Lapak-lapak pedagang hewan kurban musiman, baik sapi maupun kambing, kian menjamur dan memadati tepi jalan protokol serta lahan kosong di Ibu Kota Provinsi Lampung ini.
Bandar Lampung(Lampost.co)— H-1 menjelang Hari Raya Iduladha, pemandangan berbeda terlihat di sejumlah sudut Kota Bandar Lampung.
Lapak-lapak pedagang hewan kurban musiman, baik sapi maupun kambing, kian menjamur dan memadati tepi jalan protokol serta lahan kosong di Ibu Kota Provinsi Lampung ini.
Pantauan di lapangan menunjukkan peningkatan jumlah lapak yang cukup signifikan dibandingkan pekan lalu. Kawasan seperti Jalan Soekarno-Hatta (By Pass), Jalan Sultan Agung, Jalan Ryacudu.
Hingga area Kemiling kini dipenuhi oleh ratusan hewan kurban yang dipajang untuk menarik minat pembeli yang mencari hewan kurban di saat-saat terakhir (last minute).
Salah seorang pedagang sapi di kawasan Jl Ryacudu, Ahmad (42), mengaku sengaja membuka lapak hingga H-1 karena momentum ini biasanya menjadi puncak kedatangan para pembeli.
“Alhamdulillah, sejak kemarin sampai hari ini (H-1) pembeli justru makin ramai. Biasanya mereka yang sibuk kerja baru sempat beli sekarang. Atau memang sengaja menunggu hari terakhir dengan harapan bisa mendapat harga yang lebih miring atau bonus ongkos kirim,” ujar Ahmad.
Terkait harga, Ahmad menjelaskan bahwa tahun ini harga hewan kurban relatif stabil namun ada sedikit penyesuaian.
Untuk kambing ia banderol mulai dari Rp3- Rp5juta/ekor. Tergantung ukuran dan bobot. Sementara untuk sapi, harga ia patok mulai dari Rp20juta hingga puluhan juta rupiah untuk jenis sapi jumbo seperti Limosin atau Simental.
Menjamurnya lapak hewan kurban ini juga mendapat perhatian dari Dinas Pertanian dan Peternakan setempat. Guna memastikan hewan yang terjual layak dan aman masyarakat konsumsi.
Tim dokter hewan bentukan pemerintah daerah dikabarkan terus melakukan pemeriksaan kesehatan keliling (mobile) ke lapak-lapak musiman tersebut.
“Untuk hewan sudah di pastikan siap jual karena sudah memenuhi kriteria dan syarat jual dari dinas terkait,” tambah ahmad.
Setiap hewan yang menyatakan sehat dan memenuhi syarat syariat Islam akan mendapatkan label atau sertifikat sehat, sehingga masyarakat Bandar Lampung tidak perlu khawatir saat membeli.
Prediksinya, aktivitas jual beli di lapak-lapak ini masih akan berlangsung hingga malam takbiran nanti. Bahkan hingga menjelang pelaksanaan salat Iduladha esok hari.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update