IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 15/04/2026 22:48
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Olahraga Bola

Dunia Sepak Bola Bisa Berubah Jika Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Di bawah kepemimpinan pelatih anyar Patrick Kluivert, skuad Garuda memiliki peluang besar mencatat sejarah dengan empat pertandingan krusial yang tersisa di putaran ketiga kualifikasi.

EffranbyEffran
20/01/25 - 12:29
in Bola, Olahraga
A A
replika trofi piala dunia

Suporter Timnas Tunisia membawa replika trofi Piala Dunia saat berkumpul di Souq Waqif Qatar, 11 September 2022. Laga pertama Piala Dunia akan mempertemukan tuan Qatar melawan Ekuador di Stadion Al Bayt pada 20 November 2022. Foto: ANTARA FOTO/REUTERS/Amr Abdallah Dalsh/aww.

Bandar Lampung (Lampost.co) — Upaya Timnas Indonesia untuk menembus putaran final Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi sorotan nasional, tetapi juga menarik perhatian jagat sepak bola dunia.

Di bawah kepemimpinan pelatih anyar Patrick Kluivert, skuad Garuda memiliki peluang besar mencatat sejarah dengan empat pertandingan krusial yang tersisa di putaran ketiga kualifikasi.

PSSI sebelumnya memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong pada 6 Januari 2025. Lalu menunjuk Patrick Kluivert untuk membawa Indonesia ke level yang lebih tinggi.

Enam bulan ke depan menjadi periode penting yang akan menentukan aksi Kluivert dalam memenuhi ekspektasi untuk membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia pertama dalam sejarah.

Pengamat sepak bola Edwin Setyadinata, keberhasilan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 melalui program naturalisasi bisa memicu FIFA untuk merevisi aturan yang berlaku.

Dia menilai FIFA akan mempertimbangkan ulang regulasi terkait pemain naturalisasi jika Indonesia tampil di panggung dunia.

“Prediksi saya (bisa saja salah), jika Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, aturan soal naturalisasi itu bisa saja FIFA ubah. Kenapa? Karena tujuan utama FIFA adalah membangun sepak bola secara menyeluruh, bukan hanya membangun timnas,” ujar Edwin, melalui cuitan di platform media sosial X.

Aturan Naturalisasi FIFA

FIFA saat ini mengizinkan pemain berpindah asosiasi sepak bola selama memenuhi beberapa syarat. Pemain tersebut harus memiliki paspor negara baru dan belum memainkan lebih dari tiga pertandingan di level senior bersama negara asalnya. Lalu tidak pernah membela negara sebelumnya setelah usia 21 tahun.

Indonesia memanfaatkan aturan itu dengan mendaftarkan pemain keturunan diaspora, khususnya yang berbasis di Belanda ke dalam skuad. Para pemain tersebut kebanyakan belum pernah membela Timnas Belanda di level senior atau tidak melebihi tiga kali penampilan.

Indonesia bukan satu-satunya negara yang mengandalkan pemain diaspora untuk memperkuat tim nasional. Maroko, merupakan contoh negara yang berhasil memanfaatkan strategi tersebut dengan membawa 14 pemain berdarah campuran ke Piala Dunia 2022.

Hasilnya, Singa Atlas mencatat sejarah sebagai tim Afrika pertama yang melaju ke semifinal, mengalahkan negara kuat seperti Spanyol dan Portugal.

Strategi naturalisasi di sisi lain juga kerap memicu perdebatan. Beberapa pihak mendukung langkah itu sebagai solusi cepat untuk meningkatkan kualitas timnas. Sementara pihak lain menilai strategi itu bertentangan dengan tujuan utama FIFA untuk membangun sepak bola lokal.

Tags: aturan naturalisasi FIFAheadlinenaturalisasi pemain Timnas IndonesiaNaturalisasi Timnas IndonesiaPatrick Kluivert Timnas IndonesiaPerubahan regulasi FIFATimnas IndonesiaTimnas Indonesia Piala Dunia 2026
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Pemain Liverpool FC Hugo Ekitike dibawa dengan tandu

Hugo Ekitike Terancam Absen di Piala Dunia 2026 akibat Cedera Achilles

byIsnovan Djamaludin
15/04/2026

Liverpool (Lampost.co)–Kabar duka menyelimuti Tim Nasional Prancis dan klub raksasa Inggris, Liverpool. Penyerang muda berbakat, Hugo Ekitike, kemungkinan besar bakal...

Javier Mascherano mundur

Javier Mascherano Sudahi Pengabdian di Inter Miami

byIsnovan Djamaludin
15/04/2026

Miami (Lampost.co)–Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola Amerika Serikat. Javier Mascherano secara resmi mengumumkan pengunduran diri dari jabatan pelatih...

Pelatih Arsenal Mikel Arteta

Mikel Arteta Tuntut Arsenal Tampil tanpa Rasa Takut Hadapi Sporting

byIsnovan Djamaludin
15/04/2026

London (Lampost.co)–Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengirimkan pesan kuat kepada anak asuhnya menjelang fase paling krusial musim 2025/2026. Menjelang laga leg...

Berita Terbaru

Pemain Liverpool FC Hugo Ekitike dibawa dengan tandu
Bola

Hugo Ekitike Terancam Absen di Piala Dunia 2026 akibat Cedera Achilles

byIsnovan Djamaludin
15/04/2026

Liverpool (Lampost.co)–Kabar duka menyelimuti Tim Nasional Prancis dan klub raksasa Inggris, Liverpool. Penyerang muda berbakat, Hugo Ekitike, kemungkinan besar bakal...

Read moreDetails
Suasana pengunjung sidang perkara korupsi SPAM Pesawaran di Ruang Bagir Manan/Garuda Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa, 14 April 2026. (Foto: Lampost.co/Wandi Barboy Silaban)

Akademisi FH Unila Soroti Banyaknya Pengunjung dalam Persidangan SPAM

15/04/2026
Massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat Bersatu (LSMB) menggelar aksi di depan kantor Kejati Lampung, Selasa, 14 April 2026. Foto: Istimewa

Massa Desak Kejati Usut Tuntas Korupsi SPAM Pesawaran di Tengah Sidang Pembuktian

15/04/2026
Javier Mascherano mundur

Javier Mascherano Sudahi Pengabdian di Inter Miami

15/04/2026
Sidang Perkara Korupsi SPAM Pesawaran dengan agenda pembuktian jaksa menghadirkan enam saksi dari klaster perencanaan SPAM di Ruang Bagir Manan/Garuda Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa, 14 April 2026. (Foto: Lampost.co/Wandi Barboy Silaban)

Proyek SPAM Tidak Bangun Reservoir Sebabkan Warga Kekurangan Air

15/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.