Bandar Lampung (Lampost.co) — Apple sedang mengembangkan chatbot canggih yang bakal mampu menyaingi ChatGPT dan berbagai layanan kecerdasan buatan lainnya. Proyek itu menunjukkan keseriusan Apple dalam masuk lebih dalam ke persaingan dunia AI global.
Mengutip laporan Engadget dan Bloomberg, Apple membentuk tim khusus bernama Answers, Knowledge, and Information sejak awal 2025. Tim itu fokus menciptakan pengalaman pencarian pintar berbasis AI yang mirip dengan ChatGPT.
Mereka bertugas menghadirkan fitur AI pencarian yang mampu menjelajah web, memberikan jawaban, serta mendukung produk Apple seperti Siri, Spotlight, dan Safari.
Chatbot Apple Lebih Ringan dari ChatGPT
Sumber menyebutkan Apple tidak berniat membuat chatbot yang terlalu kompleks. Sebaliknya, mereka ingin menciptakan AI yang sederhana, efisien, dan terintegrasi langsung dengan ekosistem Apple.
Hal itu mencerminkan strategi Apple yang ingin memberikan pengalaman pengguna yang konsisten tanpa meninggalkan desain intuitif khas mereka.
Pengembangan proyek chatbot itu dipimpin Robby Walker, sosok yang sebelumnya mengelola Siri. Ia membawa pengalamannya dalam pengembangan asisten virtual untuk mengarahkan tim AI baru ini.
Apple juga membuka lowongan kerja untuk mencari talenta baru, terutama yang memiliki pengalaman dalam pengembangan algoritma pencarian dan search engine.
Apple Lambat di AI
Meski kini tampak serius, Apple sebelumnya terkesan lambat dalam mengadopsi AI generatif. Pada 2024, mereka justru memilih bermitra dengan OpenAI untuk menyuntikkan teknologi ChatGPT ke Siri.
Namun, pada 2025, Apple mulai menunjukkan perubahan strategi besar. Mereka menyadari urgensi untuk membangun solusi AI internal secara mandiri demi masa depan teknologi Apple Intelligence.
Peluncuran Siri Baru Mundur ke 2026
Apple sempat mengumumkan penundaan peluncuran Siri versi terbaru, yang awalnya pada tahun ini. Versi baru Siri tersebut akan menyertakan integrasi penuh dengan AI dan rencananya rilis pada 2026.
Langkah itu memberi waktu lebih panjang bagi tim pengembang untuk menyempurnakan fitur-fitur baru, termasuk teknologi chatbot internal.
Apple Terbuka Akuisisi Demi Kejar AI
CEO Apple, Tim Cook, dalam laporan keuangan kuartal ketiga 2025, menyatakan Apple terbuka pada akuisisi perusahaan lain guna mempercepat pengembangan AI.
Pernyataan itu menjadi sinyal kuat Apple tidak ingin tertinggal dari kompetitornya, seperti Google, Microsoft, maupun Meta yang lebih dulu terjun ke dunia AI generatif.
Terbentuknya tim Answers dan rencana integrasi AI ke berbagai produk menunjukkan Apple berkomitmen besar untuk memimpin masa depan kecerdasan buatan yang aman, efisien, dan menyatu dengan ekosistemnya.