• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 29/01/2026 10:44
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Eropa Mulai Menjauh dari AS, China Muncul sebagai Mitra Dagang Baru

Forum Ekonomi Dunia Davos 2026 menandai pergeseran besar peta dagang global. Eropa mulai menjauh dari Amerika Serikat dan membuka pintu kerja sama lebih luas dengan China di tengah perang tarif dan proteksionisme AS.

EffranbyEffran
29/01/26 - 08:45
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro untuk pertama kalinya menghadapi proses hukum di Amerika Serikat setelah digulingkan dari kekuasaan. Pada Senin, 5 Januari 2026 waktu AS

Mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro untuk pertama kalinya menghadapi proses hukum di Amerika Serikat setelah digulingkan dari kekuasaan. Pada Senin, 5 Januari 2026 waktu AS

Jakarta (Lampost.co) — Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2026 di Davos menjadi panggung terbuka bagi perubahan besar ekonomi global. Dunia menyaksikan kontras tajam antara pendekatan proteksionis Amerika Serikat dan strategi multilateralisme China.

Ketegangan itu mulai menggeser peta dagang dunia. Eropa secara perlahan menunjukkan sinyal menjauh dari Washington dan membuka ruang kerja sama baru dengan Beijing.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tampil percaya diri membela kebijakan tarif tinggi. Ia mengklaim strategi tersebut menciptakan keajaiban ekonomi domestik.

Trump menyebut defisit perdagangan bulanan AS turun hingga 77 persen dalam setahun. “Hampir semua pakar memprediksi kebijakan itu memicu resesi global, namun kami membuktikan mereka keliru,” kata Trump, dari The Straits Times, kemarin.

Namun, pernyataan itu justru memicu kegelisahan di kalangan sekutu tradisional Amerika.

Prancis dan Kanada Mulai Ambil Jarak

Presiden Prancis Emmanuel Macron secara terbuka menolak kenaikan tarif AS. Ia menilai kebijakan tersebut tidak dapat diterima dan merugikan stabilitas global.

Sinyal lebih tegas datang dari Kanada. Perdana Menteri Mark Carney mengumumkan kemitraan strategis baru dengan China. Ia juga menyindir tekanan ekonomi dari Washington terhadap mitranya sendiri.

China Tampil sebagai Penyeimbang Global

Di tengah ketegangan, China memanfaatkan momentum untuk memperkuat posisinya. Wakil Perdana Menteri He Lifeng menyerukan perdagangan global yang adil dan setara.

“Aturan harus berlaku sama bagi semua pihak. Dunia tidak boleh kembali ke hukum rimba,” ujar He Lifeng.

Ia menegaskan pendekatan China berbeda dari perang dagang. “China membangun jembatan, bukan tembok. Perang tarif tidak pernah menghasilkan pemenang,” lanjutnya.

Pesan itu diterima positif banyak negara yang terdampak kebijakan AS.

Tarif AS Tertinggi Seabad, Dunia Cari Alternatif

WEF Davos 2026 berlangsung dalam bayang-bayang tarif Amerika yang mencapai level tertinggi dalam 100 tahun terakhir. Kondisi itu mendorong negara lain mencari mitra dagang baru.

Boston Consulting Group memproyeksikan pangsa AS dalam perdagangan barang global turun dari 12 persen menjadi 9 persen dalam satu dekade.

“Kecepatan dan skala perubahan itu mengguncang sistem perdagangan dunia,” kata Menteri Keuangan Kanada François-Philippe Champagne.

Eropa Mulai Diversifikasi Arah Dagang

China bergerak cepat mengisi kekosongan. He Lifeng bertemu dengan CEO global seperti Tim Cook dari Apple dan Jamie Dimon dari JPMorgan Chase.

Sementara itu, Eropa mengambil langkah konkret. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Kanselir Jerman Friedrich Merz rencananya mengunjungi Beijing dalam waktu dekat. Langkah itu menegaskan keinginan Eropa untuk mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat.

Tags: aliansi dagang baruChina multilateralDavos 2026Donald Trumpekonomi globalEropa Chinaperang tarif ASperdagangan globalpeta dagang duniaproteksionisme Amerika
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Karyawan toko pakaian di Pasar Bambukuning, Tanjungkarang. Lampost.co/Restu Amalia

Gaji Kecil, Pilihan Terbatas: Cerita Pekerja Toko Bertahan di Tengah Sulitnya Lapangan Kerja

byEffran
29/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Kondisi lapangan kerja yang belum membaik membuat penghasilan sekecil apa pun tetap berarti. Banyak pekerja memilih...

Harga emas batangan Antam hari ini, Kamis. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 29 Januari 2026 Tembus Rp 3 Juta

byEffran
29/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meroket untuk perdagangan pada Kamis, 29 Januari 2026....

Pabrik Kopi di Panjang Perkuat Ekspor dan Pemberdayaan Petani

Pabrik Kopi di Panjang Perkuat Ekspor dan Pemberdayaan Petani

byRicky Marlyand1 others
28/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT Nestle Indonesia Panjang Factory menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri pangan nasional sekaligus perekonomian daerah....

Berita Terbaru

Vivo Y31d
Teknologi

Vivo Y31d Resmi Meluncur 2026 Spesifikasi Baterai 7200 mAh dan IP69 Plus

byDenny ZY
29/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) — Memasuki akhir Januari 2026, pasar smartphone Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran perangkat terbaru dari keluarga Y-Series,...

Read moreDetails
Vivo X200T

Vivo X200T Resmi Meluncur 2026: Spesifikasi Dimensity 9400 Plus dan Kamera Zeiss 50MP

29/01/2026
Lestari Moerdijat: Dorong Peningkatan Kemampuan Dosen

Bangun Ekosistem Perlindungan yang Tepat untuk Cegah Ragam Kekerasan terhadap Anak

29/01/2026
Samsung Galaxy Z TriFold

Samsung Galaxy Z TriFold Rilis di AS Harga Spesifikasi 2026

29/01/2026
Apple Creator Studio

Apple Integrasi iWork dengan Creator Studio 2026: Fitur AI Berbayar Resmi Meluncur

29/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.