Assassin’s Creed Black Flag Resynced: Bocoran Tanggal Rilis dan Detail Remake Terungkap

Ubisoft resmi mengumumkan jadwal reveal Assassin's Creed Black Flag Resynced. Simak bocoran fitur 4K 60fps, mekanik parkour modern, dan rumor tanggal rilis Juli 2026.

Editor Denny
Rabu, 22 April 2026 19.58 WIB
Assassin’s Creed Black Flag Resynced: Bocoran Tanggal Rilis dan Detail Remake Terungkap
Assassins Creed Black Flag Resynced

Bandar Lampung (Lampost.co) — Ubisoft akhirnya memecah kesunyian mengenai proyek yang selama ini disebut sebagai rahasia terburuk di industri game. Melalui pengumuman resmi di media sosial, raksasa pengembang asal Prancis tersebut mengonfirmasi bahwa Assassin’s Creed Black Flag Resynced akan mendapatkan showcase perdana secara global pada Kamis, 23 April 2026.

Edisi Resynced ini bukan sekadar remaster visual biasa, melainkan sebuah remake substansial yang dibangun kembali untuk memaksimalkan kemampuan konsol generasi terbaru dan PC high-end tahun 2026.

Jadwal Reveal Global dan Rumor Tanggal Rilis

Showcase bertajuk Worldwide Reveal Showcase dijadwalkan berlangsung besok malam, 23 April 2026, pukul 23.00 WIB. Meskipun Ubisoft belum memberikan tanggal rilis resmi, bocoran dari orang dalam industri, Tom Henderson, menyebutkan bahwa gim ini siap berlayar pada 9 Juli 2026.

Jika rumor ini akurat, jeda antara pengumuman resmi dan perilisan tergolong sangat singkat, menunjukkan bahwa pengembangan di bawah bendera Vantage Studios—anak perusahaan baru Ubisoft—sudah mencapai tahap akhir.

Peningkatan Teknis: 4K 60 FPS dan Transisi Tanpa Loading

Sebagai tajuk utama dalam lini teknologi, Black Flag Resynced menjanjikan kualitas visual yang setara dengan Assassin’s Creed Shadows yang dirilis tahun lalu. Berikut adalah beberapa peningkatan teknis yang telah dikonfirmasi melalui bocoran presentasi media:

  • Resolusi Native 4K dengan performa stabil 60fps di konsol.
  • Transisi Seamless: Tidak ada lagi layar loading saat berpindah dari kapal Jackdaw ke daratan atau saat melakukan boarding ke kapal musuh.
  • Sistem Parkour Modern: Mekanik pergerakan Edward Kenway diperbarui agar lebih luwes, mengadopsi kontrol responsif dari entri terbaru seri Assassin’s Creed.
  • Bukan Game RPG: Ubisoft menekankan bahwa Resynced tetap menjaga akar aksinya dan tidak akan berubah menjadi gim action-RPG berbasis loot.

Konten yang Dihapus dan Tambahan Cerita Baru

Namun, kabar ini datang dengan catatan bagi para penggemar lama. Berdasarkan informasi yang beredar, Assassin’s Creed Black Flag Resynced akan difokuskan sebagai pengalaman solo murni. Ini berarti mode multiplayer yang ikonik dari versi 2013 kemungkinan besar akan ditiadakan.

Selain itu, DLC Freedom Cry yang menceritakan kisah Adewalé dilaporkan tidak akan disertakan dalam paket peluncuran utama. Sebagai gantinya, Ubisoft dikabarkan menambah konten cerita baru yang memperdalam latar belakang Edward Kenway sebelum ia mendarat di Karibia. Serta menghilangkan beberapa misi pengintaian (tailing missions) yang sering dikritik pada versi orisinalnya.

Vantage Studios: Kembalinya Tim Orisinal

Antusiasme penggemar semakin memuncak karena proyek ini dipimpin oleh Jean Guesdon. Sutradara kreatif di balik versi orisinal Black Flag dan Assassin’s Creed Origins. Kembalinya para veteran ini ke Vantage Studios memberikan harapan besar. Bahwa identitas bajak laut yang membuat gim ini dicintai tetap terjaga meski mendapatkan rombakan teknologi total.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI