Kekalahan pada pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 ini membuat poin Semen Padang tidak mungkin lagi mengejar selisih angka dari zona aman.
Banten (Lampost.co)–Awan hitam menyelimuti sepak bola Sumatra Barat setelah tim kebanggaan mereka, Semen Padang FC, harus turun kasta musim depan. Kekalahan tipis 0-1 saat bertandang ke markas Dewa United di Banten International Stadium, Minggu (3/5/2026) malam WIB, menjadi palu gada yang meruntuhkan asa Kabau Sirah untuk tetap bertahan di kasta tertinggi.
Kekalahan pada pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 ini membuat poin Semen Padang tidak mungkin lagi mengejar selisih angka dari zona aman. Dengan hasil ini, Semen Padang resmi menyusul PSBS Biak sebagai tim yang terdegradasi ke Liga 2 musim 2026/2027.
Sejak peluit pertama berbunyi, Dewa United yang tampil di hadapan pendukung sendiri langsung mengambil inisiatif serangan. Tim berjuluk Banten Warriors ini bermain sangat agresif demi mengamankan poin penuh guna menjaga peluang mereka finis di posisi empat besar. Dalam 15 menit awal, lini pertahanan Semen Padang yang digalang Angelo Meneses dipaksa bekerja ekstrakeras menghalau gempuran tuan rumah.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-31. Berawal dari visi bermain yang apik, Johnathan Pereira melepaskan umpan lambung matang ke jantung pertahanan tim tamu. Noah Sadaoui yang muncul dari lini kedua berhasil menyambut bola dengan sundulan akurat yang gagal kiper Rendy Oscario halau. Skor 1-0 untuk keunggulan Dewa United.
Menjelang turun minum, Dewa United nyaris menggandakan keunggulan. Penyerang Timnas Indonesia, Rafael Struick, mendapatkan peluang emas setelah menerima operan Egy Maulana Vikri. Sayangnya, eksekusi Struick masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Memasuki babak kedua, pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain lebih terbuka. Tidak ada pilihan lain bagi Kabau Sirah selain meraih kemenangan untuk memperpanjang napas di Liga 1.
Peluang terbaik tim tamu tercipta pada menit ke-70 melalui aksi akrobatik Kazaki Nakagawa. Namun, kesigapan Sonny Stevens di bawah mistar Dewa United berhasil mematahkan upaya tersebut.
Hingga laga berakhir, skuat Semen Padang gagal mencetak gol penyeimbang. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang, sekaligus mengunci nasib buruk bagi tim asal Padang tersebut.
Kemenangan ini membuat Dewa United tetap kokoh di peringkat keenam klasemen dengan koleksi 50 poin. Sebaliknya, kekalahan ini membuat Semen Padang terbenam di peringkat ke-17 dengan hanya mengoleksi 20 poin. Secara matematis, dengan sisa pertandingan yang ada, mereka sudah tidak mungkin mengejar posisi aman.
Semen Padang harus rela kembali berkompetisi di Liga 2 musim depan, mengakhiri perjalanan mereka di BRI Super League musim ini dengan catatan yang memilukan.
Susunan Pemain:
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update