Mostar (Lampost.co)–Langkah Crystal Palace di kompetisi Eropa musim 2025/2026 menemui tantangan berat. Bertandang ke markas wakil Bosnia dan Herzegovina, HSK Zrinjski Mostar, klub berjuluk The Eagles tersebut hanya mampu membawa pulang hasil imbang 1-1 dalam laga leg pertama babak play-off knockout UEFA Conference League, Kamis (19/2/2026) waktu setempat.
Meskipun mendominasi penguasaan bola, skuad asuhan Oliver Glasner harus bekerja ekstrakeras menghadapi atmosfer panas di Stadion pod Bijelim Brijegom. Hasil ini membuat penentuan kelolosan ke babak 16 besar akan bergantung sepenuhnya pada laga leg kedua di Selhurst Park pekan depan.
Ulasan Pertandingan
Crystal Palace memulai pertandingan dengan inisiatif menyerang. Gelandang muda andalan mereka, Adam Wharton, hampir membuka keunggulan pada menit-menit awal, namun upayanya masih melebar. Palace sempat bersorak ketika Ismaïla Sarr menggetarkan jala gawang Zrinjski, tetapi hakim garis sudah lebih dahulu mengangkat bendera tanda offside.
Baca juga: Glasner tegaskan persiapan Crystal Palace berjalan maksimal
Kebuntuan baru pecah tepat sebelum turun minum. Melalui skema serangan balik cepat, rekrutan anyar Jørgen Strand Larsen memberikan umpan matang kepada Ismaïla Sarr. Pemain internasional Senegal tersebut melepaskan tembakan rendah yang gagal kiper Zrinjski, Goran Karacic, antisipasi. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu menutup babak pertama.
Memasuki babak kedua, Zrinjski Mostar yang mendapat dukungan ribuan suporternya mulai tampil lebih berani. Pelatih Igor Stimac menginstruksikan pemainnya menekan lini tengah Palace yang mulai kehilangan fokus. Hasilnya terlihat pada menit ke-76, Karlo Abramovic berhasil menyamakan kedudukan lewat tembakan keras ke sudut gawang Dean Henderson setelah memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan lawan.
Palace nyaris kembali unggul lewat peluang emas Adam Wharton pada menit ke-82. Sayangnya, tendangan kerasnya hanya membentur mistar gawang. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Statistik dan Formasi
Dalam laga ini, Oliver Glasner menurunkan formasi menyerang dengan susunan pemain utama: Henderson; Richards, Lacroix, Riad; Muñoz, Wharton, Kamada, Sosa; Sarr, Strand Larsen, dan Johnson. Pergantian pemain dilakukan di pertengahan babak kedua dengan memasukkan Yeremy Pino dan Evann Guessand untuk menambah daya gedor, namun pertahanan kokoh Zrinjski yang digalang Hrvoje Barišić sulit ditembus kembali.
Menatap Leg Kedua di London
Hasil seri ini memberikan tekanan tersendiri bagi Crystal Palace. Meskipun akan bermain di hadapan pendukung sendiri pada 26 Februari 2026 mendatang, Glasner harus segera membenahi penyelesaian akhir timnya yang kurang klinis. Sementara itu, bagi Zrinjski Mostar, menahan imbang tim Liga Primer Inggris merupakan pencapaian bersejarah yang menjaga asa mereka untuk terus melaju di kancah kontinental.
Pertandingan leg kedua akan berlangsung di Selhurst Park, London, yang akan menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke fase berikutnya dalam petualangan perdana di kompetisi mayor Eropa musim ini.








