• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 14/01/2026 14:44
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Nasional

Isu Ijazah Palsu Jokowi Hanya Komoditas Musiman, Demokrasi Jangan Jadi Panggung Fitnah

Erosi kepercayaan terhadap institusi pendidikan, menciptakan ketidakpastian politik, dan pada akhirnya merugikan iklim investasi di Indonesia.

Delima NapitupuluAntaranewsbyDelima NapitupuluandAntaranews
23/04/25 - 13:25
in Nasional
A A
Teman-Teman Seangkatan beri Kesaksiak Keaslian Ijazah Jokowi.(MI)

Teman-teman seangkatan beri kesaksiak keaslian ijazah Jokowi.(MI)

Jakarta (lampost.co)– Pengamat hukum dan politik, Pieter C. Zulkifli, menilai bahwa isu mengenai ijazah Presiden Joko Widodo yang dikatakan palsu hanya menjadi bahan perbincangan musiman, terutama saat suhu politik mulai meningkat. Hal ini terus berlanjut meskipun Universitas Gadjah Mada (UGM) sudah berkali-kali mengonfirmasi keaslian ijazah Jokowi.

Pieter, dalam pernyataannya pada Rabu, 23 April 2025, narasi tentang ijazah palsu ini terus bergulir seolah-olah merupakan skandal besar yang disembunyikan. Padahal, UGM sebagai lembaga akademik telah menegaskan bahwa Jokowi adalah alumni Fakultas Kehutanan secara resmi.

“Tuduhan ini bukan hanya soal keabsahan ijazah, tetapi mencerminkan krisis yang lebih mendalam: kegagalan sebagian elite politik. Dan segmen masyarakat dalam memahami demokrasi dan cara beroposisi dengan sehat,” ujar Pieter.

Pieter mengajak publik untuk melihat lebih dalam akar permasalahan di balik munculnya isu ini. Ia menekankan pentingnya berpikir jernih agar demokrasi tetap terjaga, terutama di era informasi yang mudah diakses.

“UGM sudah memberikan klarifikasi detail tentang tahun masuk, tahun lulus, dan judul skripsi Jokowi. Namun, isu ini tetap bergulir dengan nada insinuatif,” tambah Pieter.

Menurut prinsip hukum, Pieter mengingatkan adagium “actori incumbit probatio” yang berarti ‘siapa yang menuduh, harus membuktikan’. Tuduhan tanpa bukti yang kuat hanya akan berujung pada fitnah.

Dampak Negatif

Ia juga menyatakan keprihatinannya bahwa narasi ini bisa menimbulkan dampak negatif yang lebih luas, seperti erosi kepercayaan terhadap institusi pendidikan, menciptakan ketidakpastian politik, dan pada akhirnya merugikan iklim investasi di Indonesia.

“Banyak investor asing yang menilai kepastian hukum dan stabilitas politik sebagai parameter utama. Isu-isu seperti ini, jika terus dikapitalisasi, dapat merusak reputasi Indonesia di dunia internasional,” ujarnya.

Pieter juga menekankan bahwa isu ijazah palsu ini tidak muncul begitu saja, melainkan berbarengan dengan transisi kekuasaan menuju pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Aksi-aksi publik yang mendukung narasi ini lebih cenderung mengedepankan semangat keterbukaan, namun tanpa data baru yang memperkuat isu tersebut.

“Yang muncul justru adalah agitasi, provokasi, dan seruan-seruan yang berpotensi membawa bangsa ini ke arah instabilitas,” katanya.

Karena itu, Pieter mengimbau aparat penegak hukum untuk bersikap tegas dalam menanggapi isu ini dan mengajak semua pihak untuk tidak terjebak dalam permainan politik yang tidak konstruktif.

“Demokrasi Indonesia tidak boleh menjadi arena fitnah. Demokrasi harus menjadi ruang untuk pertukaran gagasan yang sehat dan berbasis integritas,” pungkasnya.

Tags: Demokrasi Indonesiaijazah palsu jokowiIsu PolitikPieter Zulkifliugm
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy Karsayuda. (Antara)

Komisi II DPR RI Dorong Kodifikasi UU Pemilu

byTriyadi Isworoand1 others
13/01/2026

Jakarta (Lampost.co) – Komisi II DPR RI mendorong kodifikasi UU Pemilu untuk menyatukan aturan Pilpres hingga Pilkada. Kodifikasi itu ada...

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid. Dok PKS

Masih Mengkaji, PKS Tak Mau Terburu-buru Sikapi Pilkada via DPRD

byTriyadi Isworoand1 others
13/01/2026

Jakarta (Lampost.co) – Wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) dari pemilihan langsung menjadi pemilihan melalui DPRD memerlukan kajian yang...

dr. Richard Lee dan istri

dr. Richard Lee Dituding Selingkuh: Reni Effendi Beri Jawaban Menohok Terkait Foto Viral

byNana Hasan
13/01/2026

Jakarta (Lampost.co) - Dokter kecantikan ternama, dr. Richard Lee, baru-baru ini diterjang isu miring mengenai perselingkuhan. Kabar burung tersebut mulai...

Berita Terbaru

Mulai Penjaringan Rektor, Itera Cari Pemimpin ‘Bijak’
Lampung

Mulai Penjaringan Rektor, Itera Cari Pemimpin ‘Bijak’

byWandi Barboyand1 others
14/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Institut Teknologi Sumatera (Itera) resmi membuka tahapan Pemilihan Rektor periode 2026–2030. Itera memulai proses tersebut melalui tahapan...

Read moreDetails
Nvidia H200 Tiongkok

Nvidia Resmi Diizinkan Jual Chip AI H200 ke Tiongkok, Babak Baru Persaingan Teknologi

14/01/2026
subtitle otomatis CapCut

Cara Membuat Subtitle Otomatis di CapCut Praktis

14/01/2026
kode redeem FF 14 Januari 2026

Kode Redeem FF 14 Januari 2026: Klaim Hadiah Gratis

14/01/2026

Insanul Fahmi Sebut Wardatina Mawa Kena Hasut Usai Tolak Poligami dengan Inara Rusli

14/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.