Bandar Lampung (Lampost.co) — Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menggandeng Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Assahil dalam rangka sosialisasi penerimaan calon mahasiswa baru (Camaba) tahun akademik 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Al-Qoyum Lantai I PPTQ Assahil, Senin (9/2/2026).
Sosialisasi ini difokuskan pada pengenalan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir serta Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN RIL. Kegiatan dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dan diikuti puluhan siswa kelas XII SMA Assahil serta santri pengabdian PPTQ Assahil.

Hadir sebagai pemateri utama, Ketua Program Studi S1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir FUSA UIN RIL, Dr. Kiki Muhammad Hakiki, M.A. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara komprehensif tentang keunggulan akademik, prospek lulusan, serta jalur penerimaan mahasiswa baru UIN Raden Intan Lampung tahun 2026.
Analisis Kontekstual
Dr. Kiki menegaskan bahwa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir serta Ilmu Hadis tidak hanya membekali mahasiswa dengan penguasaan teks keislaman klasik. Selain itu, program studi ini juga membekali kemampuan analisis kontekstual terhadap persoalan umat dan masyarakat modern.
“Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir serta Ilmu Hadis adalah fondasi utama dalam memahami ajaran Islam secara utuh dan moderat. Mahasiswa didorong tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sosial,” ujarnya.
Ia juga mendorong para siswa untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan tinggi. Khususnya di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang memiliki kualitas akademik dan akreditasi nasional.
“Jangan pernah berhenti belajar dan berjuang meraih cita-cita. Pendidikan tinggi adalah investasi masa depan. Jadilah generasi yang berakhlak, berilmu, dan mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Kiki memberikan motivasi.
Sementara itu, Kepala SMA Assahil, Fika Auna, M.E.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran UIN Raden Intan Lampung. Hal itu karena telah memberikan ruang informasi dan inspirasi bagi peserta didik SMA Assahil.
Ia menilai, kegiatan sosialisasi ini sangat penting untuk membuka wawasan siswa terkait pilihan pendidikan lanjutan. Khususnya di bidang keilmuan keislaman yang terintegrasi dengan pengembangan akademik modern.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Semoga sosialisasi ini menjadi bekal bagi siswa-siswi kami dalam menentukan masa depan pendidikan mereka,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Guru SMA Assahil, Asep Perdiansyah, S.Pd., M.Pd., Gr. Ia mendorong para siswa untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memanfaatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Menurutnya, pendidikan tinggi bukan hanya tentang meraih gelar, tetapi juga proses pembentukan karakter, akhlak, dan kepedulian sosial.
“Kami berharap para siswa dapat menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti paparan materi. Sejumlah siswa aktif mengajukan pertanyaan terkait jalur seleksi masuk UIN RIL, sistem perkuliahan, hingga peluang beasiswa yang tersedia.
Kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru ini bertujuan memberikan informasi yang akurat dan menyeluruh kepada calon mahasiswa. Selain itu juga untuk meningkatkan minat lulusan SMA dan pesantren untuk melanjutkan studi ke UIN Raden Intan Lampung.
Melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan pesantren seperti PPTQ Assahil, UIN RIL berharap dapat menjangkau lebih banyak calon mahasiswa potensial. Selain itu, UIN RIL ingin memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan keilmuan Islam yang inklusif dan berdaya saing.
Dengan sosialisasi ini, diharapkan calon mahasiswa memperoleh gambaran yang jelas mengenai pilihan program studi dan proses pendaftaran. Dengan demikian, mereka mampu menentukan langkah pendidikan secara tepat dan terencana menuju tahun akademik 2026.






