Nijmegen (Lampost.co)–Stadion De Goffert menjadi saksi bisu runtuhnya dominasi PSV Eindhoven di kancah domestik. Dalam laga semifinal KNVB Cup yang berlangsung dramatis, Selasa (3/3/2026) malam, tuan rumah NEC Nijmegen sukses menumbangkan raksasa Belanda tersebut dengan skor tipis 3-2.
Kemenangan ini memastikan langkah NEC Nijmegen ke partai puncak KNVB Cup 2026, sekaligus memupus ambisi PSV Eindhoven untuk meraih gelar treble musim ini. Meski PSV saat ini masih kokoh di puncak klasemen Eredivisie, ketangguhan mental anak asuh Rogier Meijer terbukti menjadi pembeda di lapangan.
Jalannya Pertandingan
NEC langsung menggebrak sejak peluit awal berbunyi. Baru enam menit laga berjalan, penyerang kawakan Bryan Linssen berhasil membobol gawang PSV melalui skema serangan balik cepat. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah membuat publik Nijmegen bergemuruh.
Namun, PSV merespons dengan cepat. Pada menit ke-16, Ismael Saibari menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan assist Ivan Perisic.
Tidak butuh waktu lama bagi tim tamu untuk berbalik unggul. Dennis Man mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-20, mengubah keadaan menjadi 1-2 untuk PSV.
Tertinggal satu gol tidak membuat NEC patah arang. Sebelum jeda babak pertama, tepatnya pada menit ke-37, Eliazer Dasa berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 melalui sundulan akurat hasil umpan Kodai Sano. Skor imbang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan makin meningkat. Gol kemenangan NEC akhirnya tercipta pada menit ke-61. Basar Onal menjadi pahlawan tuan rumah setelah tendangan kerasnya gagal kiper PSV bendung. Keunggulan 3-2 ini mampu BEC pertahankan hingga wasit Serdar Gözübüyük meniup peluit panjang.
Komentar Pelatih
Pelatih PSV, Peter Bosz, tidak bisa menyembunyikan kekecewaan usai laga. Ia mengakui timnya kehilangan fokus di momen-momen krusial.
“Saya marah karena kami membiarkan NEC bermain begitu nyaman. Kami sempat unggul, namun gagal mengendalikan permainan. NEC bermain sangat baik dan mereka layak mendapatkan kemenangan ini, sementara kami harus segera mengevaluasi diri,” ujar Bosz dalam konferensi pers pascalaga.
Statistik dan Klasemen Terkini
Secara statistik, PSV sebenarnya mendominasi penguasaan bola hingga 56 persen. Namun efektivitas NEC di depan gawang menjadi kunci utama. Di kompetisi Eredivisie sendiri, PSV masih memimpin klasemen dengan 65 poin dari 25 laga, sedangkan NEC Nijmegen berada di posisi keempat dengan 43 poin.
Kedua tim akan kembali bertemu dalam laga lanjutan Eredivisie pada 14 Maret 2026 mendatang. Namun bagi pendukung NEC, kemenangan di semifinal piala liga ini adalah sejarah besar yang akan selalu mereka kenang di musim 2025/2026.








