• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 11/03/2026 13:48
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Olahraga Bola

Dunia Sepak Bola Bisa Berubah Jika Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Di bawah kepemimpinan pelatih anyar Patrick Kluivert, skuad Garuda memiliki peluang besar mencatat sejarah dengan empat pertandingan krusial yang tersisa di putaran ketiga kualifikasi.

EffranbyEffran
20/01/25 - 12:29
in Bola, Olahraga
A A
replika trofi piala dunia

Suporter Timnas Tunisia membawa replika trofi Piala Dunia saat berkumpul di Souq Waqif Qatar, 11 September 2022. Laga pertama Piala Dunia akan mempertemukan tuan Qatar melawan Ekuador di Stadion Al Bayt pada 20 November 2022. Foto: ANTARA FOTO/REUTERS/Amr Abdallah Dalsh/aww.

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co) — Upaya Timnas Indonesia untuk menembus putaran final Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi sorotan nasional, tetapi juga menarik perhatian jagat sepak bola dunia.

Di bawah kepemimpinan pelatih anyar Patrick Kluivert, skuad Garuda memiliki peluang besar mencatat sejarah dengan empat pertandingan krusial yang tersisa di putaran ketiga kualifikasi.

PSSI sebelumnya memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong pada 6 Januari 2025. Lalu menunjuk Patrick Kluivert untuk membawa Indonesia ke level yang lebih tinggi.

Enam bulan ke depan menjadi periode penting yang akan menentukan aksi Kluivert dalam memenuhi ekspektasi untuk membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia pertama dalam sejarah.

Pengamat sepak bola Edwin Setyadinata, keberhasilan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 melalui program naturalisasi bisa memicu FIFA untuk merevisi aturan yang berlaku.

Dia menilai FIFA akan mempertimbangkan ulang regulasi terkait pemain naturalisasi jika Indonesia tampil di panggung dunia.

“Prediksi saya (bisa saja salah), jika Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, aturan soal naturalisasi itu bisa saja FIFA ubah. Kenapa? Karena tujuan utama FIFA adalah membangun sepak bola secara menyeluruh, bukan hanya membangun timnas,” ujar Edwin, melalui cuitan di platform media sosial X.

Aturan Naturalisasi FIFA

FIFA saat ini mengizinkan pemain berpindah asosiasi sepak bola selama memenuhi beberapa syarat. Pemain tersebut harus memiliki paspor negara baru dan belum memainkan lebih dari tiga pertandingan di level senior bersama negara asalnya. Lalu tidak pernah membela negara sebelumnya setelah usia 21 tahun.

Indonesia memanfaatkan aturan itu dengan mendaftarkan pemain keturunan diaspora, khususnya yang berbasis di Belanda ke dalam skuad. Para pemain tersebut kebanyakan belum pernah membela Timnas Belanda di level senior atau tidak melebihi tiga kali penampilan.

Indonesia bukan satu-satunya negara yang mengandalkan pemain diaspora untuk memperkuat tim nasional. Maroko, merupakan contoh negara yang berhasil memanfaatkan strategi tersebut dengan membawa 14 pemain berdarah campuran ke Piala Dunia 2022.

Hasilnya, Singa Atlas mencatat sejarah sebagai tim Afrika pertama yang melaju ke semifinal, mengalahkan negara kuat seperti Spanyol dan Portugal.

Strategi naturalisasi di sisi lain juga kerap memicu perdebatan. Beberapa pihak mendukung langkah itu sebagai solusi cepat untuk meningkatkan kualitas timnas. Sementara pihak lain menilai strategi itu bertentangan dengan tujuan utama FIFA untuk membangun sepak bola lokal.

Tags: aturan naturalisasi FIFAheadlinenaturalisasi pemain Timnas IndonesiaNaturalisasi Timnas IndonesiaPatrick Kluivert Timnas IndonesiaPerubahan regulasi FIFATimnas IndonesiaTimnas Indonesia Piala Dunia 2026
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

logo Piala FA

Hasil Undian Perempat Final Piala FA 2026, Ada Big Match Man City Vs Liverpool

byIsnovan Djamaludin
10/03/2026

London (Lampost.co)–Federasi Sepak Bola Inggris (FA) resmi merilis hasil undian babak perempat final Piala FA musim 2025/2026 pada Senin (9/3/2026)...

Logo La Liga Spanyol

Espanyol Gagal Menang Lagi, Real Oviedo Curi Poin di Barcelona

byIsnovan Djamaludin
10/03/2026

Barcelona (Lampost.co)–Ambisi RCD Espanyol merangsek ke zona Eropa harus kembali tertunda. Bermain di hadapan pendukung sendiri di RCDE Stadium, Senin...

psbs biak vs semen padang

Semen Padang Curi Poin Penuh di Markas PSBS Biak

byIsnovan Djamaludin
10/03/2026

Sleman (Lampost.co)–Semen Padang FC berhasil mencuri poin penuh saat bertandang ke markas sementara PSBS Biak dalam lanjutan pekan ke-25 BRI...

Berita Terbaru

Corsair Nautilus 360 RS ARGB
Teknologi

Review Corsair Nautilus 360 RS ARGB 2026: Performa Pendingin Liquid Terbaik di Kelasnya

byDenny ZY
11/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kebutuhan akan sistem pendingin liquid (All-in-One/AIO) yang mampu menangani suhu prosesor generasi terbaru semakin meningkat. Corsair...

Read moreDetails
ASRock RX 9070 Steel Legend OC

Review ASRock RX 9070 16GB Steel Legend OC: Analisis Performa & Harga 2026

11/03/2026
Phanteks XT M3 White

Review Phanteks XT M3 White 2026: Casing mATX Minimalis dengan Dukungan Back-Connect

11/03/2026
Steam 100 exabyte 2025

Rekor Luar Biasa Steam 2025 Tembus 100 Exabyte Data Download 42 Juta Pemain Aktif

11/03/2026
satgas pangan

YLKI Lampung Pantau Distribusi Elpiji Tiga Kilogram

11/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.