Bandar Lampung (Lampost.co)–Keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), yang dikenal sebagai Kampus Terbaik di Lampung, kembali menunjukkan komitmen sosialnya di tengah bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Di bawah pimpinan Rektor Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., universitas ini menyalurkan zakat mal kepada sejumlah panti asuhan di wilayah Lampung, Rabu (4/3/2026).
Penyaluran bantuan ini mencakup kebutuhan pokok dalam jumlah besar, yakni beras 1,4 ton, telur 80 karpet, serta mi instan 80 dus. Bantuan tersebut disebar ke berbagai titik, dengan salah satu penerima manfaat utamanya adalah Panti Asuhan Harapan Karomah.
Rombongan Teknokrat dipimpin langsung Ketua Yayasan Teknokrat, Dewi Sukmasari, S.E., M.S.A., C.A., Ak. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Umum Dr. Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom., M.Eng., Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Dr. Dedi Darwis, serta jajaran dosen dan mahasiswa yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan.
Dewi Sukmasari, mewakili Rektor Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, menyampaikan kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menjalankan kewajiban agama. Ia berharap zakat mal yang disalurkan dapat membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia.
Pihak panti asuhan menyambut hangat kehadiran tim dari kampus berjuluk Sang Juara tersebut. Anak-anak panti tampak bergembira dan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Mereka mengakui Universitas Teknokrat Indonesia secara konsisten setiap tahun selalu hadir memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan.
Dalam suasana penuh khidmat, anak-anak panti juga memanjatkan doa agar Rektor Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., dan Pembina Yayasan Hj. Hernaini, S.S., M.Pd. senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan. Mereka berharap Universitas Teknokrat Indonesia terus tumbuh menjadi institusi pendidikan yang makin besar, berkembang, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.
Implementasi Nyata SDGs dan Prinsip Leave No One Behind
Kegiatan bakti sosial ini bukan sekadar bantuan kemanusiaan biasa, melainkan bentuk implementasi nyata dari prinsip Leave No One Behind yang menjadi pilar utama dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Aksi ini berperan sebagai katalisator dalam mencapai berbagai target global melalui tindakan langsung di lapangan.
Berikut adalah kaitan utama antara bakti sosial Universitas Teknokrat Indonesia dengan poin-poin SDGs:
- Pengentasan Kemiskinan dan Kelaparan (SDGs 1 & 2)
Pembagian sembako dan zakat mal berkontribusi langsung pada target Tanpa Kemiskinan dan Tanpa Kelaparan. Aksi ini membantu masyarakat rentan, khususnya anak-anak yatim, untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka secara mendesak. - Kesehatan dan Kesejahteraan (SDGs 3)
Kesejahteraan sosial yang terjaga melalui dukungan nutrisi dari bantuan pangan membantu menciptakan kehidupan yang lebih sehat bagi penghuni panti asuhan. - Pendidikan Berkualitas (SDGs 4)
Melalui kepedulian terhadap anak-anak panti, Teknokrat turut menjaga ekosistem pendukung bagi anak-anak kurang mampu agar tetap bisa mengakses pendidikan dengan kondisi fisik dan mental yang terjaga. - Air Bersih dan Sanitasi (SDGs 6)
Dalam berbagai program bakti sosialnya, Teknokrat juga sering kali mengedukasi serta memberikan bantuan infrastruktur dasar yang mendukung sanitasi layak di lingkungan masyarakat. - Kemitraan dan Gotong Royong (SDGs 17)
Kegiatan ini mencerminkan semangat Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, di mana akademisi, yayasan, dan organisasi mahasiswa berkolaborasi menciptakan dampak positif bagi masyarakat luas.
Dengan capaian sebagai salah satu universitas swasta terbaik di ASEAN pada tahun 2026, Universitas Teknokrat Indonesia membuktikan keunggulan akademik harus berjalan selaras dengan kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama.










