• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 12/01/2026 15:14
  • BERANDA
  • Lampung Timur
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Lampung Timur
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Kerugian Warga Akibat Scam Tembus Rp9 Triliun dalam Setahun, ini Modus Terbanyak

Data Indonesia Anti Scam Center menunjukkan masyarakat melaporkan ratusan ribu kasus penipuan keuangan digital.

EffranbyEffran
12/01/26 - 09:59
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Penipuan di internet. Ilustrasi/Freepik

Penipuan di internet. Ilustrasi/Freepik

Jakarta (Lampost.co) — Gelombang penipuan keuangan di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lonjakan laporan scam sepanjang 2025.

Data Indonesia Anti Scam Center menunjukkan masyarakat melaporkan ratusan ribu kasus penipuan keuangan digital.

Sejak November 2024 hingga 28 Desember 2025, IASC menerima 411.055 laporan penipuan dari masyarakat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan rincian laporan tersebut.

Dia mencatat ada 218.665 laporan masuk langsung ke pelaku usaha jasa keuangan. Sementara itu, 192.390 laporan tercatat di IASC. Lonjakan laporan itu menunjukkan meningkatnya kejahatan keuangan berbasis digital.

OJK mengidentifikasi ratusan ribu rekening terkait praktik penipuan. “Total terdapat 681.890 rekening terverifikasi dalam aduan masyarakat,” kata Friderica.

Dari jumlah tersebut, OJK memblokir 127.047 rekening yang terindikasi terlibat penipuan. Pemblokiran bertujuan menghentikan aliran dana hasil kejahatan digital.

Satgas PASTI turut memantau laporan penipuan melalui Indonesia Anti Scam Center. Tercatat 61.341 nomor telepon dilaporkan korban hingga 30 November 2025.

OJK segera berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk memblokir nomor tersebut. Pemblokiran bertujuan memutus rantai kejahatan digital. OJK meminta masyarakat tetap waspada terhadap modus penipuan baru.

Kerugian Warga Capai Rp9 Triliun

OJK mencatat total kerugian korban penipuan mencapai Rp9 triliun. Angka itu menunjukkan dampak serius scam terhadap perekonomian masyarakat.

Dari jumlah tersebut, OJK berhasil mengamankan Rp402,5 miliar dana korban. Dana tersebut diblokir untuk proses lanjutan. Namun, sebagian besar dana korban masih sulit dipulihkan.

Fintech Jadi Sektor Paling Banyak Diadukan

Selain laporan scam, OJK juga mencatat lonjakan pengaduan konsumen sektor jasa keuangan sepanjang 2025.

OJK menerima 536.267 layanan pengaduan dan pemberantasan aktivitas keuangan ilegal hingga 28 Desember 2025. Kemudian 56.620 pengaduan berkaitan langsung dengan sektor jasa keuangan.

Rincian Pengaduan Sektor Keuangan

OJK mencatat sektor fintech menjadi penyumbang aduan terbanyak. Jumlah pengaduan fintech mencapai 21.886 laporan.

Sektor perbankan mencatat 20.972 pengaduan. Perusahaan multifinance menerima 11.309 aduan. Sementara itu, sektor asuransi mencatat 1.619 laporan dari konsumen.

Mayoritas Pengaduan Selesai

OJK menyebut tingkat penyelesaian pengaduan tergolong tinggi. Ada 96,5 persen aduan selesai melalui mekanisme internal.

Sisanya, sekitar 3,5 persen pengaduan masih dalam proses penyelesaian lanjutan. OJK terus mendorong percepatan penyelesaian demi menjaga kepercayaan publik.

OJK mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan digital. Pelaku terus mengembangkan skema baru yang lebih kompleks.

Masyarakat wajib memverifikasi setiap transaksi keuangan. OJK juga menyarankan penggunaan layanan keuangan berizin resmi. Laporan penipuan dapat disampaikan melalui kanal resmi OJK dan Indonesia Anti Scam Center.

Tags: fintech ilegalIndonesia Anti Scam Centerkejahatan keuangan digitalkerugian penipuan digitalOJK penipuan keuanganpenipuan online 2025rekening scam diblokirscam keuangan Indonesia
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK Bersih-Bersih Pinjol Ilegal: 2.263 Aplikasi Ditutup Sepanjang 2025

byEffran
12/01/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menggencarkan perang melawan pinjaman online (pinjol) ilegal. OJK menghentikan ribuan entitas keuangan ilegal...

Mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro untuk pertama kalinya menghadapi proses hukum di Amerika Serikat setelah digulingkan dari kekuasaan. Pada Senin, 5 Januari 2026 waktu AS

OJK Ingatkan Konflik AS–Venezuela Bahayakan Ekonomi Indonesia

byEffran
12/01/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyoroti potensi risiko dari konflik Amerika Serikat (AS)...

Harga emas batangan Antam hari ini, Senin. Dok MI

Harga Emas Antam 12 Januari 2026 Naik Signifikan 

byEffran
12/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meroket untuk perdagangan pada Senin, 12 Januari 2026....

Berita Terbaru

Keuangan Daerah Didorong Jadi Penggerak Utama Pembangunan
Lampung

Keuangan Daerah Didorong Jadi Penggerak Utama Pembangunan

byRicky Marlyand1 others
12/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang kuat dan berintegritas. Upaya ini sebagai...

Read moreDetails
Santri PPTQ Assahil Waway Karya Kunjungi Lampung Post, Belajar Dunia Jurnalistik

Santri PPTQ Assahil Waway Karya Kunjungi Lampung Post, Belajar Dunia Jurnalistik

12/01/2026

Review Film Siksa Kubur: Horor Psikologis Mencekam Tanpa Jumpscare Berlebih

12/01/2026
film perang terbaik (1917)

Film Perang Terbaik Peraih Oscar yang Wajib Anda Tonton

12/01/2026
Film Lift

Sinopsis Film Lift: Teror Horor Psikologis Shareefa Daanish di Ruang Sempit

12/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Lampung Timur
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.