Jakarta (lampost.co) – Perseteruan hak asuh anak antara Inara Rusli dan Virgoun kini memasuki babak baru yang sangat mengkhawatirkan. Inara Rusli mengungkapkan bahwa kondisi fisik serta mental ketiga buah hatinya terus mengalami penurunan secara signifikan. Melalui kuasa hukumnya, Inara menyoroti lingkungan rumah mantan suaminya yang dinilai sangat tidak sehat bagi anak-anak.
Poin Penting
- Masalah Kesehatan: Anak-anak Inara mengalami batuk kronis akibat paparan asap rokok di rumah Virgoun.
- Kondisi Psikis: Hasil psikotes menunjukkan penurunan kesehatan mental anak akibat konflik yang berkepanjangan.
- Permintaan Jemput: Terdapat bukti video anak-anak meminta Inara Rusli segera menjemput mereka pulang.
- Laporan Komnas PA: Inara melaporkan dugaan pengambilan paksa anak yang terjadi sejak November tahun lalu.
Bahaya Asap Rokok di Rumah Virgoun
Kuasa hukum Inara Rusli, Herlina, memaparkan fakta mengejutkan terkait kesehatan pernapasan anak-anak tersebut saat konferensi pers. Ia menyebutkan bahwa anak-anak terpapar asap rokok secara terus-menerus selama berada di kediaman ayahnya.
“Anak-anak sudah batuk selama hampir sebulan dan tidak sembuh-sembuh dikarenakan terpapar asap rokok dari orang-orang yang berada di rumah tersebut, yang hampir semuanya itu merokok aktif,” ucap Herlina.
Anak-Anak Meminta Segera Dijemput
Selain masalah kesehatan fisik, kondisi psikis anak-anak juga menjadi alasan kuat Inara untuk mengambil tindakan tegas. Tim kuasa hukum menunjukkan bukti rekaman video yang memperlihatkan kerinduan anak-anak kepada ibunya secara terang-terangan.
“Anak-anaknya, yang saya terima videonya, memang mereka juga, pastilah yang namanya anak, minta pulang. ‘Mami, tolong jemput, kapan mau dijemput?’ seperti itu. Artinya, anak itu sudah minta dijemput,” ungkap Daru Quthny.
Inara sebelumnya telah melaporkan dugaan pengambilan paksa anak ke Komnas Perlindungan Anak pada Januari silam. Meskipun pengadilan memberikan hak asuh kepada Inara, Virgoun kabarnya masih enggan menyerahkan anak-anak tersebut segera. Komnas PA berencana memanggil Virgoun untuk memberikan klarifikasi serta memediasi kedua belah pihak demi kepentingan anak.








