Bandar Lampung (lampost.co)–Pemerintah Provinsi Lampung secara aktif mendorong transformasi sektor energi demi menjamin stabilitas industri dan kebutuhan masyarakat di masa depan. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa Bumi Ruwa Jurai kini memiliki komitmen penuh untuk menjadi motor penggerak energi bersih nasional melalui eksploitasi kekayaan alam hayati maupun non-hayati yang tersedia secara melimpah.
Gubernur Mirza memaparkan bahwa kepercayaan pemerintah pusat untuk menjadikan Lampung sebagai pusat energi berkelanjutan didorong oleh ketersediaan sumber daya hijau yang sangat beragam. Salah satu tonggak sejarah yang kini telah beroperasi adalah produksi green hydrogen berbasis panas bumi di kawasan Ulubelu.
Transformasi tidak berhenti pada panas bumi. Lampung kini membidik sektor bioetanol dengan memanfaatkan kekuatan agraris daerah. Melimpahnya stok ubi kayu, jagung, dan molase menjadi daya tarik utama bagi setidaknya tiga industri besar yang tengah bersiap melakukan ekspansi di sektor bahan bakar nabati. Langkah ini strategis untuk menciptakan kemandirian energi berbasis komoditas unggulan lokal.
“Selain bioetanol, kami baru saja menandatangani kesepakatan mengembangkan potensi wind turbine atau kincir angin. Pemda serius dalam mengintegrasikan transisi energi ke dalam agenda pembangunan ekonomi daerah yang berdaya saing,” kata Mirza, baru-baru ini.
Peta Jalan EBT
Data Bappeda menunjukkan potensi EBT Lampung mencapai angka yang fantastis. Sektor panas bumi memiliki cadangan total 1.339 MW di sejumlah wilayah seperti Danau Ranau, Gunung Rajabasa, hingga Sekincau Selatan. Sementara itu, energi surya memiliki potensi daya hingga 112.000 Gigawatt Peak yang tersebar di Lampung Barat hingga Lampung Utara.
Potensi mikrohidro juga terbuka lebar, terutama di Way Kanan dengan kapasitas mencapai 2.947 Kilowatt. Dengan pemetaan aset yang presisi dan iklim investasi yang kondusif, Pemerintah Provinsi Lampung optimis mampu menutup celah defisit energi sekaligus mewujudkan visi daerah sebagai pelopor ekonomi hijau di Sumatera. (ANT)








