Wrexham (Lampost.co)–Chelsea harus berjuang ekstrakeras untuk menghentikan dongeng Wrexham AFC pada putaran kelima FA Cup 2025/2026. Bertandang ke Racecourse Ground, Minggu (8/3/2026) dini hari WIB, The Blues menang dengan skor 4-2 melalui babak perpanjangan waktu (AET) setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal.
Kemenangan ini memastikan langkah skuad asuhan Liam Rosenior ke babak perempat final, sekaligus memupus ambisi klub milik Ryan Reynolds dan Rob McElhenney untuk menciptakan kejutan terbesar musim ini.
Kejutan Awal Tuan Rumah
Dukungan masif pendukung tuan rumah di Wales Utara sempat membuat Chelsea goyah di awal laga. Wrexham, yang kini bersaing di papan atas kasta kedua (Championship), unggul lebih dahulu pada menit ke-18. Sam Smith berhasil memanfaatkan umpan panjang Callum Doyle untuk menaklukkan kiper Chelsea, Robert Sanchez.
Baca juga: Arsenal Susah Payah Singkirkan Mansfield Town, Eberechi Eze Jadi Penentu
Chelsea baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-40 melalui gol bunuh diri Arthur Okonkwo yang salah mengantisipasi bola pantul. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Drama Babak Kedua dan Kartu Merah
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Wrexham kembali memimpin pada menit ke-79 melalui aksi Callum Doyle. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan tiga menit setelah pemain muda Chelsea, Josh Acheampong, mencetak gol penyeimbang pada menit ke-82.
Petaka bagi Wrexham terjadi di masa injury time babak kedua. Gelandang andalan mereka, George Dobson, menerima kartu merah langsung setelah pelanggaran keras yang terkonfirmasi melalui VAR. Kondisi ini memaksa tuan rumah bermain dengan 10 orang memasuki babak perpanjangan waktu.
Dominasi The Blues di Perpanjangan Waktu
Unggul jumlah pemain, Chelsea mulai mendominasi. Alejandro Garnacho menjadi bintang dengan mencetak gol pada menit ke-96 melalui tendangan voli akurat yang memanfaatkan umpan silang Dario Essugo. Wrexham sempat mengira telah menyamakan kedudukan pada menit ke-114 melalui Lewis Brunt, namun VAR menganulir gol tersebut karena offside tipis.
Joao Pedro akhirnya mengunci kemenangan Chelsea pada menit ke-120+4. Melalui skema serangan balik cepat, penyerang asal Brasil itu melepaskan tembakan rendah yang bersarang di pojok gawang Wrexham, memastikan skor akhir menjadi 4-2.
Komentar Manajer
Usai laga, manajer Chelsea Liam Rosenior memuji kegigihan tuan rumah. “Ini adalah atmosfer yang luar biasa. Wrexham menunjukkan mengapa mereka berada di posisi enam besar Championship. Kami harus menggali sangat dalam untuk menang,” ujarnya kepada media di lokasi pertandingan.
Di sisi lain, Phil Parkinson selaku manajer Wrexham mengaku bangga meski kecewa dengan keputusan VAR. “Para pemain telah memberikan segalanya. Bermain imbang dengan salah satu tim terbaik Premier League selama 90 menit adalah pencapaian besar,” ujarnya.
Chelsea kini menatap babak perempat final FA Cup pada April mendatang, sembari bersiap menghadapi Paris Saint-Germain di leg kedua babak 16 besar Liga Champions tengah pekan ini.
Susunan Pemain:
Wrexham (3-4-2-1): Okonkwo; Cleworth, Hyam, Doyle; Longman, Dobson, Vyner, Thomason; Rathbone, O’Brien; Smith.
Chelsea (4-2-3-1): Sanchez; Acheampong, Tosin, Cucurella, Hato; Andrey Santos, Essugo; Neto, Joao Pedro, Garnacho; Marc Guiu.









