Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini gelombang tinggi perairan Provinsi Lampung. Gelombang tinggi tersebut berpotensi terjadi pada periode 11-14 Februari 2025.
Hal tersebut tersampaikan oleh BMKG Stasiun Meteorologi Kelas IV Maritim Panjang Bandar Lampung. Informasi tinggi gelombang tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan No. B/ME.01.02/PDGT/10/KLMP/II/2026.
“Pemberitahuan gelombang tinggi berlaku 11 Februari 2026 pukul 07.00 WIB sampai 14 Februari 2026 pukul 07.00 WIB,” ujar Prakirawan BMKG, Amalia Khoirunnisa dalam siarannya, Selasa, 10 Februari 2026.
Sementara pola angin wilayah Provinsi Lampung pada umumnya bergerak dari arah Barat hingga Utara dengan kecepatan angin berkisar antara 2 – 20 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau pada Perairan Teluk Lampung Bagian Selatan serta Perairan Timur Lampung bagian Selatan dan Utara.
“Peringatan dini tinggi gelombang 1.25 – 2.5 meter berpeluang terjadi pada Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung,” himbau BMKG.
Kemudian gelombang ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Perahu Nelayan, apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 m. Kapal Tongkang, apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 m.








