• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 29/01/2026 21:43
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Sistem Pembelajaran Bahasa Inggris Butuh Perubahan Mendasar

Wandi BarboyUmar RobbanibyWandi BarboyandUmar Robbani
29/01/26 - 20:36
in Pendidikan
A A
Sistem Pembelajaran Bahasa Inggris Butuh Perubahan Mendasar

Guru Besar FKIP Unila Prof Bambang Setiyadi memaparkan soal sistem pembelajaran bahasa Inggris yang gagal di Indonesia dalam peringatan Dies Natalis ke-58 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) di Gedung Aula K FKIP Unila, Bandar Lampung, Kamis, 29 Januari 2026. (Foto: Lampost.co/Umar Robbani)

Bandar Lampung (Lampost.co): Sistem pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia membutuhkan perubahan mendasar karena sistem yang berjalan saat ini gagal menumbuhkan motivasi belajar siswa. Kegagalan itu muncul secara nyata dalam praktik pembelajaran di kelas, ketika siswa justru tidak mengharapkan kehadiran guru bahasa Inggris.

 

Guru Besar FKIP Universitas Lampung, Prof. Bambang Setiyadi, menegaskan perlunya perombakan sistem tersebut saat peringatan Dies Natalis ke-58 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung di Gedung Aula K FKIP Unila, Kamis (29/1). Ia menilai sistem pembelajaran bahasa Inggris selama ini terlalu memusatkan perhatian pada aktivitas mengajar, sementara sistem tersebut mengabaikan fungsi utama pendidikan, yaitu membangun motivasi belajar siswa.

 

Menurut Prof. Bambang, persoalan pembelajaran bahasa Inggris tidak bersumber dari kekurangan metode, kurikulum, maupun rencana pengembangan sekolah. Ia justru menyoroti sistem pendidikan yang mendorong guru sibuk mengajar, menyusun metode, dan mengejar target kurikulum tanpa kemampuan membangkitkan keinginan siswa untuk belajar.

 

“Guru sibuk mengajar, sibuk metode, sibuk rencana, tetapi tidak mampu memotivasi siswa untuk belajar. Kalau begitu, untuk apa?” ujarnya.

 

Ia menilai kondisi tersebut sebagai kegagalan sistemik karena proses pembelajaran justru menjauhkan siswa dari minat belajar. Dalam banyak situasi, siswa bahkan menyambut ketidakhadiran guru bahasa Inggris dengan rasa senang. Hal itu sebuah tanda serius bahwa sistem pembelajaran tidak berjalan sehat.

 

“Kedatangan guru tidak siswa harapkan, dan ketidakhadirannya membahagiakan. Ini mengerikan,” tegasnya.

 

Prof. Bambang menekankan bahwa perubahan sistem harus menggeser orientasi pendidikan bahasa Inggris dari sekadar aktivitas mengajar menuju proses belajar siswa. Ia menilai berbagai metode dan pendekatan pembelajaran tidak akan bermakna selama guru gagal membangun motivasi belajar.

 

“Belajar bahasa Inggris hanya akan terjadi jika siswa mau belajar. Siswa mau belajar jika guru mampu memotivasi,” katanya.

Kurikulum

Sebagai langkah konkret, Prof. Bambang mendorong penyusunan kurikulum dan buku teks yang berorientasi pada motivasi pembelajar EFL di Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya pembelajaran berbasis kebutuhan komunikasi global serta sistem evaluasi yang selaras dengan fungsi bahasa Inggris sebagai lingua franca, bukan sekadar meniru standar penutur asli.

 

“Tanpa perubahan sistemik, kita hanya akan terus sibuk mengajar tanpa pernah benar-benar membuat siswa belajar,” pungkasnya.

 

 

Tags: data pendidikan di lampungdies natalis ke 58fkip unila apa sajafkip unila jurnalfkip unila jurusan apa sajaguru besar fkip unilaguru besar mulang tiyuhkurangnya motivasi siswa dalam belajar bahasa inggrismotivasi siswa dalam belajar bahasa inggrispendidikan di lampungpendidikan di provinsi lampungpermasalahan pendidikan di lampung
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Sistem Tidak Tumbuhkan Motivasi Belajar Buat Siswa Gagal Pelajari Bahasa Inggris

Sistem Tidak Tumbuhkan Motivasi Belajar Buat Siswa Gagal Pelajari Bahasa Inggris

byWandi Barboyand1 others
29/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Sistem pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia gagal menjalankan fungsi dasarnya, yaitu menumbuhkan motivasi belajar siswa. Praktik pembelajaran...

Gelar Wicara Dies Natalis ke-58 FKIP Unila Momentum Penguatan Pendidikan

Gelar Wicara Dies Natalis ke-58 FKIP Unila Momentum Penguatan Pendidikan

byWandi Barboyand1 others
29/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar gelar wicara bertajuk Kolaborasi Berkelanjutan untuk Pendidikan...

Pemikiran 24 Guru Besar FKIP Unila untuk Pendidikan di Lampung Dibukukan

Pemikiran 24 Guru Besar FKIP Unila untuk Pendidikan di Lampung Dibukukan

byWandi Barboyand1 others
29/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-58, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) meluncurkan buku...

Berita Terbaru

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf
Humaniora

PBNU Terima Permohonan Maaf Gus Yahya, Jabatan Ketua Umum Dipulihkan

byNur
29/01/2026

Jakarta (Lampost.co)----Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menerima permohonan maaf Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya,...

Read moreDetails
Babinsa Kemayoran Dijatuhi Hukuman Disiplin Berat Usai Kasus Penjual Es Jadul Viral

Babinsa Kemayoran Dijatuhi Hukuman Disiplin Berat Usai Kasus Penjual Es Jadul Viral

29/01/2026
Foto: Ilustrasi Media Indonesia

ICW Sebut Pemilihan Hakim MK Nodai Meritokrasi

29/01/2026
Foto: Ilustrasi Media Indonesia

Komisi Yudisial Perkuat Pengawasan Hakim

29/01/2026
Foto: Ilustrasi Media Indonesia

Komisi Yudisial Soroti RUU Jabatan Hakim

29/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.