Bandar Lampung (Lampost.co) — AMD bersama Lenovo resmi menghadirkan rangkaian PC AI terbaru yang ditenagai prosesor AMD Ryzen AI 300 Series. Dalam acara bertajuk Next-Gen Storytelling: AI-Driven Creativity with Ryzen AI, keduanya menegaskan komitmen menghadirkan perangkat komputasi pintar. Perangkat ini efisien, aman, dan mendukung kreativitas generasi muda.
Prosesor AMD Ryzen AI 300 Series
Ryzen AI 300 Series dibangun dengan arsitektur terbaru Zen 5 dan AMD XDNA 2. Prosesor ini menghadirkan NPU bertenaga hingga 55 TOPS, atau tiga kali lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Dengan dukungan hingga 12 core CPU dan 24 thread, prosesor ini siap menunjang multitasking. Selain itu, mendukung gaming dan kreasi konten berat dengan performa cepat.
Dua varian tertinggi adalah:
-
AMD Ryzen AI 9 HX 370 – 12 core (4 Zen 5 + 8 Zen 5c), 24 thread, base clock hingga 5,1 GHz, GPU Radeon 890M, ditujukan untuk laptop premium kelas atas.
-
AMD Ryzen AI 9 365 – 10 core (4 Zen 5 + 6 Zen 5c), 20 thread, base clock hingga 5,0 GHz, GPU Radeon 880M, dirancang untuk laptop tipis dengan performa AI optimal.
Dengan grafis terintegrasi Radeon 800M Series berbasis RDNA 3.5, keduanya mampu menghadirkan pengalaman gaming setara konsol. Pengalaman ini mencakup frame rate tinggi dan latensi rendah.
Laptop Lenovo Berbasis Ryzen AI
Sebagai mitra utama AMD, Lenovo memperkenalkan dua laptop premium dengan prosesor terbaru ini:
-
Lenovo Yoga Pro – Layar OLED PureSight Pro 2.8K 14,5 inci dengan refresh rate adaptif 120Hz, sertifikasi TÜV, dan desain tipis premium. Laptop ini cocok untuk kreator profesional, dengan harga mulai Rp21.999.000.
-
Lenovo IdeaPad – Menyasar pengguna mobile, hadir dengan layar hingga OLED 2.8K, fitur Windows Hello, baterai tahan lama, serta Rapid Charge Boost. Harga dibanderol mulai Rp12.999.000.
Optimalisasi Aplikasi Kreatif
AMD juga bekerja sama dengan CyberLink untuk mengoptimalkan software editing seperti PowerDirector 365. Dengan Ryzen AI, efek berat seperti AI Body Effects dapat diproses langsung oleh NPU. Hal ini memungkinkan CPU dan GPU bisa fokus pada tugas lain, mempercepat workflow kreator.
Kolaborasi AMD, Lenovo, dan Microsoft ini menegaskan arah masa depan komputasi: PC AI bertenaga, intuitif, dan adaptif terhadap kebutuhan kerja, hiburan, maupun kreativitas.








