Bandar Lampung (Lampost.co)–Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Jinarakkhita Lampung menggelar forum evaluasi mendalam terkait pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun akademik 2025/2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memastikan program pengabdian masyarakat memberikan dampak konkret dan berkelanjutan.
Evaluasi yang berlangsung di aula kampus, Jumat (13/3/2026) ini diikuti 42 mahasiswa yang terbagi ke dalam 14 kelompok. Para peserta merupakan mahasiswa dari dua program studi unggulan, yakni Pendidikan Keagamaan Buddha (PKB) dan Ilmu Komunikasi Buddha (IKB).
Selama masa KKN, para mahasiswa telah diterjunkan ke berbagai daerah pelosok di Provinsi Lampung, Sumatra Selatan, hingga Riau. Dalam forum tersebut, tiap kelompok memaparkan presentasi komprehensif mengenai hasil program kerja, capaian yang berhasil diraih, hingga dinamika pengalaman sosial yang didapat di lapangan.
Pentingnya Penguatan Moderasi Beragama
Berdasarkan hasil pemaparan, terungkap sejumlah catatan penting yang menjadi perhatian serius pihak akademik. Beberapa kendala teknis yang mahasiswa hadapi di lokasi pengabdian meliputi keterbatasan sarana penunjang kegiatan sosial dan minimnya ketersediaan bahan ajar keagamaan yang representatif.
Selain kendala sarana, laporan mahasiswa juga menyoroti masih rendahnya partisipasi sebagian warga di titik-titik tertentu serta urgensi penguatan pendidikan keagamaan Buddha. Salah satu poin krusial yang ditekankan dalam evaluasi ini adalah perlunya intensifikasi program moderasi beragama untuk menjaga harmoni di wilayah-wilayah yang memiliki keberagaman tinggi.
Dorong Peningkatan Kualitas Tridharma
Pihak manajemen STIAB Jinarakkhita menegaskan evaluasi ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administrasi akademik, melainkan instrumen penting untuk menjamin pelaksanaan KKN tetap berada pada jalur tujuan utama perguruan tinggi. Hasil dari evaluasi ini akan dijadikan basis perbaikan dan penyempurnaan skema KKN pada periode mendatang.
Dosen pembimbing lapangan (DPL) beserta tim akademik turut memberikan supervisi dan masukan kritis kepada mahasiswa, mulai dari ketajaman analisis dalam perencanaan program hingga akurasi penyusunan laporan akhir. Langkah ini diambil agar setiap luaran dari program KKN dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan bermanfaat bagi umat.
Ke depan, STIAB Jinarakkhita berkomitmen terus meningkatkan kualitas pengabdian masyarakat melalui program yang lebih terarah dan berdampak luas. Hal ini sejalan dengan visi institusi dalam mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang inklusif dan progresif di tahun 2026.






