• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 29/11/2025 21:43
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa kesiapan daerah tidak hanya berfokus pada penanganan darurat. Tetapi juga mencakup pencegahan dan mitigasi jangka panjang.

Ricky MarlyAtikabyRicky MarlyandAtika
29/09/25 - 17:45
in Lampung
A A
BPBD Bandar Lampung Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana

Ilustrasi bencana alam. (dok. Google)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyiapkan serangkaian langkah antisipasi untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir.

Prediksinya banjir akan meningkat pada musim hujan Oktober 2025 hingga awal 2026 mendatang.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa kesiapan daerah tidak hanya berfokus pada penanganan darurat. Tetapi juga mencakup pencegahan dan mitigasi jangka panjang.

Baca Juga:

Penanganan Banjir Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

 

“Kita ingin Lampung benar-benar siaga, baik dalam manajemen darurat maupun penguatan sistem pencegahan sejak dini,” kata Jihan Nurlela, Senin, 29 September 2025.

Sepanjang Januari hingga September 2025, tercatat 119 peristiwa banjir dan 41 kejadian longsor terjadi di berbagai wilayah di Lampung.

Angka ini, kata Jihan, jauh lebih tinggi dari pada tahun sebelumnya sehingga perlu langkah-langkah strategis agar kerugian serupa tidak terulang.

Menurutnya, salah satu upaya penting adalah pengelolaan tata air secara terpadu. Upaya ini mulai dari pemanfaatan pompa mobile, optimalisasi pintu air dan waduk, hingga pembangunan sumur resapan di titik rawan.

Evaluasi drainase, normalisasi sungai, serta inspeksi infrastruktur pengendali banjir juga akan Pemprov perkuat bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Selain itu, Pemprov Lampung juga mendorong pemanfaatan sistem peringatan dini berbasis data BMKG yang terintegrasi dengan aplikasi Lampung-In.

Hal ini diharapkan dapat mempercepat respon daerah dalam menghadapi curah hujan yang ekstrem.

“Kegiatan normalisasi saluran air tidak boleh menunggu bencana. Semua harus dilakukan sebelum debit tinggi datang,” tegas Jihan.

Untuk langkah jangka pendek, Pemprov menyiapkan posko siaga, edukasi masyarakat, dan koordinasi lintas sektor.

 

Penanganan Pascabencana

Sedangkan dalam penanganan pascabencana, pemerintah akan menyalurkan bantuan logistik, layanan kesehatan, serta program rehabilitasi sosial.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung juga sudah menyiapkan pompa air, paket sembako, hingga peralatan kebersihan bagi wilayah terdampak.

Pemerintah kabupaten/kota pun agar segera mengajukan e-proposal rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur yang rusak. Upaya ini agar proses pemulihan bisa lebih cepat dengan dukungan pemerintah pusat.

Dinas Kesehatan bersama Dinas Sosial memastikan ketersediaan obat-obatan, kesiapan puskesmas dan rumah sakit, jalur evakuasi, serta pemantauan penyakit pascabanjir.

“Penanganan banjir bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi perlu sinergi semua pihak. Dengan kolaborasi dan strategi terpadu, dampak sosial maupun ekonomi dari bencana banjir bisa ditekan semaksimal mungkin,” tutup Jihan.

Tags: BANJIRbencana hidrometeorologiBMKGBPBDdrainaseLampung-Inlongsormusim hujannormalisasi sungaipemprov lampung
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

teaching factory SMKN 4(1)

39 SMK di Lampung Sudah Jadi BLUD

byIsnovan Djamaludinand1 others
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co)—Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Provinsi Lampung terus mendorong percepatan transformasi sekolah, khususnya sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri, dari...

Kadisdikbud

Disdikbud Lampung Dorong Transformasi Semua SMK Jadi BLUD

byIsnovan Djamaludinand1 others
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co)—Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung menargetkan seluruh SMK negeri di daerah tersebut dapat bertransformasi menjadi Badan Layanan...

Dua warga Kabupaten Lampung Tengah, Melia dan Nova Anita Sari melaporkan dugaan investasi bodong dalam penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dok. Lampost.co

Tertarik Investasi MBG, Malah Tertipu Rp 400 Juta

byTriyadi Isworoand1 others
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) — Setelah menanamkan modal investasi hingga Rp 400 juta untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dua warga...

Berita Terbaru

teaching factory SMKN 4(1)
Humaniora

39 SMK di Lampung Sudah Jadi BLUD

byIsnovan Djamaludinand1 others
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co)—Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Provinsi Lampung terus mendorong percepatan transformasi sekolah, khususnya sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri, dari...

Read moreDetails
Penyaluran bantuan sosial (Bansos) program sembako untuk 15.578 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.(Foto:Dok/Lampost.co)

Bansos untuk Warga Lampung pada 2025 Tembus Rp22,96 Triliun, Ini Daerah Penerima Terbesar

29/11/2025
Desa Simpang Mesuji mulai lakukan pembangunan fisik tahun 2024. dengan menggunakan anggaran dana desa (Foto:Lampost/Ridwan Anas)

Penyaluran Dana Desa Lampung 2025 Tembus Rp1,95 Triliun, Ini Rincian per Kabupaten

29/11/2025
Kadisdikbud

Disdikbud Lampung Dorong Transformasi Semua SMK Jadi BLUD

29/11/2025
Pelatihan ISO 9001 BSPI Bandar Lampung[1]

BSPJI Bandar Lampung Tingkatkan Kompetensi Industri lewat Pelatihan ISO 9001:2015

29/11/2025
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.