• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 18/03/2026 23:06
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Begini Prediksi Pergerakan Harga Emas Seminggu Ke Depan

EffranbyEffran
06/10/24 - 09:45
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Harga Emas batangan.

Harga Emas batangan Antam. Foto: Ilustrasi/Dok Pegadaian

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) – Harga emas dunia mengalami penurunan sepanjang pekan ini dan para analis pun memiliki prediksi untuk nilai seminggu ke depan. Nilai logam mulia di pasar spot berada di level US$ 2.652,75 per troy ons, pada Jumat, 4 Oktober 2024. Harga itu turun 0,11% dari hari sebelumnya.

Secara mingguan, harga emas turun 0,21% secara point-to-point. Sentimen negatif terhadap emas karena pengaruh data ketenagakerjaan terbaru dari Amerika Serikat.

Data dari US Bureau of Labor Statistics yang rilis pada Jumat malam waktu Indonesia menunjukkan perekonomian AS menciptakan 254.000 lapangan kerja non-pertanian (non-farm payroll) selama September.

Angka itu jauh lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang hanya menciptakan 159.000 pekerjaan. Bahkan, melampaui ekspektasi pasar yang hanya memperkirakan 140.000 lapangan kerja baru. Selain itu, tingkat pengangguran juga turun dari 4,2% pada Agustus menjadi 4,1% pada September.

Kuatnya pasar tenaga kerja membuat investor ragu Federal Reserve akan segera menurunkan suku bunga acuan secara agresif. Meski pasar sebelumnya memperkirakan adanya peluang penurunan suku bunga, data ketenagakerjaan yang solid justru mendukung prospek suku bunga yang stabil atau hanya turun sedikit.

Menurut data dari CME FedWatch, probabilitas pemangkasan suku bunga Federal Funds Rate 25 basis poin (bps) menjadi 4,5-4,75% pada pertemuan November mendatang mencapai 93,4%.

Sementara itu, penurunan suku bunga 50 bps ke 4,25-4,5% hampir tidak ada, alias 0%. Bahkan, ada peluang kecil 6,6% jika The Fed akan mempertahankan suku bunga di kisaran 4,75-5%.

Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset), emas lebih menguntungkan saat suku bunga turun. Sebab, hal tersebut menurunkan biaya peluang (opportunity cost) untuk memegang emas. Untuk itu, jika The Fed tidak menurunkan suku bunga secara signifikan, harga emas cenderung tertekan.

Analisis Teknikal Harga Emas

Sementara, untuk harga emas minggu depan ada potensi masih terus mengalami tekanan. Berdasarkan analisis teknikal dengan kerangka waktu mingguan (weekly time frame), harga emas masih berada dalam zona bullish.

Indikator Relative Strength Index (RSI) menunjukkan harga emas berada di level 77,53. RSI di atas 50 menandakan emas masih dalam tren bullish.

Namun, investor tetap perlu waspada karena RSI di atas 70 juga menjadi sinyal aset dalam kondisi jenuh beli (overbought). Kondisi overbought itu makin kuat dengan indikator Stochastic RSI yang mencapai 94,88, jauh di atas angka 80, yang juga mengindikasikan kondisi overbought.

Saat ini, harga emas mencapai pivot point di level US$ 2.652 per troy ons. Untuk pekan depan, target support terdekat berada di US$ 2.636 per troy ons. Jika harga emas menembus level tersebut, maka target berikutnya akan berada di US$ 2.625 per troy ons.

Adapun target resisten terdekat untuk emas berada di US$ 2.665 per troy ons. Jika harga berhasil menembus level ini, maka ada peluang untuk harga emas kembali naik menuju US$ 2.680 per troy ons.

Tags: Analisis harga emas terbaruHarga emas dunia di pasar spotHarga emas turun pekan iniheadlinePergerakan harga emas minggu depanPrediksi harga emas
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

14 CCTV Dipasang, Terminal Rajabasa Perkuat Keamanan Mudik Lebaran 2026

byNurand1 others
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)---- Pengelola Terminal Tipe A Rajabasa, Bandar Lampung, telah memasang 14 kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik sebagai...

Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung Jonter Sitohang memprediksi sebanyak 24.463 orang penumpang akan turun di Terminal Tipe A Rajabasa Bandarlampung selama periode angkutan Lebaran 2026.Dok/Lampost.co.

Sebanyak 24.463 Penumpang Diprediksi Turun di Terminal Tipe A Rajabasa selama Periode Angkutan Lebaran

byNurand1 others
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)--- Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung Jonter Sitohang memprediksi sebanyak 24.463 orang penumpang akan...

Pengelola Terminal Tipe A Rajabasa, Bandarlampung, mengatakan bahwa puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah sudah terlewati pada Selasa (17/3).Dok/Lampost.co

Puncak Arus Mudik di Terminal Rajabasa Terjadi pada 17 Maret 2026

byNurand1 others
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)----Pengelola Terminal Tipe A Rajabasa, Bandar Lampung, mengatakan bahwa puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah sudah terlewati pada,...

Berita Terbaru

Bandar Lampung

14 CCTV Dipasang, Terminal Rajabasa Perkuat Keamanan Mudik Lebaran 2026

byNurand1 others
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)---- Pengelola Terminal Tipe A Rajabasa, Bandar Lampung, telah memasang 14 kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik sebagai...

Read moreDetails
Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung Jonter Sitohang memprediksi sebanyak 24.463 orang penumpang akan turun di Terminal Tipe A Rajabasa Bandarlampung selama periode angkutan Lebaran 2026.Dok/Lampost.co.

Sebanyak 24.463 Penumpang Diprediksi Turun di Terminal Tipe A Rajabasa selama Periode Angkutan Lebaran

18/03/2026
declan rice

Eberechi Eze dan Declan Rice Segel Tiket Perempat Final Arsenal

18/03/2026
Pengelola Terminal Tipe A Rajabasa, Bandarlampung, mengatakan bahwa puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah sudah terlewati pada Selasa (17/3).Dok/Lampost.co

Puncak Arus Mudik di Terminal Rajabasa Terjadi pada 17 Maret 2026

18/03/2026
skuad real madrid rayakan gol

Real Madrid Hancurkan Manchester City di Etihad dan Lolos ke 8 Besar

18/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.