• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 03/02/2026 23:10
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Hukum

Ini Yang Menjadi Pemicu Bentrok Antara Prajurit TNI dan Warga di Deli Serdang

Adi SunaryoMedia IndonesiabyAdi SunaryoandMedia Indonesia
11/11/24 - 17:46
in Hukum, Nasional
A A
Bentrok TNI dan Warga Deli Serdang. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.(Sekretariat Presiden)

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.(Sekretariat Presiden)

Deli Serdang (Lampost.co): Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengungkapkan pemicu bentrok antara puluhan prajurit TNI dengan warga sipil di Desa Cinta Adil, Kecamatan Biru-Biru, Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut), Jumat, 8 November 2024, malam.

Agus menjelaskan peristiwa bentrok prajurit TNI dan warga itu bermula ketika dua anggota TNI menegur pemuda yang kebut-kebutan dengan sepeda motor. Anggota TNI merasa pemuda tersebut mengganggu ketertiban umum. Namun, pemuda yang mendapat teguran itu tidak terima. Terjadilah adu mulut yang berujung pada perkelahian.

Baca juga: Kabar Buruk, FIFA Jatuhkan 4 Sanksi pada Timnas Indonesia

“Awalnya anak-anak muda kebut-kebutan pakai motor. Kemudian mendapat teguran sama anggota. Karena kan mengganggu masyarakat, meresahkan masyarakat, mengganggu ketertiban di jalan. Anggota Kodam I (Bukit Barisan) menegur, tidak terima. Terjadi adu mulut, perkelahian. Kemudian maka terjadilah perkelahian massal,” kata Agus di Jakarta, Senin, 11 November 2024.

Agus mengatakan Pangdam I/Bukit Barisan telah menjenguk salah satu warga sipil yang meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Selain itu, warga yang luka-luka juga telah mendapat pengobatan di rumah sakit.

Terkait prajurit TNI yang terlibat bentrok, kata Agus, saat ini mereka tengah dimintai keterangan. Ia mengatakan akan menindak tegas anggotanya yang terbukti melakukan penyerangan dan mencari prajurit lain yang terlibat. Sejauh ini terdapat 33 prajurit TNI terlibat dalam bentrok Deli Serdang tersebut. “Ya nanti dari hasil pengembangan BAP itu akan bisa bertambah, bisa berkurang,” katanya.

Awal Penyerangan

Sebelumnya, dugaan penyerangan yang dilakukan oleh oknum TNI Angkatan Darat dari Batalyon Artileri Medan Armed 2105 Kilap Sumagan di Desa Selamat, Kecamatan Sibirubiru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara pada Jumat, 8 November 2024, malam hingga Sabtu, 9 November 2024, dini hari. Akibat insiden tersebut, satu orang warga tewas dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Korban tewas bernama Raden Barus yang menderita sejumlah luka bekas penganiayaan. Sebelum sampai ke markas Batalyon Armed, sejumlah truk TNI menghalau ratusan masyarakat yang membawa jenazah di dalam mobil ambulans.

Ratusan warga pun berorasi untuk meminta pertanggungjawaban atas tewasnya korban karena dugaan mendapat penganiayaan oleh sejumlah oknum TNI yang diduga bertugas di markas Armed.

Salah satu warga Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-Biru, Herna menyebut, selain korban tewas, terdapat enam orang warga lainnya yang menjadi korban. Yakni dugaan penganiayaan yang juga sejumlah oknum TNI lakukan. Sejumlah korban lain mengalami luka-luka dan sebagian korban kini masih dirawat di rumah sakit.

“Di bunuh tentara ini masyarakat kami, semuanya 7 orang, 1 yang meninggal dan 6 yang luka-luka. Tentara yang datang banyak, asal siapa yang buka pintu langsung mendapat penyerangan. Kami tak tau masalahnya apa, gak ada kami bermusuhan sama Armed ini, “kata Herna, Sabtu, 9 November 2024, kepada Metro TV. “(Kami) Ke sini nuntut keadilan, ” tambahnya.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Tags: Bentrok TNI dan Warga Deli SerdangBerita NasionalBerita PeristiwaKeributan TNI dan Warga Deli SerdangKerusuhan Deli Serdang
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandar Lampung menggelar sosialisasi di SMA Perintis 2 Bandar Lampung, Selasa, 3 Februari 2026. Dok Tribratanews Resta Bandar Lampung

Rangkul Pelajar Tertib Berlalu Lintas

byTriyadi Isworo
03/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Hari kedua pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandar Lampung menggelar sosialisasi...

Satlantas Polresta Bandar Lampung menggelar sosialisasi kepada para pengendara kendaraan bermotor saat Operasi Keselamatan Krakatau 2026 di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Selasa, 3 Februari 2026. Dok Tribratanews Resta Bandar Lampung

Maksimalkan Edukasi Pengendara di Operasi Keselamatan Krakatau 2026

byTriyadi Isworo
03/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Satlantas Polresta Bandar Lampung menggelar sosialisasi kepada para pengendara kendaraan bermotor dengan membagikan brosur edukatif. Kegiatan...

Suasana Gedung DPR, MPR, DPD RI, Jakarta.(Antara)

Golkar Nilai Ambang Batas Fraksi tak Bisa Gantikan Parliamentary Threshold

byTriyadi Isworoand1 others
03/02/2026

Jakarta (Lampost.co) – Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji menilai usulan pembentukan ambang batas fraksi tidak bisa menjadi pengganti ambang...

Berita Terbaru

Ini Sembilan Pelanggaran Prioritas Tekan Angka Kecelakaan dari Polda Lampung
Lampung

Ini Sembilan Pelanggaran Prioritas Tekan Angka Kecelakaan dari Polda Lampung

byWandi Barboyand1 others
03/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Polda Lampung mulai memetakan fokus penindakan pelanggaran dalam Operasi Keselamatan Krakatau 2026 yang berlangsung selama 14 hari,...

Read moreDetails
karim benzema gabung al hilal

Kejutan Bursa Transfer 2026, Karim Benzema Resmi Berseragam Al Hilal

03/02/2026
Polresta Bandar Lampung Sasar Pelanggar dengan ETLE Handheld

Polresta Bandar Lampung Sasar Pelanggar dengan ETLE Handheld

03/02/2026
Ajax perkenalkan maarten paes

Ajax Amsterdam Kontrak Maarten Paes hingga 2029

03/02/2026
Sumut Tegaskan Dukungan Penuh Lampung–Banten Tuan Rumah PON 2032

Sumut Tegaskan Dukungan Penuh Lampung–Banten Tuan Rumah PON 2032

03/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.