• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 11/02/2026 00:16
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Humaniora

Begini Cara Mengatasi Kenakalan Remaja dari Akademisi

Ihwana HaulanbyIhwana Haulan
25/03/24 - 10:49
in Humaniora, Lampung
A A
Aksi perang sarung.

Aksi perang sarung. Dok/Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) — Kenakalan remaja menjadi salah satu gangguan keamanan pada Ramadan. Aksi perang sarung dan balapan liar membuat risau masyarakat.

Kriminolog dari Universitas Lampung, Teuku Fahmi, mengatakan fungsi pengawasan dari keluarga dan lingkungan. Hal itu penting agar gerak anak bisa lebih terkontrol untuk mencegah remaja terjerumus kepada kegiatan negatif.

“Keluarga adalah lingkungan paling dekat dan paham kepribadian anak. Untuk itu, jika pemberian batasan dan nilai-nilai moral dilakukan keluarga kepada anak, insyaAllah anak akan paham dan tahu batasan,” ujar Fahmi.

Dosen Sosiologi Fisip itu menilai lingkungan masyarakat juga tidak boleh abai terhadap gerak-gerik remaja, seperti hendak melakukan perang sarung.

Untuk itu, peran masyarakat mulai dari level individu, keluarga, RT/RW dan bhabinkamtibmas, harus menjadi pendeteksi dini guna mencegah aksi kenakalan remaja.

BACA JUGA: Kenakalan Remaja Menjadi Tanggung Jawab Bersama

“Kalau ada anak yang main petasan atau gaduh di lingkungan harus ditegur. Sehingga, tidak ada ruang bagi remaja untuk melakukan perang sarung,” kata dia.

Penyebab Kenakalan Remaja

Menurutnya, remaja yang melakukan tindak pidana atau aksi kejahatan masuk ke dalam perilaku delinkuensi atau konflik antara remaja dan masyarakat. Para pakar mengidentifikasi perilaku itu ke dalam beberapa faktor.

Pertama menekankan kepada motivasi remaja yang dasarnya atas kepentingan pribadi atau kelompok. Kemudian mencerminkan kehendak bebas atau free will.

Kedua, faktor biologis atau psikologis yang secara sederhana ketika ada naluri atau dorongan tertentu yang tidak terselesaikan di dalam jiwa akan melakukan pelanggaran.

Faktor ketiga dari penjelasan mengenai perspektif perkembangan sosial atau melibatkan proses sosial. Hal itu merujuk pada kondisi internal dan eksternal remaja yang melakukan delekuensi mengenai pengendalian diri yang rendah.

“Ini bisa karena beberapa faktor, seperti keluarga broken home, abai terhadap proses agama, masalah di sekolah, penggunaan narkoba, hingga keterlibatan anak-anak dalam geng,” ujar dia.

Dia menambahkan, usia remaja sebagai masa seseorang memiliki energi yang besar. Untuk itu, perlu ada wadah agar bisa menuangkan energi positif dan dengan dukungan regulasi yang kuat.

“Kita harus pastikan ada regulasi yang mengatur semuanya untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata dia.

Sementara, penyelesaian pada kasus kenakalan remaja itu bisa dengan pendekatan diversi atau pelanggaran di luar jalur hukum. Jika dalam penyidikan tidak ada korban jiwa atau tindak pidana berat, maka upaya-upaya humanis masih yang utama.

“Penerapan Sistem Peradilan Pidana Anak, memang bukan satu-satunya jalan untuk menyelesaikan permasalahan. Tapi, kalau ada jatuh korban luka-luka atau jiwa harus ada pendekatan lain. Sanksi-sanksi itu menjadi suatu keharusan dari pihak kepolisian,” kata dia.

Tags: Balap Liarkenakalan remajaPerang Sarung
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Pemerintah Provinsi Lampung Raih WTP BPK

Pemerintah Provinsi Lampung Raih WTP BPK

byRicky Marlyand1 others
10/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II Tahun 2025,...

Perlu Keseriusan Wujudkan Kelayakan Infrastruktur Jalan

Perlu Keseriusan Wujudkan Kelayakan Infrastruktur Jalan

byRicky Marlyand1 others
10/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Infrastruktur jalan merupakan persoalan yang menjadi sorotan masyarakat. Oleh sebab itu perlu keseriusan stakeholder terkait dalam...

Kapal Ferry sedang bersandar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Provinsi Lampung. (Lampost.co/Triyadi Isworo)

Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Lampung Periode 11-14 Februari 2026

byTriyadi Isworo
10/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini gelombang tinggi perairan Provinsi Lampung. Gelombang tinggi...

Berita Terbaru

Pemerintah Provinsi Lampung Raih WTP BPK
Lampung

Pemerintah Provinsi Lampung Raih WTP BPK

byRicky Marlyand1 others
10/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II Tahun 2025,...

Read moreDetails
Parosil Ingatkan Calon Jemaah Haji Lambar Jaga Kesehatan dan Kesiapan Fisik

Parosil Ingatkan Calon Jemaah Haji Lambar Jaga Kesehatan dan Kesiapan Fisik

10/02/2026
Manasik Calon Jemaah Haji Lamtim Dibuka

Manasik Calon Jemaah Haji Lamtim Dibuka

10/02/2026
HP HyperX Omen 15

HP Resmi Luncurkan HyperX Omen 15 di Indonesia, Intip Harga dan Spesifikasi Gahar RTX 50 Series

10/02/2026
gading marten dan meidina dina

Gading Marten Angkat Bicara Soal Kabar Pernikahan dengan Medina Dina

10/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.