Goiania (Lampost.co)–Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, menunjukkan konsistensi luar biasa pada awal musim MotoGP 2026. Meski kini nangkring di posisi kedua klasemen sementara, pembalap berjuluk The Martinator itu menegaskan belum ingin sesumbar soal peluang merengkuh gelar juara dunia tahun ini.
Keberhasilan Martin menempati peringkat kedua tidak lepas dari performa apiknya di GP Brasil yang baru saja usai di Sirkuit Ayrton Senna, Senin (23/3/2026) dini hari WIB. Martin sukses mengamankan podium kedua di balapan utama (main race) dan finis ketiga saat sesi sprint race. Hasil ini membuatnya mengoleksi total 45 poin dari dua seri perdana musim 2026.
Fokus Adaptasi RS-GP
Walaupun berada di jalur perebutan gelar, Martin memilih tetap membumi. Ia mengaku masih membutuhkan waktu lebih banyak untuk benar-benar menyatu dengan motor Aprilia RS-GP miliknya. Mengingat pada musim 2025 lalu, ia sempat mengalami masa sulit akibat cedera panjang.
“Untuk saat ini, saya belum ingin bicara soal gelar juara. Saya masih merasa kurang banyak putaran dengan Aprilia untuk mencapai limit maksimal. Masa depan adalah masa depan, sekarang saya hanya ingin menikmati momen dan fokus pada setiap balapan,” ujar Jorge Martin pada konferensi pers pasca-balapan di Brasil.
Pernyataan Martin ini merujuk pada performa dominan rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang saat ini memuncaki klasemen dengan 56 poin. Bezzecchi tampil sempurna dengan memenangi balapan utama di Brasil, sekaligus membawa Aprilia mencatatkan sejarah finis satu-dua untuk pertama kalinya.
Dominasi Aprilia di Awal Musim
Awal musim 2026 memang menjadi panggung bagi pabrikan asal Noale tersebut. Hingga seri kedua, duet Bezzecchi dan Martin berhasil meredam dominasi para penunggang Ducati dan KTM. Di posisi ketiga klasemen, pembalap muda KTM, Pedro Acosta, menguntit dengan 42 poin. Menyusul kemudian Fabio di Giannantonio dengan 37 poin.
Sementara itu, juara bertahan Marc Marquez yang kini membela tim pabrikan Ducati Lenovo masih tertahan di posisi kelima dengan 34 poin. Marquez sempat mengalami kesulitan di Brasil dan gagal naik podium di balapan utama setelah hanya mampu finis di urutan keempat.
Menatap GP Amerika di COTA
Tantangan berikutnya bagi Jorge Martin adalah seri ketiga yang akan berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Amerika Serikat, pada 29 Maret 2026. Lintasan yang terkenal teknis ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kestabilan Aprilia di hadapan para rival.
Bagi Martin, konsistensi untuk terus meraih podium menjadi prioritas utama ketimbang memikirkan poin klasemen secara prematur. “Fokus kami sekarang adalah Texas. COTA selalu sulit, tapi dengan performa motor saat ini, kami sangat optimistis bisa kompetitif lagi,” ujar pembalap asal Spanyol tersebut.
Berikut adalah klasemen sementara lima besar MotoGP 2026 hingga Maret 2026:
- Marco Bezzecchi (Aprilia Racing)– 56 Poin
- Jorge Martin (Aprilia Racing)– 45 Poin
- Pedro Acosta (Red Bull KTM)– 42 Poin
- Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati)– 37 Poin
- Marc Marquez (Ducati Lenovo)– 34 Poin








