• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 18/03/2026 03:34
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Tajuk Lampung Post

Usut Tuntas Megakorupsi

Menyikapi kasus korupsi yang menjadi-jadi itu, warganet membuat klasemen kasus korupsi papan atas di republik ini.

MustaanbyMustaan
07/03/25 - 06:50
in Tajuk Lampung Post
A A
megakorupsi

Ilustrasi pengusutan korupsi (lampost.co)

ADVERTISEMENT

ANGKA kasus korupsi di Indonesia makin menggila. Menyikapi kasus korupsi yang menjadi-jadi itu, warganet membuat klasemen kasus korupsi papan atas di republik ini. Istilah “Klasemen Liga Korupsi Indonesia” belakangan viral di media sosial setelah mencuatnya kasus dugaan megakorupsi yang melibatkan pejabat PT Pertamina Patra Niaga. 

Warganet pun ramai-ramai menyusun peringkat kasus korupsi terbesar di Indonesia berdasarkan nilai kerugian negara. Klasemen ini ibarat tabel dalam dunia sepak bola, tetapi bukan tim sepak bola yang saling bersaing, melainkan skandal korupsi yang membuat negara merugi. 

Kasus ini terjadi akibat pengelolaan ilegal kondensat minyak di Tuban pada 2009-2011 oleh PT Trans-Pacific Petrochemical Indonesia (TPPI), menyebabkan kerugian negara Rp37,8 triliun. 

Setidaknya ada 11 kasus megakorupsi yang masuk dalam Klasemen Liga Korupsi Indonesia. Korupsi Pertamina didapuk menjadi juara usai menggeser singgasana kasus Korupsi PT Timah. Kasus yang ramai diperbincangkan ini menjadi juara klasemen dengan perkiraan kerugian negara mencapai Rp968,5 triliun. Awalnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut kerugian sekitar Rp193,7 triliun, tetapi setelah penyelidikan lebih lanjut, nilainya diperkirakan membengkak mendekati Rp1 kuadriliun. 

Lalu, Korupsi PT Timah. Kasus ini menyeret nama pengusaha Harvey Moeis dengan total kerugian negara mencapai Rp300 triliun. Awalnya, dampak kerugian lingkungan tercatat Rp271 triliun, namun hasil audit menambah angka tersebut. Selanjutnya, Korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Kasus BLBI terjadi sejak krisis moneter 1997. Dana Rp147,7 triliun disalurkan ke 48 bank, tetapi sebagian besar tidak dikembalikan, sehingga negara mengalami kerugian Rp138,44 triliun. 

Kemudian, Korupsi Duta Palma. Pemilik PT Duta Palma Group, Surya Darmadi, terbukti merampas lahan di Riau dan merugikan negara hingga Rp78 triliun. Ia divonis 15 tahun penjara dengan denda Rp1 miliar. Lalu, Korupsi PT TPPI.  Kasus ini terjadi akibat pengelolaan ilegal kondensat minyak di Tuban pada 2009-2011 oleh PT Trans-Pacific Petrochemical Indonesia (TPPI), menyebabkan kerugian negara Rp37,8 triliun. 

Setelah itu, Korupsi PT Asabri. Dana investasi milik prajurit TNI, Polri, dan ASN dimanipulasi dalam transaksi saham dan reksa dana, mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp22,7 triliun. Kemudian, Korupsi PT Jiwasaraya. Kasus Jiwasaraya bermula dari investasi Saving Plan yang bermasalah hingga gagal membayar polis nasabah. Negara mengalami kerugian Rp16,8 triliun akibat skandal ini. 

Selanjutnya, Korupsi Sawit CPO. Pada 2021-2022, terjadi penyalahgunaan izin ekspor minyak sawit mentah (CPO) yang melibatkan pejabat Kementerian Perdagangan dan pengusaha besar. Akibatnya, negara merugi Rp12 triliun. Lalu, Korupsi Garuda Indonesia. Pengadaan pesawat CSJ-1000 dan ATR 72-600 tahun 2011 dilakukan dengan praktik mark-up harga. Mantan Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar, menjadi terdakwa utama. 

Jangan sampai kasus korupsi Pertamina yang merugikan negara dan masyarakat ini berakhir antiklimaks dengan hukuman ringan kepada para pelaku dan belum mampu menyentuh aktor intelektual di balik kasus ini

Kemudian, Korupsi BTS Kominfo. Proyek pembangunan BTS 4G oleh Bakti Kementerian Kominfo bermasalah akibat mark-up harga. Mantan Menteri Kominfo, Johnny G. Plate, menjadi tersangka utama dengan total kerugian negara Rp8 triliun. Terakhir, korupsi Bank Century. Kasus ini berkaitan dengan pemberian dana talangan FPJP kepada Bank Century yang merugikan negara sebesar Rp6,74 triliun.

Istilah Klasemen Liga Korupsi Indonesia dipakai untuk menunjukkan betapa ironisnya kasus korupsi di Indonesia yang sudah seperti ajang kompetisi karena nilai korupsinya yang gila-gilaan.Terutama sejak kasus dugaan korupsi minyak mentah dan produk kilang oleh pejabat PT Pertamina Patra Niaga periode 2018-2023 mencuat. Warganet dibuat syok sebab jumlahnya bisa tembus hingga Rp 968,5 triliun. 

Publik mengapresiasi kejagung yang telah mengungkap kasus ini secara terbuka. Hingga kini, kejagung telah menetapkan sembilan tersangka dan melakukan serangkaian penggeledahan. Di sisi lain, publik perlu juga mengingatkan para hakim di persidangan jangan lembek saat menghukum para koruptor kelas kakap ini. Jangan sampai kasus korupsi Pertamina yang merugikan negara dan masyarakat ini berakhir antiklimaks dengan hukuman ringan kepada para pelaku dan belum mampu menyentuh aktor intelektual di balik kasus ini. Usut tuntas skandal megakorupsi mesti menjadi sorotan publik dan para penegak hukum di Indonesia.

Tags: ahok koar-koar korupsi pertaminaeditorialklasmenkolomLampung Postmegakorupsitajuk
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

dapur tradisi

Segubal, Dapur Tradisi Lampung Menuju Agenda Ketahanan Pangan

byMustaan
26/09/2025

Oleh :Erlina Rufaidah (Guru Besar Ilmu Ekonomi Pertanian Unila) dan Musta'an Basran (Penulis Budaya Lampung) DI tengah riuhnya wacana swasembada...

omon-omon

Pantang Omon Omon Perangi Korupsi

byMustaan
01/07/2025

PRESIDEN Prabowo Subianto mengumumkan “perang total” melawan korupsi saat meresmikan pembangunan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Istana Negara dan bukan...

kabinet

Matahari Kembar Kabinet Pemerintahan Prabowo

byMustaan
02/05/2025

FENOMENA matahari kembar pada kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjadi diskursus politik yang menarik. Istilah ini merujuk pada situasi ketika dua...

Berita Terbaru

para pemain rayo
Bola

Rayo Vallecano Vs Levante Imbang 1-1 lewat Drama Menit Akhir

byIsnovan Djamaludin
18/03/2026

Madrid (Lampost.co)–Rayo Vallecano nyaris menelan kekalahan memalukan di hadapan pendukung sendiri saat menjamu tim papan bawah Levante dalam lanjutan pekan...

Read moreDetails
perayaan gol pemain fiorentina

Cremonese Vs Fiorentina, Emil Audero Kebobolan Empat Gol

18/03/2026
Penyerang Wolves Tolu Arokodare

Drama Kebangkitan Dramatis Wolves atas Brentford

18/03/2026
PTPN I Regional 7 memberangkatkan 80 pemudik gratis dari Bandar Lampung ke Bandung dan Yogyakarta melalui program TJSL.

PTPN I Regional 7 Berangkatkan 80 Pemudik Gratis ke Bandung dan Yogyakarta

18/03/2026
Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri

17/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.