Bandar Lampung (Lampost.co) — Kabar gembira bagi para penggemar gim kotak-kotak legendaris. Mojang Studios secara resmi mengumumkan langkah revolusioner untuk Minecraft Java Edition pada Februari 2026. Versi orisinal gim ini akan meninggalkan sistem render grafis lama, OpenGL, dan beralih sepenuhnya ke Vulkan API.
Transformasi Visual dan Performa
Langkah ini diambil Mojang untuk memodernisasi infrastruktur teknis Minecraft yang telah bertahan selama belasan tahun. Penggunaan Vulkan API diprediksi akan membawa peningkatan performa yang signifikan, terutama dalam pemanfaatan prosesor multi-core dan pengurangan beban kerja CPU (overhead).
Selain performa yang lebih stabil, transisi ini menjadi pintu masuk bagi fitur Vibrant Visuals ke versi Java. Sebelumnya, fitur ini merupakan eksklusivitas di versi Bedrock. Dengan Vibrant Visuals, pemain akan menikmati sistem pencahayaan yang lebih realistis, bayangan matahari yang dinamis, hingga pantulan air yang jauh lebih memukau tanpa perlu bergantung sepenuhnya pada mod pihak ketiga.
Mengapa Pindah ke Vulkan?
Ada alasan krusial di balik keputusan ini, salah satunya adalah dukungan perangkat keras. Sistem OpenGL yang sudah ada sejak era 90-an kini mulai ditinggalkan, terutama oleh Apple pada perangkat macOS. Dengan beralih ke Vulkan, Minecraft Java Edition dipastikan tetap bisa dimainkan dengan lancar di Windows, Linux, maupun macOS (melalui lapisan translasi) di masa depan.
Mojang juga menegaskan bahwa Vulkan memungkinkan pengembang untuk mengimplementasikan teknologi grafis modern lainnya, seperti ray-tracing yang lebih optimal dan efek pasca-pemrosesan yang lebih canggih yang selama ini sulit dicapai dengan OpenGL yang menua.
Jadwal Rilis dan Tahapan Uji Coba
Pihak Mojang Studios telah menyusun jadwal rilis yang terukur untuk memastikan transisi berjalan mulus:
- Musim Panas 2026: Versi uji coba atau snapshot pertama dengan dukungan Vulkan akan dirilis. Pada tahap ini, pemain diberikan opsi untuk memilih antara OpenGL atau Vulkan melalui menu pengaturan grafis.
- Musim Gugur 2026: Fokus pada perbaikan stabilitas, optimalisasi performa, dan pengujian kompatibilitas mod dalam skala yang lebih luas.
- Awal 2027: OpenGL direncanakan akan mulai dipensiunkan secara permanen seiring dengan peluncuran pembaruan final Vibrant Visuals.
Tantangan bagi Komunitas Modder
Meskipun membawa angin segar bagi visual gim, perubahan arsitektur ini menjadi tantangan besar bagi para kreator mod. Sebagian besar mod grafis dan shader populer saat ini dibangun di atas basis OpenGL. Mojang menyadari hal ini dan telah membuka saluran diskusi khusus di Discord serta menyediakan dokumentasi teknis mendalam untuk membantu para modder melakukan migrasi ke Vulkan API.
Spesifikasi Minimum Akan Diperbarui
Penting bagi pemain untuk memperhatikan spesifikasi perangkat keras mereka. Transisi ke Vulkan API versi 1.2 kemungkinan besar akan mengubah syarat minimum kartu grafis (GPU). GPU yang berusia lebih dari 10 tahun (rilisan sebelum era Kepler atau GCN) mungkin akan kesulitan atau tidak lagi mendukung jalannya Minecraft Java Edition versi terbaru di masa mendatang.
Para pemain disarankan untuk mulai mengecek kecocokan perangkat mereka sebelum fase snapshot dimulai pada pertengahan tahun ini untuk tetap bisa menikmati petualangan di dunia Minecraft yang lebih hidup dan berwarna.







