• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 21/02/2026 01:12
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Teknologi

Azure Microsoft Disorot: Kontrak IDF Bocor

Bagi dunia teknologi, kontroversi ini menjadi refleksi mendalam. Cloud computing memang membuka peluang besar. Namun, tanpa kontrol yang ketat, teknologi justru bisa menjadi senjata.

Denny ZYbyDenny ZY
24/08/25 - 15:38
in Teknologi
A A
Azure Microsoft IDF

Bandar Lampung (Lampost.co) — Nama besar Azure Microsoft tengah berada di pusaran kontroversi. Investigasi The Guardian mengungkap bahwa layanan cloud computing andalan Microsoft itu diduga digunakan oleh Israel Defence Forces (IDF), khususnya Unit 8200, untuk menyimpan dan menganalisis jutaan rekaman panggilan warga Palestina setiap jamnya.

Temuan ini mengejutkan publik. Selama ini Azure dipandang sebagai platform inovatif untuk membangun, mengelola, dan menerapkan aplikasi modern. Namun, informasi terbaru membuat reputasi itu terguncang karena menyinggung isu kemanusiaan.

Azure dan Dugaan Pengawasan Palestina

Laporan investigasi menyebutkan bahwa Unit 8200 memiliki akses khusus ke ruang penyimpanan raksasa di Azure. Teknologi ini digunakan untuk merekam dan menyimpan panggilan telepon dari Gaza serta Tepi Barat dalam jumlah masif. Kapasitas penyimpanan dikabarkan mencapai skala petabyte, memungkinkan mereka menyimpan hingga satu juta panggilan setiap jamnya.

Data yang terkumpul tidak hanya menjadi arsip digital. Menurut sumber investigasi, data itu berpotensi digunakan sebagai dasar penentuan target serangan udara. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius tentang bagaimana sebuah produk teknologi global bisa menjadi bagian dari mesin pengawasan militer.

Tanggapan Resmi Microsoft

Microsoft tidak tinggal diam. Perusahaan menegaskan bahwa penggunaan Azure untuk melanggar hak asasi manusia jelas bertentangan dengan terms of service. Walau belum ada bukti langsung bahwa data tersebut untuk menyerang warga sipil, perusahaan memutuskan untuk melakukan review independen.

Dalam langkah cepat, Microsoft menunjuk firma hukum Covington & Burling dan sejumlah peneliti eksternal. Mereka mendapat mandat menelusuri dugaan penyalahgunaan Azure oleh IDF. Target investigasi ini harus transparan agar bisa memulihkan kepercayaan publik dan karyawan.

Pegawai Microsoft Melawan

Di balik dinding kampus Redmond, reaksi karyawan Microsoft sangat keras. Gerakan “No Azure for Apartheid” lahir dari keresahan internal. Banyak pegawai merasa terkhianati karena produk yang mereka kembangkan dengan dedikasi justru untuk operasi militer yang melukai warga sipil.

Protes besar sempat berlangsung di markas Microsoft. Para pekerja menamai sebuah area sebagai “Martyred Palestinian Children’s Plaza” untuk mengenang korban anak-anak Palestina. Turut mewarnai aksi itu, spanduk, mural, hingga pertanyaan tajam kepada CEO Satya Nadella: “Does Our Code Kill Kids?”.

Ketegangan meningkat ketika penangkapan 18 pegawai oleh polisi setelah melakukan aksi simbolis dengan menyiram cat merah ke logo perusahaan. Peristiwa ini menunjukkan bagaimana konflik moral telah memecah ketenangan di internal Microsoft.

Isu Sensor Menambah Luka

Selain penggunaan Azure oleh IDF, masalah lain muncul. Sejumlah laporan menyebut Microsoft membatasi penggunaan kata “Palestine,” “Gaza,” dan “genocide” dalam email internal. Kebijakan sepihak ini sebagai bentuk penyensoran yang membungkam suara pro-Palestina di dalam perusahaan.

Bagi banyak karyawan, sensor ini memperburuk luka. Mereka tidak hanya kecewa pada kontrak dengan IDF, tetapi juga merasa ruang berekspresi di lingkungan kerja ikut tereduksi.

Dampak dan Implikasi Global

Kontroversi Azure Microsoft IDF bukan sekadar persoalan teknis. Ada tiga dampak besar yang kini Microsoft hadapi:

  1. Reputasi Perusahaan – Keraguan terhadap nama baik Microsoft sebagai pemimpin cloud computing. Publik mempertanyakan integritas mereka.

  2. Aspek Hukum – Hasil investigasi independen bisa berujung pada sanksi hukum atau regulasi baru terkait penggunaan teknologi cloud.

  3. Budaya Perusahaan – Ketidakpuasan karyawan menciptakan potensi krisis internal. Bila tidak terkelola, bisa memicu eksodus talenta terbaik.

Kesimpulan

Kasus ini menjadi pengingat bahwa teknologi tidak pernah netral. Azure Microsoft IDF menyoroti bagaimana inovasi digital bisa berubah menjadi alat pengawasan ketika berada di tangan pihak yang salah.

Microsoft kini ditantang untuk membuktikan komitmen pada etika, transparansi, dan hak asasi manusia. Review independen yang sedang berjalan akan menjadi ujian besar: apakah mereka berani memutus kontrak yang melanggar nilai kemanusiaan, atau tetap membiarkan penggunaan teknologi untuk kepentingan militer.

Bagi dunia teknologi, kontroversi ini menjadi refleksi mendalam. Cloud computing memang membuka peluang besar. Namun, tanpa kontrol yang ketat, teknologi justru bisa menjadi senjata.

Tags: AzureAzure Microsoftidfmicrosoft
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Harga RAM 2026

Harga RAM Turun, SSD Naik Tajam di 2026

byDenny ZY
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pasar komponen PC global di awal tahun 2026 menunjukkan dinamika yang mengejutkan. Berdasarkan laporan terbaru per...

Yakuza Kiwami 3

Yakuza Kiwami 3 dan Update Monster Hunter Stories 3 Panaskan 2026

byDenny ZY
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) --  Memasuki pekan ketiga Februari 2026, industri game global diramaikan dengan performa gemilang remake legendaris dari SEGA...

Monster Hunter Stories 3

Capcom Revolusi Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection, Adopsi Mekanik JRPG Modern untuk Kenyamanan Pemain

byDenny ZY
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Capcom secara resmi mengonfirmasi bahwa entri utama ketiga dalam seri JRPG populer mereka, Monster Hunter Stories...

Berita Terbaru

Pangkalan Gas Elpiji Terbakar di Jalan Sultan Agung Bandar Lampung
Bandar Lampung

Pangkalan Gas Elpiji Terbakar di Jalan Sultan Agung Bandar Lampung

byRicky Marly
21/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Terjadi kebakaran hebat melanda sebuah pangkalan gas elpiji di kawasan Jalan Sultan Agung, Kota Sepang, Bandar...

Read moreDetails
Al-Ettifaq vs Al-Fateh

Lewat Drama Tujuh Gol, Al-Ettifaq Kalahkan Al-Fateh di Liga Arab Saudi 2026

20/02/2026
Al-Ahli Saudi vs Al-Najma

Hattrick Ivan Toney Bawa Kemenangan 4-1 Al-Ahli Saudi atas Al-Najma

20/02/2026
Ketersediaan PAUD yang Merata hingga Desa Penting untuk Bangun SDM Berkualitas

Ketersediaan PAUD yang Merata hingga Desa Penting untuk Bangun SDM Berkualitas

20/02/2026
Seorang pekerja sedang mengoperasikan alat excavator untuk mengeruk sedimentasi dalam rangka normalisiasi sungai. Dok/Dinas PU Bandar Lampung

Revitalisasi DAS Kunci Menekan Risiko Banjir di Lampung

20/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.