Jeddah (Lampost.co)–Al-Ahli Saudi berhasil memetik kemenangan krusial dalam laga pamungkas fase liga AFC Champions League Elite (ACLE) 2025/2026. Bermain di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, Senin (16/2/2026) malam waktu setempat, skuad asuhan Matthias Jaissle menundukkan wakil Uni Emirat Arab, Shabab Al-Ahli Dubai, dengan skor tipis 4-3.
Pertandingan yang berlangsung ketat hingga menit akhir ini memastikan posisi Al-Ahli Saudi di peringkat kedua klasemen akhir Wilayah Barat. Dengan raihan 17 poin dari delapan pertandingan, mereka berada tepat di bawah rival senegaranya, Al-Hilal, yang kokoh di puncak klasemen.
Tuan rumah sempat terlihat akan menang mudah setelah unggul dominan 4-0 hingga awal babak kedua. Striker andalan Feras Al-Buraikan membuka pesta gol pada menit ke-12. Keunggulan bertambah pada menit ke-35 setelah pemain bertahan lawan, Bogdan Planic, melakukan gol bunuh diri akibat tekanan tinggi barisan depan Al-Ahli.
Baca juga: Shabab Al-Ahli Tahan Imbang Al-Hilal 0-0 di Liga Champions Asia Elite 2026
Menjelang turun minum, Enzo Millot memperlebar jarak menjadi 3-0 melalui penyelesaian tenang di masa injury time babak pertama. Memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-52, Saleh Abu Al-Shamat sukses mengeksekusi penalti yang membuat pendukung tuan rumah bersorak merayakan skor 4-0.
Perlawanan Shabab Al-Ahli
Namun, Shabab Al-Ahli tidak menyerah begitu saja. Tim asuhan Paulo Sousa tersebut memberikan respons luar biasa dengan mencetak tiga gol balasan dalam tempo singkat. Drama ini sempat membuat Matthias Jaissle tampak tegang di pinggir lapangan, mengingat ia telah menarik keluar beberapa pemain kunci untuk melakukan rotasi.
Beruntung bagi publik Jeddah, pertahanan Al-Ahli mampu meredam gelombang serangan tim tamu di sisa waktu pertandingan hingga wasit meniup peluit panjang. Skor tetap bertahan 4-3 untuk kemenangan tuan rumah.
Komentar Pelatih
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Matthias Jaissle mengaku lega meski sedikit kecewa dengan kelengahan timnya di babak kedua. “Saya tidak menyangka akan berakhir sesengit ini setelah unggul jauh. Kami menggunakan laga ini untuk merotasi pemain karena sudah memastikan kualifikasi, tetapi konsentrasi tetap menjadi catatan penting,” ujar Jaissle.
Dengan hasil ini, Al-Ahli Saudi kini menatap babak 16 besar yang akan berlangsung pada Maret 2026. Sebagai runner-up Wilayah Barat, mereka akan menghadapi lawan dari papan tengah grup dalam format kandang-tandang sebelum berlanjut ke babak final di Arab Saudi pada April mendatang.








