Doha (Lampost.co)-Raksasa Arab Saudi, Al Ittihad FC, menunjukkan dominasi luar biasa saat bertandang ke markas Al Sadd SC dalam laga pamungkas fase liga AFC Champions League Elite (ACLE) 2025/2026. Bermain di Stadion Jassim Bin Hamad, Doha, Selasa (17/2/2026) malam, tim berjuluk Macan Jeddah itu sukses menang telak 4-1.
Kemenangan ini memastikan posisi Al Ittihad tetap kokoh di papan atas klasemen Wilayah Barat, sekaligus memberikan modal kepercayaan diri tinggi menjelang babak 16 besar yang akan mulai Maret mendatang. Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Al Sadd yang kesulitan membendung agresivitas lini serang lawan sejak peluit awal berbunyi.
Jalannya Pertandingan
Al Ittihad langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit pertama. Hasilnya, Houssem Aouar membuka keunggulan pada menit ke-18 melalui penyelesaian tenang setelah menerima umpan matang di dalam kotak penalti. Belum sempat tuan rumah bangkit, Youssef En-Nesyri menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-25 lewat tandukan tajam.
Baca juga: Kemenangan Dramatis Al-Ahli Saudi Amankan Posisi Runner-Up Wilayah Barat
Petaka bagi Al Sadd berlanjut pada menit ke-33. Tekanan bertubi-tubi dari sisi sayap yang dimotori Moussa Diaby memaksa bek senior Al Sadd, Pedro Miguel, melakukan gol bunuh diri. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum, membuat ribuan pendukung tuan rumah terdiam.
Di babak kedua, Al Ittihad sedikit menurunkan tempo namun tetap klinis. Mahamadou Doumbia menambah penderitaan Al Sadd dengan gol keempatnya pada menit ke-63. Al Sadd baru bisa mencetak gol hiburan di penghujung laga, tepatnya menit ke-89 melalui aksi Awad Al Nashri, yang mengubah skor menjadi 4-1 hingga laga usai.
Dominasi Lini Tengah dan Sayap
Kunci kemenangan Al Ittihad dalam laga ini terletak pada kreativitas Moussa Diaby dan performa solid Fabinho di lini tengah. Diaby kembali membuktikan sebagai raja assist di kompetisi elite Asia musim ini. Sementara itu, lini pertahanan Al Ittihad di bawah komando Danilo Pereira tampil disiplin meredam pergerakan Akram Afif yang menjadi motor serangan Al Sadd.
Berdasarkan statistik akhir pertandingan, Al Ittihad mencatatkan 58 persen penguasaan bola dengan total 9 tembakan tepat sasaran. Akurasi operan yang mencapai 89 persen membuat pemain tengah Al Sadd kesulitan memeutus aliran bola anak asuh Laurent Blanc tersebut.
Menatap Babak Knockout
Dengan hasil ini, Al Ittihad mengakhiri fase liga dengan catatan impresif. Mereka berhak melaju ke babak 16 besar dengan status unggulan. Berdasarkan jadwal AFC, pengundian babak perempat final baru berlangsung pada 18 Maret 2026 setelah seluruh rangkaian babak 16 besar selesai dengan sistem kandang-tandang.
Bagi Al Sadd, kekalahan di kandang sendiri ini menjadi bahan evaluasi besar bagi manajemen dan staf pelatih. Meski memiliki pemain bintang seperti Akram Afif dan Rafa Mujica, wakil Qatar tersebut tampak masih tertinggal secara intensitas permainan dari klub-klub papan atas Liga Arab Saudi di level kontinental.








