• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Selasa, 24/02/2026 17:25
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Menperin Tegaskan TKDN Perlu Perluasan untuk Lindungi Pasar Domestik

Realitas menunjukkan bahwa 80 persen output industri terserap pasar domestik.

Sri AgustinabySri Agustina
28/10/25 - 17:39
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita

Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto:Antara)

Jakarta (Lampost.co)–Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pentingnya perluasan penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Hal ini untuk memperkuat daya saing industri nasional serta melindungi pasar domestik dari serbuan produk impor.

Info Penting:

  • TKDN memperkuat daya saing industri nasional serta melindungi pasar domestik dari serbuan produk impor.
  • Meningkatkan daya beli masyarakat melalui belanja pemerintah yang produktif.
  • Kebijakan TKDN harapannya mampu memberikan efek ganda terhadap perekonomian nasional dan daerah.

Menurutnya, pemerintah tengah memperkuat instrumen hambatan dagang, baik berupa tarif maupun nontarif. Ini guna menjaga stabilitas pasar dan memberikan kepastian bagi investor. Upaya tersebut harapannya mampu meningkatkan daya beli masyarakat melalui belanja pemerintah yang produktif.

“Untuk investasi, kepastian pasar domestik adalah syarat utama agar investor mau menanamkan modalnya,” ujar Menperin dikutip dari Antara, Senin, 27 Oktoner 2025.

Baca Juga: BSPJI Dorong TKDN Ban Nasional Produksi PT MTI

Agus menekankan, perlindungan pasar domestik menjadi prioritas tertinggi karena sebagian besar hasil produksi industri nasional terserap pasar dalam negeri.

“Realitas menunjukkan bahwa 80 persen output industri kita terserap pasar domestik. Sementara hanya 20 persen yang di ekspor,” jelasnya.

Cegah Banjir Produk Impor

Menperin menyoroti maraknya produk impor yang masuk tanpa kendali, sehingga menekan daya saing industri lokal. Ia menilai, pemerintah perlu menata ulang pelabuhan masuk (entry port) bagi produk impor jadi serta memperkuat regulasi pengawasan barang.

“Banyak industri kita kalah bukan karena tidak mampu, tetapi karena pasar dibanjiri produk impor. Kebijakan proteksi ini bukan proteksi buta, melainkan langkah menciptakan ruang agar industri nasional bisa tumbuh dan berinovasi,” tegasnya.

Agus menyebut, perlindungan pasar domestik berarti pemerintah menjaga empat sumber utama permintaan, yakni pemerintah, rumah tangga, swasta, dan investasi. Dengan begitu, kebijakan TKDN harapannya mampu memberikan efek ganda terhadap perekonomian nasional dan daerah.

Perluasan TKDN di Daerah

Penerapan TKDN menjadi penting bagi daerah seperti Lampung, yang tengah mendorong pertumbuhan industri pengolahan dan konstruksi. Melalui kebijakan ini, proyek pemerintah daerah harapannya mengutamakan penggunaan bahan dan tenaga kerja lokal agar manfaat ekonomi lebih terasa di masyarakat.

Di sejumlah proyek infrastruktur di Lampung, penerapan TKDN masih menghadapi tantangan dalam pengawasan dan konsistensi penggunaan produk bersertifikat lokal.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung sebelumnya menegaskan perlunya pengawasan lebih ketat agar TKDN tidak hanya menjadi syarat administratif di atas kertas.

Fokus Ekspor dan Hilirisasi

Selain memperkuat pasar domestik, Menperin juga menilai ekspansi industri nasional ke pasar global tetap penting. Pemerintah, kata dia, terus memperluas diversifikasi pasar ekspor melalui berbagai perjanjian dagang bilateral dan regional.

“Diplomasi industri harus diperkuat. Indonesia harus berani memposisikan diri bukan hanya sebagai eksportir bahan mentah, tetapi sebagai eksportir produk manufaktur bernilai tinggi,” katanya.

Salah satu sektor yang menjadi fokus ekspor adalah industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB). Dengan keunggulan Indonesia sebagai produsen nikel terbesar di dunia, Menperin optimistis Indonesia dapat menjadi pemain utama dalam rantai pasok industri baterai global.

Tags: EKONOMIMenperinPasar DomestikTKDN
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi

Kebutuhan Uang Tunai di Lampung Naik, BI Siapkan Stok Rp4,5 Triliun Jelang Idulfitri

byDelima Napitupulu
24/02/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Lampung resmi memulai program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) 2026....

Investasi emas. Dok/PT Antam

Aksi Ambil Untung Besar-besaran, Ada yang Jual Banyak Emas

byEffran
24/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bank Sentral Rusia kembali mengguncang pasar emas global. Otoritas moneter itu menjual sebagian cadangan emasnya ketika harga...

Harga emas batangan Antam hari ini, Selasa. Dok ANTARA

Harga Emas Antam 24 Februari Masih Bergerak Positif

byEffran
24/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik untuk perdagangan pada Selasa, 24 Februari 2026....

Berita Terbaru

Poster film animasi "JUMBO". Dok Visinema Studios
Hiburan

Film Animasi Jumbo Sukses Tembus 10 Besar Box Office Korea Selatan

byNana Hasan
24/02/2026

Jakarta (Lampost.co) - Film animasi Jumbo mencetak prestasi gemilang setelah tayang perdana di bioskop Korea Selatan pada 18 Februari 2026....

Read moreDetails
damac vs al-ahli

Gol Tunggal Franck Kessie Bawa Al-Ahli Puncaki Klasemen Liga Pro Saudi 2026

24/02/2026
Aming bintangi film Ghost In the Cell

Aming Perankan Tokek di Film Ghost In the Cell, Karakter Khusus dari Joko Anwar

24/02/2026
pohon tumbang

Bandar Lampung Dikepung Cuaca Ekstrem, 50 Pohon Tumbang

24/02/2026
sesko cetak gol ke gawang everton

Gol Benjamin Sesko Bawa Manchester United ke Empat Besar

24/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.