IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 04/04/2026 12:09
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Lampung Pringsewu

Luapan Anak Sungai Penyebab Banjir di Pringsewu

Adi SunaryobyAdi Sunaryo
13/02/26 - 18:59
in Pringsewu
A A
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pringsewu, Kamis (12/02/2016) menyebabkan banjir.

Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pringsewu, Kamis (12/02/2016) menyebabkan banjir.

ADVERTISEMENT

Pringsewu (Lampost.co)– Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pringsewu, Kamis (12/02/2016) memicu meluapnya sejumlah anak sungai dan menyebabkan banjir di beberapa titik. Luapan air tak mampu lagi tertampung di badan sungai, sehingga mengalir ke permukiman warga dan ruas jalan utama.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, banjir terjadi setelah hujan turun selama beberapa jam tanpa henti. Debit air meningkat drastis dan membuat aliran anak sungai meluap, terutama di wilayah yang berada di dataran rendah dan dekat bantaran sungai.

Baca juga: Pemicu Banjir, Sejumlah Bangunan di Pringsewu Kota Jadi Sorotan karena Menutupi Saluran Drainase

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pringsewu, Nang Abidin Hasan, menyebutkan bahwa faktor utama banjir adalah tingginya curah hujan yang terjadi dalam waktu relatif singkat, sehingga kapasitas sungai tidak mampu menampung volume air. Selain itu, kondisi drainase yang kurang optimal turut memperparah genangan di sejumlah lokasi.

Dia mengungkapkan air yang meluap merendam rumah warga dengan ketinggian bervariasi, mulai dari belasan hingga puluhan sentimeter. Beberapa ruas jalan juga tergenang, sehingga memperlambat arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Petugas BPBD bersama aparat setempat segera turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan, pendataan wilayah terdampak, serta membantu warga yang membutuhkan pertolongan. Warga kami imbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi,” katanya, Jumat, 13 Februari 2026.

Dia mengungkapkan wilayah terdampak banjir di Pringsewu meliputi Kecamatan Gadingrejo yakni Wates dan Tambahrejo. Lalu. Pringsewu Barat, Pringsewu Timur, Podomoro, dan Fajaragung. “Dari data yang kami himpun ada sekitar 60 KK yang terdampak banjir dengan ketinggian genangan air bervariasi,” ujarnya.

Tingkatkan Kewaspadaan

Dia menambahkan pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama saat kondisi cuaca ekstrem. Upaya penanganan jangka pendek dilakukan dengan membersihkan saluran air dan memastikan aliran sungai kembali lancar setelah debit air mulai surut.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi, khususnya di wilayah yang memiliki banyak aliran sungai kecil. Evaluasi terhadap sistem drainase serta penguatan mitigasi bencana di tingkat daerah dinilai menjadi langkah strategis. Hal itu guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Tags: Banjir Pringsewubencana banjir lampungBencana LampungBPBD Pringsewu
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Dok. BMKG

Peringatan Dini Kabupaten Pringsewu Siaga Banjir

byTriyadi Isworo
16/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini. Siaga banjir wilayah Kabupaten Pringsewu karena dampak...

anak berusia 11 tahun warga Pekon Wayngison menjadi korban penganiayaan yang menyebabkan luka serius

Bocah di Pringsewu Jadi Korban Penganiayaan ODGJ

byDelima Napitupulu
16/03/2026

Pringsewu (lampost.co)--Nasib malang menimpa seorang bocah berusia 11 tahun asal Pekon Wayngison yang harus mendapat perawatan intensif di RS karena...

Kepala BPKAD Pringsewu Olpin Putra

Pemkab Pringsewu Mulai Salurkan Tunjangan Hari Raya

byDelima Napitupuluand1 others
13/03/2026

Pringsewu (lampost.co)--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu mulai merealisasikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) serta Gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)...

Berita Terbaru

Bandar Lampung terus menghadirkan ruang terbuka yang nyaman untuk masyarakat. Dok Lampost.co
Lampung

7 Ruang Terbuka di Bandar Lampung, Cocok untuk Healing dan Liburan Keluarga

byEffran
04/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bandar Lampung terus menghadirkan ruang terbuka yang nyaman untuk masyarakat. Kota itu tidak hanya berkembang sebagai...

Read moreDetails
Foto udara aktivitas pengolahan nikel (smelter) di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Desa Lelilef, kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Minggu (7/7/2024).(ANTARA/Andri Saputra)

Pemerintah Tambah 13 Proyek Hilirisasi Baru Senilai Rp239 Triliun

04/04/2026
Hindia

Hindia Debut Produser, Album Menari Dengan Bayangan Segera Melantai di Bioskop

04/04/2026
Dilan ITB 1997

Dialog Ariel NOAH di Trailer Dilan ITB 1997 Viral, Netizen Soroti Kalimat Kontroversial

04/04/2026
Ilustrasi harga jual kembali (buyback) emas.

Harga Emas Hari Ini Sabtu 4 April 2026 Stagnan

04/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.