Jakarta (Lampost.co)—PT Bukit Asam Tbk resmi meluncurkan Golden Rules Versi 5.0 sebagai pedoman utama keselamatan dan keberlanjutan perusahaan dalam mengendalikan risiko kritikal, mencegah kecelakaan kerja, serta menjaga keberlanjutan lingkungan di seluruh aktivitas operasional.
Poin penting:
- PT Bukit Asam Tbk resmi menerapkan Golden Rules Versi 5.0 mulai Januari 2026.
- Golden Rules Versi 5.0 disusun secara komprehensif lintas fungsi.
- Penerapan Golden Rules menuntut komitmen seluruh insan perusahaan lintas unit kerja.
Golden Rules Versi 5.0 yang merupakan hasil penyempurnaan berkelanjutan dari versi-versi sebelumnya ini mulai diberlakukan pada Januari 2026. Penyusunannya melalui proses yang komprehensif oleh Tim Perumus Golden Rules lintas fungsi, dengan mempertimbangkan pembelajaran dari berbagai insiden, dinamika risiko di lapangan, serta adopsi praktik terbaik di industri.
Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim perumus Golden Rules Versi 5.0 atas komitmen, kolaborasi, dan kontribusi nyata dalam menyusun standar bersama ini.
Baca juga: Bukan Sekadar Seremonial, PTBA Jadikan Bulan K3 Nasional Momentum Bangun Budaya Keselamatan Kerja
Dia mengakui seiring dengan peningkatan target produksi, perusahaan dihadapkan pada tantangan operasional yang makin besar dan kompleks. Dinamika lapangan yang makin tinggi menuntut kesiapan organisasi untuk tetap bekerja secara disiplin, terkendali, dan mengedepankan keselamatan serta perlindungan lingkungan di setiap aktivitas.
“Golden Rules Versi 5.0 merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan bisnis, melalui operasional yang aman, bertanggung jawab, dan selaras dengan pengelolaan lingkungan,” ujar Arsal.
Menurutnya, keselamatan dan lingkungan merupakan elemen strategis yang mendukung keberlangsungan usaha serta kepercayaan para pemangku kepentingan yang juga memiliki peranan penting.
Arsal menegaskan keteladanan perlu diwujudkan secara konsisten, tercermin dalam kepemimpinan, setiap pengambilan keputusan, penetapan prioritas, serta perilaku kerja sehari-hari.
Baca juga: Lanjutkan Konservasi Pesisir, PTBA Menanam 40 Ribu Bibit Mangrove di Lampung Timur
Ia berharap dengan penerapan Golden Rules Versi 5.0 ini, nilai-nilai keselamatan dan kepedulian terhadap lingkungan makin terinternalisasi, sehingga memperkuat budaya kerja dan mendukung keberlanjutan perusahaan.
Ketua Tim Perumus Golden Rules, Yuhendri, menegaskan Golden Rules bukan milik satu fungsi atau unit tertentu. Golden Rules merupakan komitmen korporasi yang berlaku lintas fungsi dan lintas unit kerja, yang menuntut keselarasan peran dan tanggung jawab seluruh insan perusahaan.
Ia menekankan keselamatan hanya dapat dicapai apabila setiap bagian organisasi tanpa terkecuali menjadikan Golden Rules sebagai acuan bersama dalam bekerja, berkolaborasi, dan mengambil keputusan.
“Kami menyadari Golden Rules Versi 5.0 ini mungkin belum sepenuhnya sempurna. Namun demikian, pedoman ini ditetapkan sebagai rujukan bersama yang harus dipenuhi dan dijalankan,” ujar Yuhendri.
Seiring dengan implementasinya, keberjalanan Golden Rules ini akan senantiasa dipantau, dievaluasi, dan disempurnakan secara berkelanjutan, agar tetap relevan dengan dinamika risiko dan kebutuhan operasional perusahaan.
“Kami meyakini penerapan Golden Rules Versi 5.0 secara konsisten akan memperkuat budaya keselamatan, menjaga keberlangsungan operasional, serta mendukung pencapaian kinerja perusahaan yang andal, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Yuhendri.








