Barcelona (Lampost.co)–Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, akhirnya bisa bernapas lega sekaligus bangga setelah tim asuhannya berhasil meraih kemenangan krusial atas Barcelona pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026. Dalam laga di Stadion Camp Nou, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB, Los Rojiblancos sukses mempermalukan tuan rumah dengan skor meyakinkan 2-0.
Kemenangan ini memiliki nilai sejarah yang sangat mendalam bagi Simeone. Ini merupakan kemenangan pertama Atletico Madrid di stadion legendaris tersebut dalam kurun waktu 20 tahun. Hasil ini sekaligus menghapus catatan kelam pribadi Simeone yang sebelumnya hanya mampu meraih tujuh hasil imbang dan menelan 11 kekalahan di Camp Nou sejak terakhir kali menang pada tahun 2006.
Ketajaman Lini Depan dan Rekor Sejarah yang Pecah
Keberhasilan Atletico mengunci kemenangan melalui eksekusi tendangan bebas berkelas dari Julián Álvarez tepat sebelum babak pertama usai, serta gol pengunci dari Alexander Sørloth pada babak kedua. Simeone menyebut efisiensi di depan gawang menjadi kunci utama kesuksesan timnya meruntuhkan keangkeran markas Barcelona.
Baca juga: Bencana Kartu Merah Cubarsi, Atletico Madrid Bungkam Barcelona 2-0 di Camp Nou
“Memang benar kami belum pernah menang di stadion ini selama dua dekade. Sangat sulit untuk melakukannya. Sepak bola itu hebat karena ketajaman dalam penyelesaian akhir adalah kuncinya, dan hari ini kami sangat tajam,” ujar pelatih asal Argentina tersebut dalam sesi wawancara bersama Movistar.
Simeone juga tidak segan melontarkan pujian bagi kualitas Barcelona yang ia anggap sebagai salah satu kekuatan terbesar di Eropa musim ini. “[Barcelona] mungkin adalah tim terbaik di Eropa bersama PSG dan Bayern Muenchen. Kami melakukan kerja sama tim yang baik dan menyulitkan mereka di momen-momen penting,” ujarnya.
Catatan Evaluasi Meski Unggul Jumlah Pemain
Meski menang telak, Simeone menyimpan sedikit kekecewaan terkait performa timnya saat unggul jumlah pemain. Seperti diketahui, wasit mengusir bek Barcelona Pau Cubarsí pada menit ke-40. Menurut Simeone, Atletico seharusnya bisa lebih menekan dan menciptakan lebih banyak gol untuk mengamankan posisi mereka.
“Sayang sekali kami tidak bisa lebih menyulitkan mereka dengan keunggulan jumlah pemain yang kami miliki. Kami tahu mereka bermain dengan garis pertahanan tinggi, dan kami seharusnya bisa memanfaatkan ruang tersebut dengan lebih baik,” ujarnya.
Waspada Jelang Leg Kedua di Metropolitano
Kemenangan 2-0 memang memberikan margin yang cukup nyaman bagi Atletico Madrid. Namun, Simeone mengingatkan anak asuhnya bahwa tugas mereka belum selesai. Ia sangat mewaspadai potensi kebangkitan Barcelona, mengingat rekor domestik Blaugrana musim ini sangat menakutkan dengan memenangkan 22 dari 23 laga kandang.
“Ini hasil yang bagus, tetapi mereka adalah lawan yang pasti akan membuat kami menderita pada hari Selasa nanti. Pertandingan leg kedua di Metropolitano akan tetap sulit. Dan kami tidak boleh lengah sedikit pun,” ujar pria berjuluk El Cholo tersebut.
Duel penentuan tiket semifinal Liga Champions ini akan berlangsung di Stadion Metropolitano pada Selasa (14/4/2026) mendatang. Atletico akan bertindak sebagai tuan rumah.








