• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 05/03/2026 12:03
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Olahraga Bola

Dua Pemain Diaspora Bisa Jadi Amunisi Tambahan di Babak Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026

Kehadiran Jens Raven dan Mauro Zijlstra bisa menjadi solusi bagi lini serang Timnas Indonesia yang membutuhkan penyegaran dengan gaya bermain berbeda yang bisa menambah variasi taktik bagi Patrick Kluivert.

Muharram Candra LuginabyMuharram Candra Lugina
21/07/25 - 07:00
in Bola, Olahraga
A A
Dua Pemain Diaspora Bisa Jadi Amunisi Tambahan di Babak Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026

Dari kiri ke kanan Jens Raven (Instagram jensraven9) dan Mauro Zijlstra (Instagram Maurozijlstra)

Jakarta (Lampost.co) — Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, tengah mempersiapkan langkah strategis menghadapi babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dua pemain diaspora yang tengah bersinar di luar negeri, bisa menjadi amunisi tambahan mengingat Arab Saudi dan Irak yang akan menjadi lawan di Grup B bukanlah lawan yang enteng.

Poin Penting:

  • Cedera Ole Romeny membuat Timnas Indonesia membutuhkan amunisi baru di lini depan.

  • Dua pemain diaspora berpotensi masuk skuad, yakni dua penyerang muda, Jens Raven dan Mauro Zijlstra.

  • Kedua pemain tersebut dapat membawa nuansa baru di lini depan timnas dan menjadi bagian dari regenerasi menuju Piala Dunia 2026.

Setidaknya, dua pemain diaspora berdarah Indonesia yang sedang menjadi sorotan adalah Jens Raven dan Mauro Zijlstra. Keduanya dianggap memiliki potensi besar untuk memberikan dimensi baru dalam permainan timnas, baik dari segi taktik maupun kedalaman skuad dan menjadi amunisi tambahan di lini depan.

Butuh Tambahan Kekuatan

Indonesia lolos ke putaran keempat setelah tampil mengejutkan dalam laga sebelumnya. Namun, selanjutnya akan menghadapi dua lawan berat, yakni Arab Saudi dan Irak, di babak berikutnya. Kluivert pastinya harus menurunkan skuad terbaik jika ingin menjaga asa menuju pentas dunia untuk pertama kalinya.

Baca juga: Nama Lamine Yamal Disebut Erick Thohir Saat Bahas Naturalisasi Mauro Zijlstra

Salah satu opsi yang realistis adalah dengan memaksimalkan potensi pemain keturunan Indonesia yang sedang berkembang pesat di luar negeri. Selain memberi tambahan kualitas teknis, mereka juga menambah variasi taktik yang dibutuhkan Kluivert untuk menghadapi tim-tim kuat Asia.

Jens Raven: Mesin Gol yang Siap Unjuk Gigi

Nama pertama yang layak masuk daftar adalah Jens Raven, penyerang muda berusia 19 tahun yang baru saja bergabung dengan Bali United. Raven mencuri perhatian saat tampil impresif bersama Timnas Indonesia U-23 dalam ajang Piala AFF U-23 2025. Enam gol ke gawang Brunei Darussalam menjadi bukti insting tajamnya sebagai predator di kotak penalti lawan.

Dia memang belum memiliki pengalaman di tim senior. Namun, keputusan bergabung Bali United di kompetisi Super League 2025/2026 bisa menjadi batu loncatan penting bagi Raven. Dia berpeluang mendapat panggilan ke timnas senior, jika mampu menjaga konsistensi dan beradaptasi cepat di kompetisi profesional.

“Selain teknik mumpuni, Jens Raven juga punya mental bertanding yang matang untuk ukuran pemain muda. Itu menjadi modal besar bagi dia,” ujar salah satu pengamat sepak bola nasional.

Mauro Zijlstra: Predator Lini Depan 

Nama lain yang santer disebut-sebut sebagai calon naturalisasi berikutnya adalah Mauro Zijlstra, penyerang berusia 20 tahun yang saat ini bermain untuk FC Volendam di Belanda. Dengan tinggi badan mencapai 188 cm, Zijlstra memiliki postur ideal untuk bertarung di lini depan, terutama dalam duel udara dan fisik melawan bek-bek lawan.

Performa Zijlstra di level U-21 Volendam juga terbilang impresif. Ia mencetak 17 gol dari 21 pertandingan sebelum promosi ke tim utama. Jika proses naturalisasi berjalan lancar, Zijlstra bisa menjadi opsi segar dan kekuatan tambahan bagi lini depan Timnas, menyusul cedera Ole Romeny dalam ajang Piala Presiden 2025.

“Mauro adalah tipe striker klasik yang bisa memberi warna berbeda bagi serangan Timnas. Finishing-nya tajam, dan dia tahu kapan harus membuka ruang,” kata pelatih lokal yang memantau perkembangan pemain diaspora.

Promosi Pemain Muda atau Tambah Naturalisasi?

Dilema kini ada di tangan Kluivert. Apakah akan mempromosikan pemain muda seperti Raven yang sedang berkembang, atau lebih memilih striker yang sudah matang seperti Zijlstra yang siap tempur? Keputusan ini bukan hanya soal teknis, tapi juga strategi jangka panjang membangun skuad yang solid dan kompetitif.

PSSI dan tim pelatih masih memiliki waktu untuk mengevaluasi dan mengamati performa para calon pemain mengingat kualifikasi babak keempat mulai Oktober 2025. Dalam kondisi ideal, keduanya—Raven dan Zijlstra—bisa menjadi amunisi tambahan skuad Garuda untuk menciptakan kombinasi muda dan pengalaman yang solid.

Tags: Bali UnitedJens RavenKualifikasi Piala Dunia 2026 Zona AsiaMauro ZijlstraNaturalisasiPatrick KluivertPemain diaspora Timnas Indonesiapemain keturunan IndonesiaSkuad Timnas Indonesia 2025Timnas Indonesia
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Penyerang Strasbourg, Joaquin Panichelli

Strasbourg Tekuk Reims 2-1 dan Lolos ke Semifinal Piala Prancis 2026

byIsnovan Djamaludin
04/03/2026

Strasbourg (Lampost.co)–RC Strasbourg sukses melangkah ke babak semifinal Piala Prancis atau Coupe de France 2026 setelah menumbangkan perlawanan sengit Stade...

logo piala belanda

Kejutan di De Goffert, NEC Nijmegen Depak PSV Eindhoven dari KNVB Cup 2026

byIsnovan Djamaludin
04/03/2026

Nijmegen (Lampost.co)–Stadion De Goffert menjadi saksi bisu runtuhnya dominasi PSV Eindhoven di kancah domestik. Dalam laga semifinal KNVB Cup yang...

Logo Liga Primer Inggris. (Dok. Tagthebird)

Bournemouth Vs Brentford Berakhir tanpa Gol di Vitality Stadium, Persaingan Zona Eropa Memanas

byIsnovan Djamaludin
04/03/2026

Bournemouth (Lampost.co)–Duel sengit memperebutkan posisi di zona Eropa antara Bournemouth dan Brentford berakhir tanpa pemenang. Bertanding di Vitality Stadium, Rabu...

Berita Terbaru

Orang Tua Berharap Vaksin HPV Tersalurkan Merata untuk Lindungi Anak
Kesehatan

Orang Tua Berharap Vaksin HPV Tersalurkan Merata untuk Lindungi Anak

byAtikaand1 others
05/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Program imunisasi Human Papillomavirus (HPV) sekolah mendapat sambutan positif dari para orang tua. Mereka berharap vaksin...

Read moreDetails
Dinkes Lampung Gencarkan Imunisasi HPV di Sekolah

Dinkes Lampung Gencarkan Imunisasi HPV di Sekolah

05/03/2026
BKKBN Lampung Gencarkan Deteksi Dini Kanker Serviks

BKKBN Lampung Gencarkan Deteksi Dini Kanker Serviks

05/03/2026
Masjid Agung Al Furqon dekat Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung cerah berawan. (FOTO: Lampost.co / Triyadi Isworo)

Kamis, 5 Maret 2026, Lampung Berawan Waspada Hujan

05/03/2026
Kemunculan Kasus Campak Efek Penurunan Imunisasi saat Pandemi Covid-19

Kemunculan Kasus Campak Efek Penurunan Imunisasi saat Pandemi Covid-19

04/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.