Jakarta (Lampost.co) – Aktris Nia Ramadhani baru saja meluapkan amarahnya terkait rumor miring yang menimpa rumah tangganya bersama Ardi Bakrie. Meskipun telah membantah kabar burung tersebut, namun penyebaran informasi palsu tetap berlanjut di media sosial. Kini, Nia sangat mengkhawatirkan kondisi mental anak-anaknya yang terdampak langsung oleh isu tidak benar itu.
Poin Penting
- Nia Ramadhani membantah keras isu perceraian dengan Ardi Bakrie.
- Berita bohong tersebut berdampak buruk pada psikologis dan mental anak-anak.
- Anak-anak Nia Ramadhani sempat menangis akibat mendengar rumor orang tuanya berpisah.
- Nia mengecam penyebar hoaks yang telah memutarbalikkan fakta tentang keluarganya.
- Sang aktris meminta publik lebih bijak sebelum menyebarkan narasi tanpa bukti sah.
Nia Ramadhani Tegaskan Rumah Tangga Sangat Harmonis
Melalui unggahan di media sosial, Nia memastikan bahwa hubungan pernikahannya dengan Ardi Bakrie baik-baik saja. Selain itu, ia secara terbuka menepis narasi negatif yang menyebut mereka akan berpisah. Nia juga meminta masyarakat agar segera menghentikan penyebaran kabar bohong yang sangat merugikan nama baik keluarganya.
Baca juga : Iwa K Geram Dituduh Narkoba: Tantang Netizen Tes Urine
“Mengenai rumor perceraian yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, kami ingin mengklarifikasi bahwa rumor tersebut TIDAK BENAR,” tulis Nia Ramadhani.
Selanjutnya, ia memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang terus memicu kegaduhan publik tanpa bukti valid.
“Kami meminta semua orang untuk berhenti menyebarkan KEBOHONGAN, karena hal itu telah mulai memengaruhi keluarga kami, terutama anak-anak kami,” tegasnya.
Dampak Serius Bagi Mental Anak-Anak
Situasi kian memanas ketika Nia mengungkapkan bahwa anak-anaknya merasa sangat terpukul akibat berita perceraian tersebut. Bahkan, buah hatinya sampai menangis karena merasa ketakutan akan kehilangan keutuhan keluarga mereka. Nia pun memohon dengan sangat agar publik mempertimbangkan perasaan anak-anak yang masih sangat polos.
“Siapapun yang memulai segala keributan (berita tidak benar) ini, saya betul-betul minta tolong. Kalian harus mikir, bahwa ada manusia manusia kecil (anak-anak kami) yang cara pikirnya masih polos, hatinya masih bersih, dan sangat terganggu sampai kepikiran menangis-nangis,” tulis Nia Ramadhani.
Lebih lanjut, Nia harus bekerja keras untuk memberikan pengertian kepada anak-anaknya. Hal ini terjadi karena sang anak mulai meragukan perkataan orang tuanya akibat terpengaruh oleh opini warganet.
“Menganggap kami (saya dan suami) itu berbohong untuk bilang ‘mama papa tidak ada apa-apa, itu hanya omongan orang ngarang’. Padahal yang berbohong itu kalian, dengan membuat & menyebarkan kabar yang betul-betul jauh dari kenyataan keadaan kami,” tutup Nia Ramadhani.







