• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 04/02/2026 01:45
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemerintah Matangkan Skema Pemberian Insentif bagi Industri Otomotif

Industri otomotif memiliki peran krusial dalam struktur perekonomian nasional.

NurbyNur
02/01/26 - 14:01
in Nasional, Otomotif
A A
Pengunjung mengamati motor listrik Alva One yang dipamerkan pada ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Senin (15/8/2022). ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL

Pengunjung mengamati motor listrik Alva One yang dipamerkan pada ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Senin (15/8/2022). ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL

Jakarta (Lampost.co)—- Pemerintah tengah mematangkan skema insentif industri otomotif untuk tahun 2026 di tengah pelemahan penjualan kendaraan bermotor nasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan pihaknya telah mengajukan usulan resmi kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa guna menjaga keberlangsungan sektor strategis tersebut.

Agus menilai industri otomotif memiliki peran krusial dalam struktur perekonomian nasional. Baik dari sisi penyerapan tenaga kerja maupun kontribusi terhadap rantai pasok industri manufaktur.

“Sektor otomotif ini terlalu penting untuk kita abaikan. Forward dan backward linkage-nya sangat besar,.penyerapan tenaga kerjanya tinggi, serta memberikan nilai tambah signifikan bagi ekonomi nasional. Karena itu, kami akan terus mengusulkan insentif atau stimulus kepada pemerintah,” ujar Agus.

Pemulihan Industri Otomotif

Menurut Agus, insentif perlu sebagai langkah pemulihan terhadap industri otomotif yang tengah mengalami tekanan akibat melemahnya daya beli masyarakat. Penurunan penjualan kendaraan berdampak langsung pada utilisasi pabrik. Kinerja industri komponen, hingga keberlangsungan tenaga kerja di sepanjang ekosistem otomotif.

Agus menegaskan, usulan insentif yang pengajuannya oleh Kementerian Perindustrian tidak semata bertujuan mendorong penjualan. Tetapi juga sebagai bentuk perlindungan tenaga kerja serta penguatan basis manufaktur dalam negeri.

“Kami mengusulkan program ini atas nama perlindungan tenaga kerja dan penguatan manufaktur otomotif, yang pada akhirnya tetap memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional,” katanya.

Penuhi Persyaratan

Dalam skema yang di usulkan, insentif otomotif pemberiannya secara selektif. Agus menekankan, kendaraan yang berhak menerima insentif harus memenuhi persyaratan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) serta standar emisi tertentu. Langkah ini harapannya dapat mendorong pendalaman industri sekaligus mendukung agenda lingkungan pemerintah.

“Kepentingan Kemenperin jelas, yakni melindungi tenaga kerja di sektor otomotif dan ekosistemnya. Karena sektor ini dampaknya sangat luas, maka harus kita jaga bersama,” ujar Agus.

Meski demikian, Agus menegaskan bahwa pemerintah tetap berhati-hati agar kebijakan insentif tidak membebani keuangan negara. Ia memastikan setiap usulan stimulus telah melalui perhitungan manfaat dan biaya secara ketat.

“Kami tidak ingin usulan ini justru membuat negara terbebani. Manfaat ekonomi yang kita hasilkan harus lebih besar dari pada biaya yang  negara keluarkan,” tegasnya.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, kondisi industri otomotif nasional memang tengah melambat. Sepanjang Januari–November 2025, penjualan wholesales tercatat 710.084 unit. Turun 9,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 785.917 unit.

Sementara itu, penjualan ritel selama 11 bulan 2025 tercatat 739.977 unit, atau turun 8,4 persen dibandingkan capaian tahun lalu sebesar 807.586 unit. Penurunan ini mencerminkan tekanan daya beli masyarakat sekaligus tantangan pemulihan sektor otomotif ke depan.

Pemerintah berharap, melalui kebijakan insentif yang terukur dan tepat sasaran. Industri otomotif nasional dapat kembali bergairah pada 2026, sekaligus menjaga stabilitas lapangan kerja dan kontribusi sektor manufaktur terhadap pertumbuhan ekonomi.

 

Tags: insutri otomotifMenperinotomotifPemerintah
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Suasana Gedung DPR, MPR, DPD RI, Jakarta.(Antara)

Golkar Nilai Ambang Batas Fraksi tak Bisa Gantikan Parliamentary Threshold

byTriyadi Isworoand1 others
03/02/2026

Jakarta (Lampost.co) – Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji menilai usulan pembentukan ambang batas fraksi tidak bisa menjadi pengganti ambang...

Politisi senior sekaligus Ketua Bidang Organisasi Ikatan Alumni Doktor Ilmu Pemerintahan (IKADIP) IPDN Achmad Baidowi. (ANTARA/HO-dok pribadi)

Parliamentary Threshold 2,5 Persen Lebih Moderat

byTriyadi Isworoand1 others
03/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Akademisi ilmu pemerintahan Achmad Baidowi menilai besaran parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen sebesar 2,5 persen....

Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Sentul International Convention Centre (SICC), Kabupaten Bogor, Senin, 2 Februari 2026. Dok. Kemendagri

Gubernur Mirza: Rakornas Menyelaraskan Pembangunan Nasional dengan Kebutuhan dan Potensi Daerah

byTriyadi Isworo
02/02/2026

Bogor (Lampost.co) – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah...

Berita Terbaru

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Pasar Jatimulyo Mengalami Kenaikan
Ekonomi dan Bisnis

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Pasar Jatimulyo Mengalami Kenaikan

byRicky Marly
03/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga bahan pokok di Pasar Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan mulai mengalami kenaikan menjelang Ramadan,...

Read moreDetails
Tiga Tim Verifikasi Perkuat Kesiapan Porprov X 2026

Tiga Tim Verifikasi Perkuat Kesiapan Porprov X 2026

03/02/2026
Porprov X 2026 Modal Lampung Jadi Tuan Rumah PON

Porprov X 2026 Modal Lampung Jadi Tuan Rumah PON

03/02/2026
KONI Lampung Matangkan Persiapan Porprov X 2026

KONI Lampung Matangkan Persiapan Porprov X 2026

03/02/2026
Ini Sembilan Pelanggaran Prioritas Tekan Angka Kecelakaan dari Polda Lampung

Ini Sembilan Pelanggaran Prioritas Tekan Angka Kecelakaan dari Polda Lampung

03/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.