Jakarta (Lampost.co) – Grup musik fenomenal BTS segera menggelar pertunjukan besar di Gwanghwamun Square, Seoul, Korea Selatan. Acara spesial dalam rangka comeback ini memicu persiapan keamanan ekstra ketat dari otoritas setempat. Polisi memprediksi ratusan ribu penggemar akan memadati lokasi tersebut untuk menyaksikan sang idola.
Poin Penting
- BTS akan menggelar konser comeback besar di Gwanghwamun Square, Seoul.
- Polisi Metropolitan Seoul membentuk satgas khusus untuk mengelola 260.000 penonton.
- Petugas membagi area konser menjadi 15 sektor dengan pengawasan perwira senior.
- Tim anti-teror melakukan penyisiran bahan peledak dan pengawasan siber 24 jam.
- Polisi menindak tegas pelaku tiket ilegal yang menggunakan program makro.
Satgas Khusus Antisipasi Ratusan Ribu Penonton
Kepala Kepolisian Metropolitan Seoul, Park Jeong-bo, telah membentuk satuan tugas khusus untuk mengawal jalannya acara. Tim ini berada di bawah kendali langsung Wakil Kepala Badan Kepolisian bidang keselamatan publik. Polisi memperkirakan jumlah massa mencapai angka yang sangat fantastis.
“Kami melakukan persiapan dengan asumsi bahwa jumlah maksimum massa akan hadir,” ujar Park Jeong-bo.
Otoritas memprediksi sekitar 230.000 hingga 260.000 orang akan membanjiri area dari Woldae hingga Istana Deoksu. Oleh karena itu, polisi membagi lokasi menjadi empat zona kepadatan yang sangat terperinci. Setiap sektor mendapatkan pengawasan ketat dari perwira berpangkat senior guna mengendalikan arus kerumunan.
Pengerahan Tim Anti-Teror dan Pengawasan Siber
Selain mengatur lalu lintas massa, polisi juga mewaspadai potensi ancaman kekerasan atau serangan teror. Kepolisian mengerahkan 13 tim kejahatan kekerasan dari sembilan kantor polisi berbeda ke lokasi konser. Satuan polisi khusus akan memeriksa bahan peledak dan memantau individu mencurigakan sejak dini.
Selanjutnya, tim investigasi siber melakukan pengawasan daring selama 24 jam penuh untuk mendeteksi pesan ancaman. Polisi juga menindak tegas pengguna program makro yang mencoba memesan tiket secara ilegal. Langkah ini bertujuan untuk melindungi keadilan sistem penjualan tiket bagi seluruh penggemar.
Tanggung Jawab Keamanan Agensi HYBE
Agensi HYBE selaku penyelenggara telah menyiapkan sebanyak 3.553 personel keamanan internal untuk membantu tugas kepolisian. Meskipun demikian, polisi meminta HYBE menambah jumlah personel sesuai prinsip tanggung jawab penyelenggara. Hal ini sangat penting karena kerumunan besar berpotensi meluber hingga ke area jalan raya utama.
“Tergantung pada kondisi di lapangan, kami dapat meminta tambahan personel keamanan. Kerumunan besar bisa meluber ke jalan raya, sehingga persiapan menyeluruh diperlukan demi melindungi keselamatan publik,” ujarnya.







