• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 14/02/2026 04:28
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Nasional

Pilkada Lewat Rakyat ataupun DPRD Dibolehkan

Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menilai. Diskursus mengenai sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) terbuka yang terpilih secara langsung oleh rakyat maupun tertutup lewat perwakilan DPRD

Triyadi IsworoMedia IndonesiabyTriyadi IsworoandMedia Indonesia
19/12/24 - 23:04
in Nasional, Politik
A A
Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya. (MI/Ricky Julian)

Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya. (MI/Ricky Julian)

Jakarta (Lampost.co) – Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menilai. Diskursus mengenai sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) terbuka yang terpilih secara langsung oleh rakyat maupun tertutup lewat perwakilan DPRD. Keduanya tak menyalahi sistem demokrasi dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

 

“Kita tidak bisa (melihatnya) hitam putih. Dua-duanya, hidup pada ranah Pancasila. Dulu, zaman tertutup, itu atas nama demokrasi Pancasila. Sekarang demokrasi yang sangat liberal, ini juga dalam alam Pancasila. Kita tidak memiliki variabel mana yang lebih Pancasilais,” katanya, Kamis, 18 Desember 2024. 

 

Kemudian menurut Willy, sejauh ini Bangsa Indonesia masih belum bisa menentukan sistem pilkada atau pemilu yang lebih pancasilais. Namun, ia mengatakan bahwa Bung Karno sebagai salah satu tokoh perumus Pancasila. Tidak menginginkan demokrasi terjalani dengan gontok-gontokan.

 

“Bung Karno lebih memilih musyawarah dan mufakat yang namanya sosio-demokrasi. Kalau itu berbicara pada variable substantif yang bernama sosio-demokrasi. Kita sudah menikmati demokrasi yang mewah seperti ini,” ujar Willy. 

Partai NasDem

Lalu atas dasar itu, politisi Partai NasDem ini menyarankan kepada para pengambil kebijakan dan akademisi politik. Untuk bersama merumuskan sistem pilkada mendatang secara tepat berdasarkan riset dan kondisi Tanah Air. Dari riset tersebut, menurutnya, sistem politik bakal berdasarkan kebutuhan Bangsa Indonesia untuk bertahun-tahun ke depan

 

“Apa yang paling tepat untuk kita lakukan adalah riset base. Saya menawarkan dua perspektif. Yang pertama, negara kita kekuatannya adalah dialog. Dan semua sistem politik itu adalah common consensus, konsensus bersama. Ayo kita duduk bersama,” katanya. 

 

Selanjutnya Willy juga menegaskan bahwa ide perubahan sistem pemilihan kepala daerah tidak bisa tereksekusi secara terburu-buru. Ia menekankan perlu kajian mendalam sebelum mengambil keputusan perubahan sistem pilkada tersebut.

 

“Termasuk lembaga-lembaga riset harus ikut meneliti. Kenapa selama ini orang untuk pilkada bisa menghabiskan uang banyak untuk survei elektabilitas dan popularitas. Sistem politik yang akan menanggung kita bersama. Kita tidak berani riset untuk spending luar biasa. Jadi saya mengajak Nasdem berpikiran untuk riset base,” katanya.

 

Untuk itu, ia mengajak berbagai Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dari berbagai universitas seIndonesia untuk membahas sistem pemilu ke depan. Katakan bahwa semua pihak perlu menggelar survei walaupun nantinya tak berarti menjadi sebuah keputusan.

 

“Sebelum ada penyesalan, empat tahun ke depan nggak ada pemilu, jadi ini nggak mendesak-mendesak amat. Kita butuh tarik nafas, kita butuh riset, negara maju itu berbasis riset,” katanya. 

Tags: demokrasidpr riKetua Komisi XIIILangsungPancasilaPartai NasDemPILKADAVia DPRDWilly Aditya
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ketua MPR RI Dorong UMKM dan Pariwisata Lampung Selatan, Tol Bakter Perkuat Konektivitas

Ketua MPR RI Dorong UMKM dan Pariwisata Lampung Selatan, Tol Bakter Perkuat Konektivitas

byMustaan
13/02/2026

Lampung Selatan (lampost.co) — Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan untuk meninjau perkembangan sektor...

Butuh Upaya Kolektif untuk Tingkatkan Peran Perempuan di Bidang Politik

Butuh Upaya Kolektif untuk Tingkatkan Peran Perempuan di Bidang Politik

byRicky Marlyand1 others
13/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk merealisasikan sejumlah kebijakan dan langkah afirmasi yang ada, dalam upaya...

Pembinaan Peternak Sapi Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Pembinaan Peternak Sapi Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

byMustaan
11/02/2026

Lampung Selatan (Lampost.co) — Penguatan ketahanan pangan berbasis protein hewani terus begerak di Lampung. Salah satunya PT Juang Jaya Abdi...

Berita Terbaru

Persik vs PSIM
Bola

Drama Empat Gol di Gresik, Persik Kediri dan PSIM Yogyakarta Berbagi Poin

byIsnovan Djamaludin
13/02/2026

Gresik (Lampost.co)—Pertandingan sengit pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 yang mempertemukan Persik Kediri melawan PSIM Yogyakarta berakhir tanpa pemenang. Bertanding...

Read moreDetails
logo BRI Super League

Pesta Gol di Ternate, Malut United Cukur Persijap Jepara 4-0

13/02/2026
Pementasan Hilang Huma(n) Refleksi Ekologis Jelang Ramadan

Pementasan Hilang Huma(n) Refleksi Ekologis Jelang Ramadan

13/02/2026
Ketua MPR RI Dorong UMKM dan Pariwisata Lampung Selatan, Tol Bakter Perkuat Konektivitas

Ketua MPR RI Dorong UMKM dan Pariwisata Lampung Selatan, Tol Bakter Perkuat Konektivitas

13/02/2026
logo BRI Super League

Gol Dramatis Dusan Mijic Selamatkan Persis Solo

13/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.