Serang (Lampost.co)–Arema FC sukses membawa pulang poin penuh dalam lawatan sulit ke markas Persita Tangerang pada lanjutan pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026. Bertanding di Banten International Stadium (BIS), Serang, Jumat (10/4/2026) malam WIB, tim berjuluk Singo Edan tersebut berhasil menang tipis 1-0 berkat gol semata wayang bek asal Brasil, Gustavo Franca.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Arema FC untuk terus memperbaiki posisi mereka di papan tengah. Meskipun tambahan tiga poin ini belum menggeser posisi mereka dari urutan ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 35 poin, kemenangan di markas lawan memberikan suntikan moral yang besar. Sementara itu, bagi Persita Tangerang, hasil minor ini membuat mereka tertahan di posisi ketujuh dengan torehan 41 poin.
Dominasi Tuan Rumah yang Berujung Kebuntuan
Sejak peluit awal berbunyi, Persita Tangerang yang bertindak sebagai tuan rumah langsung mencoba mengambil kendali permainan. Menit ke-14, Eber Bessa melepaskan ancaman pertama lewat tendangan keras, namun bola masih menyamping di sisi kiri gawang Lucas Frigeri.
Baca juga: Gol Telat Dusan Lagator Bawa PSM Makassar Bungkan PSIM Yogyakarta
Tekanan Pendekar Cisadane berlanjut sepanjang babak pertama. Gelandang Ramon Bueno hampir saja memecah kebuntuan pada menit ke-23 jika tendangannya tidak Frigeri tepis dengan brilian.
Menjelang turun minum, Persita kembali mendapatkan peluang melalui sundulan Nur Hardianto dan eksekusi tendangan bebas Pablo Ganet. Namun, rapatnya barisan pertahanan Arema FC yang digalang Hansamu Yama membuat skor kacamata tetap bertahan hingga jeda antarpemain.
Momen Magis Gustavo Franca di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, Arema FC mulai berani keluar menyerang. Pelatih Arema FC tampak menginstruksikan anak asuhnya untuk lebih agresif dalam menekan lini tengah Persita. Strategi ini membuahkan hasil pada menit ke-76 melalui situasi bola mati.
Gustavo Franca maju sebagai eksekutor tendangan bebas dari posisi yang cukup ideal. Bek jangkung tersebut melepaskan sepakan melengkung yang mengarah presisi ke sudut kanan gawang. Kiper Persita, Igor, gagal mengantisipasi laju bola dengan sempurna, sehingga bola bersarang di dalam gawang dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Tertinggal satu gol, Persita Tangerang mengerahkan seluruh kekuatan untuk menyamakan kedudukan. Menit ke-90, pemain muda Zulfan memiliki peluang emas di dalam kotak penalti. Namun, Lucas Frigeri kembali tampil sebagai pahlawan dengan mengamankan bola tersebut.
Drama di Masa Injury Time
Pertandingan berakhir dengan drama di masa tambahan waktu. Arema FC sebenarnya sempat mencetak gol kedua melalui sundulan tajam Dalberto.
Namun, selebrasi para pemain Arema FC harus terhenti setelah wasit menganulir gol tersebut karena sang pemain sudah berada dalam posisi offside. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu tetap tidak berubah.
Susunan Pemain:
Persita Tangerang (4-2-3-1): Igor; Z. Toha (Zalnando 85′), Kozubaev, Javlon, M. Jardel; Ramon Bueno (Bae Sin-yeong 78′), Pablo Ganet; Caraka (Djiaulhaq 65′), Eber Bessa (Andrejic 65′), Rayco; Nur Hardianto (Esal Sahrul 85′).
Arema FC (4-2-3-1): Lucas Frigeri; Rio Fahmi, Hansamu Yama (Rifai 79′), Julian G., Alfarizie (Leo 83′); Arkhan (Jayus Hariono 90+2′), M. Blade; Gabi, Betinho F., Gustavo Franca (Joel Vinicius 83′); Dalberto.








