn Baru vs Bekas 2026

23/02/2026
Mobil Outlander PHEV

Pasar PHEV Meledak Awal 2026, Chery Tiggo 8 CSH di Puncak Penjualan

23/02/2026
PSG vs Metz

Tekuk Metz, PSG Rebut Puncak Klasemen Ligue 1 2026

22/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.