Bandar Lampung (Lampost.co)– Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Teknokrat Indonesia terus menguatkan perannya dalam mencetak entrepreneur muda dan profesional bisnis yang siap bersaing di era digital.
Melalui program studi Akuntansi dan Manajemen, FEB membekali mahasiswa dengan kompetensi di bidang digital business, financial analysis, perpajakan, hingga entrepreneurship.
Baca juga: FSIP Teknokrat Lahirkan Generasi Kreatif Global, Kuasai Bahasa dan Industri Digital
Salah satu keunggulan utama FEB adalah keberadaan Inkubator Bisnis JUARA, yang menjadi wadah mahasiswa mengembangkan ide usaha hingga siap masuk pasar.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., menegaskan bahwa FEB tidak hanya mencetak pencari kerja, tetapi pencipta lapangan kerja.
“Kami dorong mahasiswa FEB menjadi entrepreneur tangguh. Mereka tidak hanya belajar bisnis, tetapi langsung praktik membangun usaha,” ujarnya.
Mahasiswa FEB juga aktif meraih prestasi, termasuk juara nasional lomba business plan dan berbagai kompetisi kewirausahaan.
Dengan dukungan sertifikasi profesional seperti business analyst, digital marketing, hingga financial analyst, lulusan FEB memiliki prospek karier luas sebagai banker, konsultan bisnis, hingga investor.
Didukung ekosistem kampus inovatif dan jejaring industri, FEB Teknokrat menjadi salah satu pilihan utama bagi generasi muda yang ingin sukses di dunia bisnis modern.
Adapun Universitas Teknokrat Indonesia mengusung konsep Kampus Inovatif, Berdampak, dan Berkelanjutan (KIBB) menekankan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang kreatif, relevan, dan berwawasan lingkungan. Kampus fokus pada penelitian aplikatif, pemecahan masalah masyarakat (sosial, ekonomi, teknologi), serta menjaga keberlanjutan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian, seperti yang diterapkan di Universitas Teknokrat Indonesia dan inisiatif Kampus Berdampak Kemdiktisaintek. Program ini merupakan kelanjutan dari Kampus Merdeka yang bertujuan agar perguruan tinggi menjadi pusat solusi bagi permasalahan kompleks di masyarakat.










