Bandar Lampung (Lampost.co) — Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (Apimsa) resmi memperluas kiprahnya di Provinsi Lampung dengan melantik 52 pengurus wilayah untuk masa bakti perdana.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi penguatan pelaku UMKM di daerah. Hal ini mengingat Apimsa baru berusia satu tahun dan Lampung menjadi provinsi pertama yang membentuk kepengurusan resmi.
Ketua Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (Apimsa) Lampung, Uswatun Hasanah, mengatakan bahwa kehadiran Apimsa di Lampung bertujuan menjadi wadah bagi pelaku UMKM dari berbagai sektor. Upaya ini agar UMKM dapat berkembang lebih terarah dan berdaya saing.
“Apimsa ini memang baru, dan Provinsi Lampung menjadi yang pertama membentuk kepengurusan wilayah. Hari ini saya dilantik sebagai Ketua Pengurus Wilayah, dan selanjutnya kami akan melantik kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota,” ujar Uswatun, Jumat, 28 November 2025.
Ia menjelaskan bahwa Apimsa menaungi berbagai bidang usaha, mulai dari perdagangan, perindustrian, jasa, kecantikan, hingga sektor potensial lain yang akan disesuaikan dengan karakter daerah masing-masing.
“Di tiap wilayah, sektor yang dikembangkan bisa disesuaikan. Misalnya daerah tambang, nanti akan ada bidang pertambangan. Intinya Apimsa mencakup semua sektor UMKM di Indonesia, khususnya Lampung,” tambahnya.
Naik Kelas
Uswatun juga menegaskan bahwa dukungan pemerintah terhadap Apimsa sejauh ini sangat kuat. Misalnya Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim yang aktif mendorong UMKM Lampung untuk naik kelas. Serta mampu bersaing hingga tingkat internasional.
“Pemerintah sangat support. Sehingga mendorong agar UMKM di Provinsi Lampung ini bisa bersinergi dengan para pengusaha dan berkembang lebih maju. Bahkan sampai ke level internasional,” jelasnya.
Pada tahap berikutnya, Apimsa Lampung akan membentuk kepengurusan di 15 kabupaten/kota, sebelum di perluas hingga tingkat kecamatan.
Uswatun juga menilai bahwa banyak sektor UMKM Lampung yang potensial untuk dikembangkan. Salah satunya yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di canangkan pemerintah pusat.
“Program ini membuka peluang besar bagi UMKM. Kami dari Apimsa Lampung akan menggandeng GAPMB (Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia) untuk melibatkan UMKM di daerah masing-masing, seperti pengusaha kue, roti, dan lainnya,” paparnya.
Ia melanjutkan, dengan menandai di mulainya gerak strategis organisasi ini di harapkan dapat memperluas peran dan kontribusi bagi kemajuan UMKM di Provinsi Lampung.








