IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 10/04/2026 21:37
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hukum

Akademisi Soroti Pola Korupsi Berulang

Fenomena tersebut dinilai bukan sekadar persoalan individu, melainkan cerminan lemahnya sistem tata kelola dan pengawasan anggaran.

MustaanWandi BarboybyMustaanandWandi Barboy
10/04/26 - 13:45
in Hukum, Kriminal, Lampung, Lampung Tengah, Olahraga
A A
Karupsi KONI

ilustrasi korupsi. (Dok Media Indonesia)

Bandar Lampung (lampost.co) – Akademisi Fakultas Hukum Universitas Lampung, Dr Ahmad Irzal Fardiansyah, menyoroti maraknya pola tindak pidana korupsi yang berulang di berbagai instansi pemerintah. Fenomena tersebut dinilai bukan sekadar persoalan individu, melainkan cerminan lemahnya sistem tata kelola dan pengawasan anggaran.

Menurut Ahmad Irzal, praktik korupsi yang terus berulang menunjukkan adanya persoalan mendasar yang belum terselesaikan. Ia menegaskan sedikitnya terdapat tiga aspek utama yang perlu menjadi perhatian serius, yakni integritas, perencanaan, dan pengawasan.

“Aspek integritas menjadi fondasi utama. Setiap pejabat publik harus mampu menjaga amanah dalam mengelola anggaran negara. Setiap rupiah yang digunakan wajib dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Ia menilai lemahnya integritas kerap menjadi pintu masuk terjadinya penyimpangan anggaran. Ketika nilai-nilai tersebut tidak dijaga, maka peluang penyalahgunaan wewenang akan semakin terbuka.

Selain integritas, Ahmad Irzal juga menyoroti pentingnya perencanaan anggaran yang matang. Perencanaan yang lemah dinilai berpotensi membuka celah bagi pihak tertentu untuk mengambil keuntungan pribadi.

“Perencanaan yang baik akan meminimalisasi peluang penyimpangan. Jika sistem perencanaan sudah kuat, ruang untuk intervensi kepentingan pribadi akan semakin sempit,” katanya.

Aspek ketiga yang tak kalah penting adalah pengawasan. Ia menyebut, lemahnya fungsi pengawasan, baik internal maupun eksternal, turut memperbesar potensi terjadinya korupsi secara berulang.

 

Mekanisme Pengawasan

Menurutnya, setiap instansi pada dasarnya telah memiliki mekanisme pengawasan. Namun, implementasi yang tidak optimal membuat sistem tersebut kerap tidak berjalan efektif.

“Pengawasan harus diperkuat, baik dari dalam institusi maupun dari pihak eksternal. Jika fungsi kontrol berjalan baik, potensi penyimpangan bisa ditekan sejak awal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan sistem pengendalian internal sebagai bagian dari upaya pencegahan. Sistem tersebut, kata dia, harus benar-benar dijalankan secara konsisten, bukan sekadar formalitas administratif.

Di sisi lain, Ahmad Irzal menilai penegakan hukum terhadap kasus korupsi sejauh ini telah berjalan, meskipun masih memiliki sejumlah tantangan. Ia menegaskan proses hukum harus tetap dijalankan secara objektif dan berdasarkan fakta persidangan.

Selain penindakan, ia juga menyoroti pentingnya upaya preventif melalui edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya korupsi. Menurutnya, peningkatan kesadaran menjadi faktor penting dalam mencegah praktik korupsi di kalangan pejabat publik.

“Edukasi harus terus dilakukan agar ada kesadaran kolektif bahwa korupsi merupakan tindakan yang merugikan negara dan masyarakat,” kata dia.

Terkait putusan pengadilan dalam sejumlah kasus korupsi, Ahmad Irzal memilih tidak memberikan penilaian lebih jauh. Ia menilai vonis hakim merupakan hasil dari proses pembuktian di persidangan.

“Putusan hakim tentu berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan. Itu harus dihormati sebagai bagian dari proses hukum,” ujarnya.

Ia berharap berbagai kasus yang terjadi dapat menjadi momentum untuk memperbaiki sistem tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan anggaran, agar praktik korupsi tidak terus berulang di masa mendatang.

Tags: akademisiHIBAHKONIKORUPSILamtengOLAHRAGAsidangvonis
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Penyerang Freiburg Vincenzo Grifo

Perempat Final Liga Europa, Freiburg Pesta Gol, Porto Diimbangi Forest

byIsnovan Djamaludin
10/04/2026

Jakarta (Lampost.co)–Kompetisi kasta kedua Eropa, Liga Europa, telah menyelesaikan seluruh pertandingan leg pertama babak perempat final, Jumat (10/4/2026) dini hari...

Ombudsman Siap Kawal dan Memperkuat Pelayanan Publik

Ombudsman Siap Kawal dan Memperkuat Pelayanan Publik

byRicky Marlyand1 others
10/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pimpinan Ombudsman RI Masa Jabatan 2026-2031 menyatakan kesiapan untuk mengawal dan memperkuat pengawasan pelayanan publik. Hal...

selebrasi pemain palace

Crystal Palace Menang Telak 3-0 atas Fiorentina, Satu Kaki di Semifinal

byIsnovan Djamaludin
10/04/2026

London (Lampost.co)–Crystal Palace tampil luar biasa saat menjamu wakil Italia, Fiorentina, dalam laga leg pertama perempat final Liga Konferensi UEFA...

Berita Terbaru

Tora Sudiro (Foto: instagram)
Hiburan

Bukan Sosok Humoris, Ini Tantangan Berat Tora Sudiro di Film Ghost In The Cell

byNana Hasan
10/04/2026

JAKARTA — Aktor Tora Sudiro kembali menunjukkan bakat aktingnya melalui film terbaru berjudul Ghost In The Cell. Dalam film arahan...

Read moreDetails
Penyerang Freiburg Vincenzo Grifo

Perempat Final Liga Europa, Freiburg Pesta Gol, Porto Diimbangi Forest

10/04/2026
Ombudsman Siap Kawal dan Memperkuat Pelayanan Publik

Ombudsman Siap Kawal dan Memperkuat Pelayanan Publik

10/04/2026
selebrasi pemain palace

Crystal Palace Menang Telak 3-0 atas Fiorentina, Satu Kaki di Semifinal

10/04/2026
Tuberkulosis (TB) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.Ilustrasi.

Kasus TB di Lampung Masih Tinggi, Dokter Ingatkan Pentingnya Pengobatan Tuntas

10/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.