Luis Enrique Instruksikan PSG Tampil Menyerang di Markas Bayern Muenchen

Enrique menegaskan identitas Les Parisiens adalah menyerang dan mendominasi permainan.

Editor Isnovan Djamaludin
Rabu, 06 Mei 2026 20.23 WIB
Luis Enrique Instruksikan PSG Tampil Menyerang di Markas Bayern Muenchen
Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique. Foto: Paris Saint-Germain

Munich (Lampost.co)–Juru taktik Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menegaskan timnya tidak akan datang ke Allianz Arena dengan mentalitas bertahan. Menjelang laga leg kedua semifinal Liga Champions melawan Bayern Muenchen, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB, pelatih asal Spanyol itu memperingatkan anak asuhnya bahwa keunggulan agregat tipis bukan merupakan jaminan keamanan.

PSG terbang ke Jerman dengan modal kemenangan 5-4 pada leg pertama yang berlangsung dramatis di Paris. Meskipun memimpin satu angka, Enrique sadar betul bahwa raksasa Bavaria memiliki kemampuan luar biasa untuk membalikkan keadaan di depan pendukung setianya.

Mentalitas Pemenang dan Identitas Ofensif

Dalam konferensi pers resmi jelang pertandingan, Enrique menyatakan strategi “parkir bus” atau sekadar mempertahankan keunggulan tidak ada dalam kamus kepelatihannya. Ia menegaskan identitas Les Parisiens adalah menyerang dan mendominasi permainan.

Baca juga: Hujan Gol di Parc Des Princes, PSG Tekuk Bayern Muenchen 5-4 dalam Drama Semifinal Liga Champions

“Kami tahu Bayern bisa membalikkan keadaan dan kami juga bisa mencetak gol. Kami jelas tidak datang ke sini untuk bertahan, kami ingin memenangkan pertandingan,” ujar Enrique mengutip AFP.

Menurutnya, bermain untuk hasil imbang sangat berisiko melawan tim sekelas Bayern. “Mentalitas kami adalah memenangkan setiap pertandingan, bukan bermain untuk hasil tertentu,” ujarnya.

Duel Ulang Semifinal Paling Produktif dalam Sejarah

Pertemuan pertama di Parc des Princes telah mencatatkan sejarah baru sebagai laga semifinal dengan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Champions. PSG yang sempat tertinggal sukses membalikkan kedudukan hingga unggul 5-2, sebelum akhirnya Bayern berhasil memperkecil ketinggalan pada menit-menit akhir pertandingan.

Enrique memprediksi laga leg kedua akan kembali berlangsung dengan intensitas tinggi dan hujan serangan dari kedua belah pihak. Baginya, Bayern merupakan lawan terberat yang PSG hadapi musim ini. Meski ia mengakui leg pertama adalah salah satu laga terbaik dalam kariernya, intensitas yang begitu tinggi membuatnya sulit untuk sekadar menikmati pertandingan dari pinggir lapangan.

Kenangan Manis di Allianz Arena

Allianz Arena memiliki tempat spesial bagi PSG. Stadion ini merupakan saksi bisu keberhasilan mereka mengangkat trofi Liga Champions musim lalu. Kembali ke tempat bersejarah tersebut memberikan motivasi ekstra bagi skuad asuhan Enrique untuk mencapai final keempat mereka secara beruntun.

PSG kini tengah menikmati periode konsistensi luar biasa di kasta tertinggi Eropa dengan mencapai semifinal kelima dalam tujuh musim terakhir. Dengan pengalaman dan memori indah di Muenchen, Luis Enrique berharap timnya mampu mengulangi hasil positif dan memastikan tiket menuju partai puncak demi mempertahankan gelar juara mereka.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI