• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 26/03/2026 12:56
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

OJK Ingatkan Konflik AS–Venezuela Bahayakan Ekonomi Indonesia

EffranbyEffran
12/01/26 - 09:35
in Ekonomi dan Bisnis
A A
Mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro untuk pertama kalinya menghadapi proses hukum di Amerika Serikat setelah digulingkan dari kekuasaan. Pada Senin, 5 Januari 2026 waktu AS

Mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro untuk pertama kalinya menghadapi proses hukum di Amerika Serikat setelah digulingkan dari kekuasaan. Pada Senin, 5 Januari 2026 waktu AS

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyoroti potensi risiko dari konflik Amerika Serikat (AS) dan Venezuela. Ia menilai konflik tersebut dapat menjadi bom waktu bagi perekonomian dan sektor jasa keuangan Indonesia.

Mahendra menyampaikan pelaku pasar dan industri jasa keuangan masih terus memantau perkembangan global. Fokus utama tertuju pada stabilitas politik dan dinamika pasar keuangan internasional. Namun, hingga kini Indonesia belum merasakan dampak langsung dari konflik tersebut.

Dampak Jangka Pendek Masih Terbatas

Mahendra menjelaskan konflik AS dan Venezuela belum memicu tekanan signifikan bagi Indonesia. Ia menilai produksi minyak dunia dan harga komoditas global masih relatif stabil.

Harga komoditas utama ekspor Indonesia juga belum menunjukkan gejolak berarti. “Kondisi itu membuat dampak jangka pendek terhadap ekonomi nasional masih terkendali,” kata Mahendra, dalam konferensi pers bulanan OJK secara virtual, beberapa waktu lalu.

Risiko Jangka Menengah dan Panjang Perlu Diwaspadai

Mahendra meminta semua pihak tetap waspada meski dampak awal terbilang minim. Ia menilai risiko jangka menengah dan panjang berpotensi meningkat.

Tensi geopolitik global sudah tinggi bahkan sebelum konflik AS dan Venezuela terjadi. Ketidakpastian politik global terus menekan stabilitas ekonomi dunia. Eskalasi konflik dapat memicu gangguan lanjutan pada pasar keuangan internasional.

Preseden Pelanggaran Kedaulatan Jadi Ancaman Baru

Mahendra menyoroti tren pelanggaran kedaulatan antarnegara yang kian sering terjadi. Ia menyebut beberapa konflik besar sebagai contoh nyata.

Konflik Rusia dan Ukraina, krisis Gaza, hingga ketegangan Venezuela menunjukkan pola yang mengkhawatirkan. Negara pelanggar kedaulatan kerap tidak menerima sanksi yang setimpal. Kondisi itu berpotensi menciptakan preseden buruk di kawasan lain, termasuk Asia.

OJK Minta Lembaga Keuangan Perketat Manajemen Risiko

Dia memastikan OJK terus memantau risiko global secara intensif. Ia meminta seluruh lembaga jasa keuangan meningkatkan kewaspadaan.

Ia menekankan pentingnya pemantauan risiko pasar, likuiditas, dan pembiayaan kredit. Langkah itu krusial untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. OJK juga mendorong pelaku industri menyiapkan mitigasi terhadap skenario terburuk.

Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Jadi Tantangan Tambahan

Dia menambahkan tantangan global tidak hanya datang dari geopolitik. Sejumlah lembaga internasional memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia 2026 berada di bawah 3 persen.

Proyeksi tersebut menjadi level terendah sejak pandemi covid-19. Perlambatan global berpotensi memperbesar tekanan terhadap pasar keuangan negara berkembang. Kombinasi konflik geopolitik dan perlambatan ekonomi global perlu diantisipasi sejak dini.

Tags: dampak geopolitik globalkonflik AS VenezuelaMahendra Siregar OJKOJK terbarupasar keuangan globalpertumbuhan ekonomi dunia 2026risiko ekonomi Indonesiastabilitas sektor keuangan
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Harga emas hari ini keluaran Logam Mulia Antam. Dok/PT Antam

Harga Emas Anjlok di Bawah US$5.000, ini Penyebabnya

byEffran
24/03/2026

Jakarta (Lampost.co) -- HARGA emas dunia kembali tertekan dan menyentuh titik terendah dalam sebulan terakhir. Tekanan muncul setelah bank sentral...

Purbaya Batasi Pengajuan Anggaran Baru untuk Jaga Kesehatan APBN

Purbaya Batasi Pengajuan Anggaran Baru untuk Jaga Kesehatan APBN

byWandi Barboy
22/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membatasi pengajuan anggaran baru oleh kementerian dan lembaga untuk menjaga kesehatan Anggaran...

Arus mudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menuju Merak, Provinsi Banten, terpantau landai pada Jumat atau H-1 Lebaran 2026.

H-1 Lebaran Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni Terpantau Landai

byNurand1 others
20/03/2026

Bakauheni (Lampost.co)---- Arus mudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menuju Merak, Provinsi Banten, terpantau landai pada Jumat atau H-1 Lebaran...

Berita Terbaru

Pesta sekura cakak buah
Lampung

Tradisi Cakak Buah Simbol Gotong Royong Warga

byDelima Napitupulu
26/03/2026

Liwa (lampost.co)--Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menegaskan bahwa pelestarian tradisi lokal merupakan pilar utama dalam membangun fondasi kemasyarakatan. Wakil Bupati Lampung...

Read moreDetails
ASDP Terapkan Skema TBB, Antrean Kendaraan Arus Balik Ditekan

ASDP Terapkan Skema TBB, Antrean Kendaraan Arus Balik Ditekan

26/03/2026
Arus Balik H+2 Membludak, 91 Ribu Penumpang Padati Bakauheni

Arus Balik H+2 Membludak, 91 Ribu Penumpang Padati Bakauheni

26/03/2026
Pelabuhan Panjang Siaga Darurat, Dishub Antisipasi Lonjakan Arus Balik

Pelabuhan Panjang Siaga Darurat, Dishub Antisipasi Lonjakan Arus Balik

26/03/2026
235 Bus Pariwisata Perkuat Layanan Arus Balik Lebaran 2026 di Lampung

235 Bus Pariwisata Perkuat Layanan Arus Balik Lebaran 2026 di Lampung

25/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.