Racing Santander Promosi ke La Liga Setelah 14 Tahun

Santander terakhir kali merasakan atmosfer divisi utama pada musim 2011/2012 silam.

Editor Isnovan Djamaludin
Senin, 18 Mei 2026 20.17 WIB
Racing Santander Promosi ke La Liga Setelah 14 Tahun
Para pemain Real Racing Club de Santander merayakan keberhasilan promosi ke La Liga usai memastikan tiket ke kasta tertinggi sepak bola Spanyol. Foto: Getty Images/Juan Manuel Serrano Arce

Santander (Lampost.co)–Klub bersejarah Spanyol, Real Racing Club de Santander, resmi mengamankan tiket promosi otomatis untuk naik kasta ke kompetisi La Liga musim 2026/2027. Kepastian setelah tim berjuluk Los Racinguistas tersebut memetik kemenangan telak 4-1 saat menjamu Real Valladolid di Stadion El Sardinero, Sabtu (16/5/2026) waktu setempat.

Kemenangan krusial di hadapan publik sendiri ini memicu pesta pora luar biasa di Kota Santander. Hasil manis ini secara resmi memutus penantian panjang dan dahaga kompetisi kasta tertinggi klub selama 14 tahun. Mereka terakhir kali merasakan atmosfer divisi utama pada musim 2011/2012 silam.

Pesta Gol Andres Martin di El Sardinero

Tampil dengan motivasi berlipat ganda untuk mengunci tiket promosi, Racing Santander langsung memeragakan permainan menyerang sejak peluit pertama berbunyi. Dominasi permainan Santander membuat lini pertahanan Real Valladolid kocar-kacir.

Baca juga: Robert Lewandowski Resmi Umumkan Pergi dari Barcelona

Empat gol kemenangan mutlak Los Racinguistas dalam laga penentu hidup-mati ini masing-masing hasil lesakkan Asier Villalibre dan Suleiman Camara. Sementara itu, dua gol pelengkap lainnya dari penyerang andalan sekaligus pencetak gol terbanyak (top scorer) tim musim ini, Andres Martin. Performa klinis Martin di dalam kotak penalti Valladolid menjadi penegas kelayakan Racing Santander kembali bersaing dengan klub-klub elite Spanyol.

Kebangkitan Luar Biasa dari Titik Nadir Divisi Tiga

Sebelum akhirnya berhasil menginjakkan kaki kembali di panggung tertinggi sepak bola Spanyol, Racing Santander harus melewati periode kelam. Setelah terdegradasi dari La Liga pada 2012, nasib buruk terus menimpa klub ini hingga mereka harus rela terlempar beruntun ke divisi bawah pada musim 2012/2013.

Tidak main-main, klub kebanggaan masyarakat Cantabria ini bahkan harus menghabiskan separuh dari masa absennya dengan berkompetisi di divisi ketiga sepak bola Spanyol. Mereka sempat terjebak di kasta bawah tersebut pada musim 2013/2014, 2015/2016 hingga 2018/2019, serta periode sulit 2020/2021 dan 2021/2022.

Titik balik dan kebangkitan Racing Santander baru mulai terlihat secara konsisten sejak mereka berhasil naik kelas kembali ke Segunda División (La Liga 2) pada musim 2022/2023. Performa klub tercatat terus merangkak naik secara bertahap dalam tiga musim terakhir, dengan berturut-turut finis di peringkat ke-12, posisi ke-7, posisi ke-5, hingga akhirnya tampil sangat impresif dan mendominasi sepanjang musim kompetisi tahun ini.

Memburu Mahkota Juara Segunda División

Selain mengamankan tiket promosi otomatis, Racing Santander saat ini juga berada di ambang pintu untuk menutup musim kompetisi 2025/2026 sebagai juara umum Segunda División.

Kepastian gelar juara liga tersebut bahkan dapat mereka segel secepatnya pada akhir pekan ini. Skenario tersebut akan terwujud apabila pesaing terdekat mereka di papan atas, Deportivo La Coruna, menelan kekalahan dalam laga kandang krusial mereka melawan FC Andorra.

Peta Persaingan Ketat dan Ancaman Degradasi La Liga

Di sisi lain, situasi persaingan di kasta tertinggi La Liga musim 2025/2026 terpantau sangat sengit dan menegangkan menjelang dua pekan terakhir. Kontras dengan kepastian promosi Racing Santander, zona merah La Liga justru masih membara.

Hingga saat ini, tercatat baru tujuh klub yang sudah pasti 100 persen aman bertahan di kompetisi kasta tertinggi musim depan. Ketujuh tim tersebut adalah Barcelona, Real Madrid, Villarreal, Atletico Madrid, Real Betis, Celta Vigo, dan Getafe.

Sementara itu, 12 tim lain di papan tengah dan bawah secara matematis masih harus berjuang keras di sisa laga. Hal itu untuk menghindari jerat zona degradasi, guna menyusul Real Oviedo yang sudah lebih dahulu turun kasta musim depan. Kehadiran Racing Santander akan menambah warna baru yang kompetitif di pentas La Liga musim depan.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI